Peran Perempuan dalam Rangkaian Transmisi Hadis Pra-Kodifikasi

Sumber Gambar: kharchoufa.com Hadis adalah sumber hukum Islam yang paling penting setelah Al-Qur’an dalam sejarah perkembangan agama.  Untuk menjaga keaslian ajaran Rasulullah saw., proses pelestarian hadis melalui periwayatan secara lisan sebelum masa kodifikasi (tadwīn) sangat penting. Peran perempuan, terutama para sahabiyah, sangat penting dalam proses ini. Mereka bukan hanya pelaku pasif, tetapi mereka juga menjaga, menyebarkan,…

Baca Lengkapnya

Fatimah Al-Banjari: Ulama Perempuan Pengarang Kitab Perukunan

Sumber Gambar: freepik.com Barangkali kita lupa bahwa para pejuang Indonesia tidak terlepas dari kalangan ulama di berbagai penjuru negeri. Seperti halnya wilayah Kalimantan Selatan, sebut saja Fatimah Al-Banjari. Beliau salah satu tokoh ulama perempuan dari Banjarmasin yang hampir terlupakan.  Fatimah lahir di Martapura yang notabene dari keluarga terdidik. Putri ulama besar dan terhormat bernama Syaikh…

Baca Lengkapnya
sumber gambar: https://womenlead.magdalene.co/2021/03/03/andi-depu-pahlawan-sulawesi/

Andi Depu: Srikandi dari Jazirah Tipalayo Mandar

Nilai manusia bukan bagaimana ia mati, melainkan bagaimana ia hidup. Bukan apa pangkatnya, melainkan apa yang telah dia perbuat dengan tugas yang Tuhan berikan kepada-Nya. Harimau mati akan meninggalkan belang, gajah mati akan meninggalkan gading dan manusia mati dipastikan akan meninggalkan nama yang mengemas akan citranya. Sebagaimana yang sudah banyak terbahas dalam literatur-literatur bahasan gender, masyarakat Indonesia…

Baca Lengkapnya

Keteguhan Iman

Sumber Gambar: tribunnews.com Ahsa menghirup napas dalam-dalam, memandangi suasana kota yang tak pernah tidur. Lampu-lampu neon berkilau terang di tengah malam, membawa suasana yang sama sekali berbeda dari desanya yang sunyi. Ia berangkat ke negeri ini dengan tekad dan iman kuat, siap menimba ilmu dan membawa pulang ilmu terbaik, walau ia tahu ujian besar menantinya…

Baca Lengkapnya

Bagaimana Islam Memandang Childfree

Kata childfree belum lama ini banyak disinggung oleh masyarakat Indonesia. Apalagi setelah adanya pernyataan dari salah satu selebgram perempuan asal Indonesia, Gita Savitri Dewi. Gita mengatakan bahwa anak bukanlah anugerah, melainkan beban baginya. Pernyataannya itu menuai banyak sekali sorotan dari warganet di Instragram, TikTok, maupun Twitter. Pada Rabu (08/02/2023) lalu, Gita mengatakan, “Iya, buat gue…

Baca Lengkapnya
Toxic Masculinity

Toxic Masculinity: “Anak Laki-laki Tidak Boleh Nangis, Dong!”

Suatu hari, saat tengah kumpul keluarga, saya bermain dengan kedua keponakan. Keduanya masih berusia sekitar 3-4 tahun. Mereka sedang asik bermain balapan dengan sepeda mungilnya. Di tengah keseruan bermain, tiba-tiba salah satu dari mereka jatuh tersungkur dari sepeda, sontak dia menangis keras. Saya yang terkejut pun langsung berlari menghampirinya dengan panik. Saya rangkul untuk menenangkannya,…

Baca Lengkapnya

Panduan Berpoligami ala Amir: Tanggapan Khusus terhadap Esai M. Baha Uddin

Sumber Gambar: mubadalah.id Mereka yang menaruh perhatian lebih terhadap isu-isu yang—boleh terbilang nyaris—tak tampak ujungnya, selalulah mengagumkan. Tentang anak, perempuan (berpoligami, misalnya), kemanusiaan, kemiskinan, kiranya empat dari sekian banyak opsi yang bisa terpilih untuk mengulitinya terus-menerus. Sebab itu, sebelum melanjutkan tulisan ini, angkat topi bukanlah tindakan yang hina-dina bagi mereka. Di kalangan praktisi hukum, khususnya…

Baca Lengkapnya
Sosok Ibu

Pelukan Ibu dan Dunia Pendidikan

Dalam perjalanan menuju kedewasaan, tidak ada sosok yang memberikan pengaruh sedalam dan sehalus seorang ibu. Kehangatan pelukannya, kalimat-kalimat lembut yang seringkali terucap, hingga nasihat sederhana yang dia sampaikan di sela-sela kesibukan, semuanya perlahan menjadi kompas kehidupan bagi anak-anaknya. Bagi Generasi Z yang kini memasuki dunia perkuliahan, sebuah fase penuh dinamika, tuntutan, dan perubahan cepat, nilai-nilai…

Baca Lengkapnya

Mengubah Masalah menjadi Solusi

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak pernah lepas dari masalah. Mulai hal sederhana misalnya mengapa nasi cepat basi, bagaimana cara mengatasi ponsel yang tiba-tiba lemot. Atau hal yang lebih rumit seperti tentang keuangan, menyelesaikan masalah hubungan, atau merencanakan masa depan. Tanpa sadar, kita sering menggunakan pola berpikir ilmiah untuk menghadapi setiap tantangan tersebut. Cara mengamati, menganalisis,…

Baca Lengkapnya

Memaknai Awal Tahun: Jalan Sunyi Mahasantri Tashfiyatul Qulub menuju Produktivitas dan Perbaikan Diri

Awal tahun sering kali terpahami sebatas pergantian angka dalam kalender. Orang merayakannya dengan hiruk-pikuk resolusi, pesta, dan harapan-harapan yang terkadang berakhir sebagai wacana kosong. Namun bagi seorang mahasantri Tashfiyatul Qulub, awal tahun seharusnya termaknai lebih dalam: sebagai momentum muhasabah, penjernihan niat, dan peneguhan langkah menuju Allah Swt. Mahasantri tidak hidup dalam ruang hampa. Ia adalah…

Baca Lengkapnya