Latest posts

All
fashion
lifestyle
sports
tech

Terbaru

Tidak Sibuk, Tidak Bernilai? Saat Kesibukan Menjadi Standar 01
02
Perempuan dalam Islam: Agama atau Budaya Patriarki?
03
Kesetaraan Gender dalam Islam: Satu Jiwa, Dua Fisik
04
Suara Perempuan yang Hilang di Tengah Krisis Iklim

Artikel Popular

Tidak Sibuk, Tidak Bernilai? Saat Kesibukan Menjadi Standar
Perempuan dalam Islam: Agama atau Budaya Patriarki?
Kesetaraan Gender dalam Islam: Satu Jiwa, Dua Fisik
Suara Perempuan yang Hilang di Tengah Krisis Iklim
Maskulinitas di Balik Megahnya Industri Jepang
Ketika Media Sosial Mendefinisikan Kecantikan Perempuan

Tidak Sibuk, Tidak Bernilai? Saat Kesibukan Menjadi Standar

“Lagi sibuk apa sekarang?”. Kalimat itu mungkin sudah terdengar akrab di telinga mahasiswa. Saat bertemu teman, topik mengenai lomba, organisasi, kepanitiaan, magang atau berbagai aktivitas lain sering muncul dalam percakapan. Banyak orang menganggap hal tersebut sebagai obrolan biasa. Namun, kebiasaan saling menanyakan kesibukan sebenarnya menunjukkan sebuah fenomena yang dapat menimbulkan keraguan. Tanpa sadar, banyak mahasiswa…

Baca Lengkapnya

Perempuan dalam Islam: Agama atau Budaya Patriarki?

Perdebatan mengenai posisi perempuan dalam Islam masih sering muncul di tengah masyarakat. Tidak sedikit orang yang menganggap bahwa berbagai pembatasan terhadap perempuan, seperti akses pendidikan, kesempatan berkarier, atau keterlibatan dalam ruang publik, merupakan bagian dari ajaran agama. Akibatnya, muncul anggapan bahwa Islam tidak mendukung kesetaraan gender dan cenderung menempatkan perempuan pada posisi yang lebih rendah…

Baca Lengkapnya

Kesetaraan Gender dalam Islam: Satu Jiwa, Dua Fisik

Pernahkah kalian menemukan potongan hadis saat sedang scrolling media sosial yang berbunyi kira-kira: “perempuan kekurangan akal”, “Allah menciptakan perempuan dari tulang rusuk laki-laki yang bengkok”, atau bahkan “kebanyakan penghuni neraka adalah perempuan”. Padahal, kesetaraan gender dalam Islam sangat jelas dari konsep nafs wahidah. Sebagai sesama perempuan, kita sering merasa dada sesak ketika membaca kutipan itu…

Baca Lengkapnya

Suara Perempuan yang Hilang di Tengah Krisis Iklim

Krisis iklim sering dipahami sebatas persoalan lingkungan yaitu tentang banjir, kekeringan, cuaca ekstrem, atau suhu bumi yang terus meningkat. Pembahasannya pun kerap berfokus pada kerusakan alam, tanpa pernah benar-benar melihat dampaknya terhadap manusia secara lebih mendalam. Padahal, di balik perubahan lingkungan tersebut, ada persoalan lain yang tak kalah serius yaitu mengenai ketimpangan sosial yang semakin…

Baca Lengkapnya

Maskulinitas di Balik Megahnya Industri Jepang

Ketika seorang kawan pria kembali dari perantauan dengan modal usaha ratusan juta, respons kolektif masyarakat kita hampir selalu berpola seraga. “Wah, sudah jadi pria sukses sekarang, benar-benar laki-laki sejati“. Riuh tepuk tangan, decak kagum, dan puja-puji sosial langsung menyergap ruang dengar masyarakat. Di kampung halaman, ia seketika naik kelas menjadi barometer keberhasilan baru karena berhasil…

