Gaya Hidup Modern Mahasiswa: Nongkrong, Checkout, dan Healing

Gaya hidup modern mahasiswa saat ini mengalami perubahan besar seiring perkembangan teknologi dan tren sosial. Di era modern ini, kehidupan mahasiswa tidak lagi hanya berfokus pada perkuliahan, tugas, dan pencapaian akademik. Perkembangan teknologi serta perubahan gaya hidup telah membawa banyak kebiasaan baru yang memengaruhi cara mahasiswa menjalani kehidupan sehari-hari. Kemudahan akses informasi, media sosial, serta…

Baca Lengkapnya

Perempuan Tidak Harus Menjadi Superwoman

Perempuan masa kini menghadapi berbagai tuntutan yang semakin kompleks. Masyarakat mengharapkan mereka berprestasi dalam pendidikan, sukses dalam karier, mengurus keluarga, menjaga penampilan, serta aktif dalam kehidupan sosial. Harapan tersebut melahirkan sosok ideal yang sering disebut sebagai “superwoman“, yaitu perempuan yang mampu menjalankan semua peran secara sempurna. Media sosial ikut memperkuat gambaran tersebut. Setiap hari, berbagai…

Baca Lengkapnya

Lagu Anak di Tengah Musik Viral

Keberadaan dan popularitas lagu anak-anak mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Berbeda kondisinya pada 20 tahunan silam. Perkembangan serta tingginya peminat di zaman itu, menyebabkan seniman musik khususnya yang berkecimpung pada bidang anak-anak melimpah. Papa T. Bob (Erwanda Lukas) dan A.T. Mahmud (Abdullah Totong Mahmud) adalah contoh dari seniman yang banyak melahirkan lagu anak-anak. Proses penyebaran…

Baca Lengkapnya

Ketimpangan Gender dalam Politik dan Perebutan Ruang Kekuasaan

Jika kita melihat wajah politik hari ini, ada satu hal yang sulit untuk terabaikan, ruang-ruang kekuasaan masih lebih banyak terisi oleh laki-laki. Dari kursi parlemen, jabatan menteri, kepala daerah, hingga pimpinan partai politik, dominasi laki-laki masih begitu kuat. Memang, kehadiran perempuan dalam dunia politik perlahan meningkat, tetapi jumlahnya belum cukup untuk menggambarkan adanya kesetaraan yang benar-benar…

Baca Lengkapnya

Persepsi Feminitas dan Maskulinitas

Pasti bukan hal asing lagi bagi kita melihat seorang perempuan berpenampilan layaknya laki-laki atau sering kita sebut sebagai tomboi. Tidak jarang persepsi yang muncul dari orang yang melihatnya sebagai sebuah penampilan yang tampak mandiri dan keren. Beda cerita saat ada laki-laki yang menggunakan gaya perempuan, mulai dari sifatnya, penampilan, gaya bicara, dan barang-barang yang dia…

Baca Lengkapnya

Pengadilan Publik pada Peran Ibu: Membongkar Mom Shaming

Kehidupan berumah tangga tidak lepas dari peranan seorang perempuan atau Ibu.  Ia adalah pondasi dalam sebuah keluarga yang sering kali perannya memicu tekanan sosial. Seperti umumnya dalam sebuah keluarga ia bertanggung jawab merawat, mendidik, dan membesarkan seorang anak. Sementara Ayah menjalankan kewajibannya memberi nafkah dan memenuhi kebutuhan rumah tangga. Merawat anak tidak lain menjaganya, memastikannya…

Baca Lengkapnya

Make Up Sekadar Cari Perhatian?

Mengapa stigma sosial beranggapan bahwa berdandan hanya untuk mencari perhatian? Tak ayal kita saksikan bersama bahwa tren mempercantik diri dengan menggunakan make up marak digandrungi berbagai khalayak di seluruh penjuru dunia. Fenomena ini tak lagi sekadar milik panggung hiburan yang glamor atau kalangan selebritas papan atas. Kini, fenomena tersebut telah menjadi bagian dari rutinitas masyarakat…

Baca Lengkapnya

Patriarki dan Peran Domestik

Membahas mengenai patriarki tak pernah lelah untuk terbicarakan dari waktu ke waktu sejak dulu. Praktik budaya yang mengakar kuat dalam suatu masyarakat yang terakibatkan oleh cara pandang terhadap peran antara laki-laki dan perempuan. Laki-laki bertempat sebagai pihak dominasi kekuasaan terhadap perempuan dalam suatu kelompok sosial. Sedangkan pihak perempuan selalu menjadi kaum yang tidak terbiarkan menyuarakan…

Baca Lengkapnya

Pemikiran Pascakolonial: Ketika Bule Menjadi Trofi Status Sosial di Indonesia

Pemikiran pascakolonial masih memengaruhi cara sebagian masyarakat Indonesia memandang hubungan romantis, kecantikan, dan status sosial. Saya menyadari hal itu ketika membaca sebuah komentar di TikTok yang berbunyi, “Kak, pokoknya kamu harus sama bule.” Komentar tersebut memunculkan pertanyaan sederhana tetapi penting: mengapa harus bule? Mengapa banyak orang masih menganggap identitas Barat sebagai nilai tambah dalam sebuah…

Baca Lengkapnya

Perempuan Karier Masih Dianggap Egois?

Perempuan pada era modern memiliki kesempatan yang lebih luas dalam pendidikan dan pekerjaan. Saat ini banyak kaum Hawa bekerja, membangun usaha, bahkan menjadi pemimpin di berbagai bidang. Namun, di tengah perkembangan tersebut, masyarakat masih sering memberi stigma negatif terhadap mereka yang karier.  R.A.Kartini juga mendorong mereka untuk berdaya di era modern ini tapi mengapa justru jika mereka…

Baca Lengkapnya

Menggugat Stigma “Ujungnya Cuma ke Dapur”

Hingga hari ini, stigma bahwa perempuan tidak perlu berpendidikan tinggi karena akhirnya akan kembali ke dapur masih terus masyarakat rawat. Pikiran tersebut jelas tidak masuk akal, sebab mengurus rumah tangga dan mendidik anak justru membutuhkan kecerdasan yang matang. Ada kontradiksi besar ketika masyarakat menuntut lahirnya generasi masa depan yang cerdas, namun membatasi ruang belajar bagi…

Baca Lengkapnya

Paras dan Bentuk Tubuh: Tolok Ukur Nilai Perempuan

Pernahkah kita menyadari bahwa perempuan sering kali ternilai dari paras wajah dan bentuk tubuhnya sebelum karakter, kepribadian, dan kemampuannya terkenal lebih jauh lagi? Di tengah perkembangan media sosial dan budaya populer saat ini, perempuan sering kali berhadapan dengan berbagai standar kecantikan yang teranggap ideal. Wajah cantik dan mulus, kulit bersih, tubuh bagus, dan penampilan yang…

Baca Lengkapnya

Menggali Keindahan Bahasa Indonesia sebagai Warisan Budaya

Bahasa Indonesia memiliki peran sangat penting dalam kehidupan sebagai alat komunikasi. Setiap hari, jutaan orang menggunakannya untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Namun, pernahkah kita menyadari bahwa bahasa yang kita gunakan bukan hanya sebagai alat komunikasi tetapi juga merupakan warisan budaya yang sangat berharga?  Bahasa Indonesia berakar dari bahasa melayu, lalu secara resmi lahir dan terikrar…

Baca Lengkapnya