Latest posts

All
fashion
lifestyle
sports
tech

Terbaru

Perempuan di Puncak Kuasa 01
02
Mewujudkan Ruang Aman bagi Penyintas HIV/AIDS Melalui Kolaborasi dan Literasi Publik
03
Melawan Budaya Diam terhadap Kasus Pelecehan Seksual di Kampus
04
Menenun Masa Depan Lewat Tangan Perempuan

Artikel Popular

Perempuan di Puncak Kuasa
Mewujudkan Ruang Aman bagi Penyintas HIV/AIDS Melalui Kolaborasi dan Literasi Publik
Melawan Budaya Diam terhadap Kasus Pelecehan Seksual di Kampus
Menenun Masa Depan Lewat Tangan Perempuan
Perempuan dalam Kuasa Media Digital
Dampak Melemahnya Rupiah terhadap Stabilitas IHSG

Perempuan di Puncak Kuasa

Ketika sebagian besar masyarakat masih memperdebatkan kelayakan perempuan dalam memimpin, Sherly Tjoanda Laos justru telah membuktikan kemampuannya dengan menduduki kursi gubernur dan menghadirkan kebijakan nyata, bukan sekadar retorika. Di Indonesia, diskusi tentang keterwakilan perempuan dalam politik jarang beranjak dari tataran wacana. Data, seminar, dan deklarasi terus bermunculan. Namun, laki-laki dari lingkungan politik mapan masih mendominasi…

Baca Lengkapnya

Mewujudkan Ruang Aman bagi Penyintas HIV/AIDS Melalui Kolaborasi dan Literasi Publik

Surakarta, 22 Juni 2026 – Berkenaan akan berakhirnya pendanaan Global Fund dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS, Yayasan Mitra Alam menggelar diskusi bertajuk “Kemitraan dan Keberlanjutan Program HIV di Kota Surakarta” bertempat di Warteg Bolo Dewe, Senin (22/06). Turut hadir dalam diskusi dari BPVP (Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas), Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan,…

Baca Lengkapnya

Melawan Budaya Diam terhadap Kasus Pelecehan Seksual di Kampus

Beberapa waktu terakhir, publik kembali menyoroti dugaan kasus pelecehan seksual yang menyeret nama seorang dosen di lingkungan perguruan tinggi. Peristiwa tersebut memicu gelombang kemarahan sekaligus kekhawatiran besar, terutama di kalangan mahasiswa. Sebagai mahasiswa yang masih aktif menjalani kehidupan akademik, saya memandang persoalan ini bukan lagi sekadar kasus personal, melainkan cerminan rusaknya rasa aman dan nilai…

Baca Lengkapnya

Menenun Masa Depan Lewat Tangan Perempuan

Secara biologis, perempuan adalah ritus pertama lahirnya seorang manusia ke dunia. Namun, esensi perempuan jauh melampaui sekat-sekat reproduksi fisik. Sejarah dan realitas hari ini membuktikan bahwa perempuan adalah arsitek sosial yang paling gigih. Jika peradaban sebagai selembar kain yang utuh dan indah, maka perempuan adalah para penenunnya. Lewat jemari dengan ketelitian, ketangguhan yang tenang, dan…

Baca Lengkapnya

Perempuan dalam Kuasa Media Digital

Bagaimana jika selama ini perempuan tidak benar-benar menjadi diri sendiri di media sosial? Sekilas pertanyaan itu terdengar berlebihan. Bukankah setiap orang bebas mengunggah apa pun yang mereka inginkan? Bukankah media sosial memberi ruang bagi perempuan untuk berbicara, berkarya, dan tampil di publik? Namun, mengapa semakin banyak perempuan mengikuti standar tertentu agar orang lain menerima dan…

Baca Lengkapnya

Dampak Melemahnya Rupiah terhadap Stabilitas IHSG

Nilai tukar rupiah yang terus mengalami tekanan dalam beberapa tahun terakhir bukan hanya menjadi perhatian para ekonom, tetapi juga masyarakat luas. Setiap kali rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat, muncul kekhawatiran mengenai kenaikan harga barang menurunnya daya beli masyarakat, hingga gejolak di pasar modal. Salah satu indikator yang paling sering terdampak adalah Indeks Harga Saham…

