Inklusivitas, Kursi Lipat, dan Nasib Mahasiswa Kidal

Dunia pendidikan sering kali menyuarakan slogan “Inklusivitas”. Yakni menuntut akses pendidikan yang setara untuk semua kelompok tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi. Namun, apabila kita mengesampingkan sejenak slogan tersebut dan melihat secara lebih mendalam ruang kelas, akan terlihat suatu kenyataan sederhana. Adalah dunia pendidikan kita ternyata masih terdominasi oleh penggunaan tangan kanan. Di antara deretan…

Baca Lengkapnya

Pernikahan Dini: Bukan Solusi Ekonomi, Pemicu KDRT, dan Perceraian

Pernikahan merupakan ikatan janji nika yang laki-laki dan perempuan lakukan dengan tujuan menjalankan hidup dalam satu rumah tangga bahagia berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa. Namun, sebagaimana hal umumnya, permasalahan bakal muncul dari sebuah konsep ideal. Konsep pernikahan ideal sebagaimana terdefiniskan di atas, mendatang persoalan serius bagi beberapa masyarakat negara ini, yakni pernikahan dini salah satunya….

Baca Lengkapnya

Muslimah dan Media Sosial: antara Tren dan Jati Diri

Di era digital saat ini, media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari remaja, termasuk muslimah. Berbagai platform seperti Instagram, TikTok, dan X mereka gunakan untuk mencari hiburan, mengikuti tren, hingga berbagi cerita dengan orang lain. Medsos memang memberikan banyak kemudahan karena informasi dapat terperoleh dengan cepat dan komunikasi menjadi lebih mudah. Namun, di balik…

Baca Lengkapnya

Dekapan Islam pada “Mood” Perempuan

Pernah tidak, hari ini rasanya pengin ketawa terus, tapi besok tiba-tiba diam dan menjauh dari semua orang? Jika pernah, tenang, itu bukan aneh tapi sebuah kenormalan seorang manusia. Namun, stigma masyarakat yang terjadi tidak selalu berbanding lurus dengan hal ini. Perubahan mood (suasana hati), terutama pada perempuan, sering tersalahartikan. Kecewa sedikit orang bilang “lebay”, “drama”,…

Baca Lengkapnya

Pengaruh Generasi Z terhadap Perubahan Bahasa Indonesia

Bahasa merupakan suatu sistem komunikasi yang menjadi bagian dari sistem kebudayaan. Tanpa bahasa, kebudayaan tidak mungkin terjadi karena bahasa merupakan sarana pengembangan kebudayaan. Bahasa selalu berkembang mengikuti dinamika sosial penuturnya. Bahasa tidak bersifat tetap melainkan terus berubah mengikuti perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat yang menggunakannya. Beberapa faktor yang mempengaruhinya yaitu seperti perubahan gaya hidup…

Baca Lengkapnya

Fenomena Ketakutan Menikah di Kalangan Generasi Z

Pada zaman sekarang, banyak orang terutama generasi muda seperti Generasi Z merasa takut untuk menikah. Fenomena ini semakin sering terlihat di masyarakat. Tidak sedikit orang yang menunda bahkan menghindari pernikahan karena berbagai alasan yang mereka rasakan atau lihat dari lingkungan sekitar. Di era yang serba cepat dan terbuka seperti sekarang, pandangan tentang pernikahan juga ikut…

Baca Lengkapnya
Standar Kecantikan

Standar Kecantikan dan Kepercayaan Diri Perempuan

Kecantikan senantiasa menjadi topik yang sangat relevan dalam kehidupan perempuan dari berbagai sudut pandang sosial. Dalam banyak hal, ia tidak hanya terlihat sebagai sesuatu yang berhubungan dengan penampilan, tetapi juga sering terhubungkan dengan nilai-nilai sosial tertentu. Perempuan yang teranggap memenuhi kriteria cantik tertentu sering kali mendapatkan perlakuan yang lebih baik daripada dengan perempuan yang tidak…

Baca Lengkapnya

Nastar Core: Implikasi Objektifikasi Perempuan

Bukan hal baru sebenarnya, menjelang lebaran dari tahun ke tahun selalu identik dengan makanan khas, yakni nastar. Nastar merupakan kue kering yang berisi selai nanas dan terbaluri karamel beserta parutan keju. Selain itu semakin ke sini bentuk nastar variatif seperti dengan warna-warni, menyerupai bebek, dan variasi lainnya.  Hal ini bukan merupakan perilaku fear of missing out (fomo)…

Baca Lengkapnya

Di Balik Warna-Warni Tarawih: Sejarah Mukena di Nusantara

Baru-baru ini, potret salat tarawih di Indonesia menjadi sorotan di media sosial melalui unggahan akun @muslim. Barisan jamaah muslimah yang mengenakan mukena dengan warna yang beragam membuat suasana salat tampak lebih hiduh. Peristiwa itu amat berbeda dengan potret Tarawih di negara-negara Timur Tengah yang cenderung terdominasi warna gelap dan pakaian sederhana. Tidak sedikit warganet menganggap…

Baca Lengkapnya

Mengapa Orang Tua Melihat Pernikahan Dini sebagai “Penyelamat” ketimbang Pendidikan?

Mengapa di beberapa tahun belakangan ini masih banyak orang tua menganggap ijazah SMA sebagai garis finis? Terutama bagi anak perempuan dan bukan sebagai garis awal menuju bangku universitas? Banyak Faktor penyebab orang tua rela menikahkan putrinya lebih awal dari yang seharusnya. Salah satu alasannya adalah kecemasan tak kasat mata yang orang tua alami sehingga terdengar seperti desakan…

Baca Lengkapnya