Baca Lengkapnya

Standar Ganda di Balik Aroma Dapur

Di bawah pancaran lampu sorot sebuah restoran mewah bertaraf internasional, dapur restoran itu tampak seperti sebuah teater pertunjukan yang megah. Seorang pria mengenakan seragam putih bersih dan topi tinggi yang kaku. Dengan ketelitian layaknya seorang dokter bedah, ia menata setetes saus di atas piring porselen. Setiap gerakannya memancing decak kagum para tamu. Di ruang dapur…

Baca Lengkapnya

Satu Pesan, Seribu Beban: Pelecehan Seksual Digital di Kampus

Notifikasi masuk pukul 22.47. Bukan dari teman atau keluarga, melainkan dari dosen pembimbing skripsi. “Kamu cantik kalau pakai baju warna itu tadi.” Jarinya berhenti mengetik. Pelecehan seksual digital sering bermula dari pesan seperti ini. Jika mengabaikannya, skripsinya yang baru separuh jalan bisa terancam. Jika melapor, siapa yang akan percaya? Akhirnya, ia memilih diam. Kisah seperti…

Baca Lengkapnya

Saat Kuat Menjadi Identitas

Anak pertama kerap tumbuh di bawah bayang-bayang ekspektasi keluarga. Lingkungan rumah menuntut mereka sejak dini untuk menjadi contoh bagi adik-adiknya. Mereka wajib menunjukkan karakter kuat, bertanggung jawab penuh, serta lihai mengatasi berbagai masalah. Namun, benarkah anak pertama terutama anak pertama perempuan selalu sekuat yang terlihat? Di balik sikap dewasa dan tanggung jawab yang mereka tunjukkan?…

Baca Lengkapnya

Lelaki Tidak Boleh Menangis

Sejak kecil, kalimat dalam judul sudah menempel ke telinga hampir setiap laki-laki yang lahir di negeri ini. “Jangan menangis, kamu ini kan laki-laki.” Ayah, ibu, kakek, guru, bahkan teman sebaya mengucapkannya. Mereka mengulanginya begitu sering hingga akhirnya kita mempercayainya sebagai kebenaran mutlak. Padahal tidak ada satu pun bukti ilmiah yang menyatakan bahwa air mata adalah…

Baca Lengkapnya

Candaan Digital dan Batas Pelecehan

Di era media sosial, ruang komunikasi berkembang begitu cepat. Menganggap kalimat-kalimat yang dahulu tabu kini sering muncul sebagai bagian dari candaan, tren, atau bentuk ekspresi lucu dan santai. Tidak sedikit perempuan maupun laki-laki menggunakan ungkapan bernada sensual demi menarik perhatian, memperoleh respons, atau sekadar mengikuti budaya bercanda di internet. Fenomena ini memunculkan pertanyaan sosial yang…

Baca Lengkapnya

Perempuan di Balik Ketegaran

Masyarakat sering mengenal perempuan sebagai sosok yang lembut, penuh kasih sayang, serta memiliki kepedulian besar terhadap orang-orang di sekitarnya. Di balik kelembutan tersebut, perempuan juga menyimpan ketegaran yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Kehidupan sehari-hari menunjukkan bahwa banyak perempuan menjalani berbagai peran sekaligus dalam keluarga maupun masyarakat. Tanggung jawab tersebut menuntut perempuan untuk mampu…

Baca Lengkapnya

Menjadi Perempuan Feminin di Tengah Ekspektasi Masyarakat

Perempuan feminin adalah sosok perempuan yang penuh empati, berjiwa besar, serta memiliki kelembutan yang menjadi kekuatan terbesar dalam dirinya. Pada dasarnya, menjadi seorang perempuan adalah sebuah anugerah, karena perempuan memiliki banyak keistimewaan. Agama Islam dalam ajarannya sangat menjaga dan memuliakan perempuan. Namun, sayangnya, dalam praktik berkehidupan, menjadi perempuan bukanlah perkara yang mudah. Terlebih, bagi perempuan…

Baca Lengkapnya

Membangkitkan Jiwa Kartini dalam Diri

Siapa yang tidak kenal dengan Raden Ajeng Kartini? Beliau ialah pelopor emansipasi wanita. Sosok perempuan tangguh yang begitu berjasa dalam sejarah perjuangan kaum perempuan. Beliaulah yang membebaskan perempuan dari rantai budaya patriarki di Indonesia. Perjalanan hidup beliau sangatlah menginspirasi. Untuk mengenang jasanya, pemerintah menetapkan 21 April menjadi Hari Kartini. Hingga kini, seluruh rakyat Indonesia, terutama…

Baca Lengkapnya