Baca Lengkapnya
Standar Kecantikan

Ketika Media Sosial Mendefinisikan Kecantikan Perempuan

Di era digital, media sosial tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga membentuk cara pandang masyarakat terhadap berbagai hal, termasuk kecantikan. Setiap hari, media sosial menyuguhkan jutaan perempuan foto dan video yang menampilkan wajah mulus tanpa noda, tubuh langsing, kulit cerah, serta penampilan yang tampak sempurna. Sekilas, konten-konten tersebut terlihat menghibur atau menginspirasi. Namun, di…

Baca Lengkapnya

Siti Mawarni dan Bayang-Bayang Narkotika di Sumatra Utara

Masyarakat mengenal Sumatra Utara melalui keindahan Danau Toba dan kekayaan budayanya. Namun, di balik pesona tersebut, persoalan narkotika terus mengusik kehidupan sosial. Peredaran narkotika semakin meluas dan meninggalkan dampak yang sulit masyarakat hilangkan. Ancaman itu tidak hanya muncul di pusat kota, tetapi juga menjangkau lingkungan yang sebelumnya tampak tenang dan bersahaja. Persoalan ini bukan lagi…

Baca Lengkapnya

Pelecehan Santriwati di Lingkungan Pondok Pesantren

Dalam beberapa bulan terakhir, berbagai kasus pelecehan seksual di lingkungan pondok pesantren kembali mengejutkan publik dan memicu perbincangan luas media sosial. Berita-berita tersebut memunculkan kemarahan sekaligus keprihatinan masyarakat karena korban merupakan santriwati yang seharusnya mendapatkan perlindungan. Di sisi lain, pelaku sering kali merupakan sosok yang mendapat penghormatan dan kepercayaan. Fenomena ini menunjukkan bahwa persoalan kekerasan…

Baca Lengkapnya

Masa Depan yang Hampir Karam

Daku berjalan di atas tebing yang hampir karam, terjatuh tersungkur bila tak hati-hati melangkah. Sesekali aku berpikir seperti itu. Masa depan yang hampir karam mengingatkanku bahwa tidak ada jaminan otomatis dalam sejarah manusia, hanya upaya sadar yang bisa mengubah arah. Ada saatnya manusia percaya masa depan adalah janji tebal yang tak tergoyahkan, kemajuan yang pasti,…

Baca Lengkapnya

Perempuan Mandiri, Bukan Menyaingi

Ketika seorang laki-laki sukses membangun karier, masyarakat memujinya sebagai sosok pekerja keras. Namun ketika perempuan mencapai keberhasilan yang sama, masyarakat sering mengajukan pertanyaan yang berbeda. Misalnya “Apakah dia tidak takut membuat laki-laki minder?” atau “Nanti siapa yang mau menikah dengannya?”. Pertanyaan-pertanyaan semacam itu menunjukkan bahwa masyarakat masih menganggap keberhasilan perempuan sebagai ancaman, bukan sebagai prestasi….

Baca Lengkapnya

Di Balik Sindrom “Sing Penting Absen”

Frasa “Sing Penting Absen” adalah tiga kata sederhana yang berasal dari bahasa Jawa. Namun, di dalam makna kata ini, tersimpan ironi yang luar biasa besar. Secara harfiah “absen” berarti tidak hadir. Namun, dalam praktiknya, kata ini justru tergunakan untuk menyatakan kehadiran demi sebuah legalitas formal semata. Kerap saya temui banyak mahasiswa, bahkan teman-teman saya sendiri,…

Baca Lengkapnya

Mantra “I Can Do It Myself”: Tangguh yang Melelahkan

Pola asuh yang menekankan kemandirian sejak dini sering kali dianggap sebagai sebuah anugerah terbesar dalam hidup. Orang tua mengajarkan anak-anak untuk menyelesaikan masalahnya sendiri cenderung tumbuh menjadi individu yang tidak penakut, tangguh, dan memiliki prinsip hidup yang kuat. Mereka tidak mudah merengek meminta bantuan dan selalu memiliki inisiatif untuk bergerak maju. Kemampuan untuk berdiri di…

Baca Lengkapnya
Mahasiswa Gen Z

Generasi Z Dan Pendidikan Islam: Membangun Kecerdasan Revolusi Digital

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa masyarakat memasuki era digital, yaitu masa ketika berbagai aktivitas kehidupan banyak bergantung pada penggunaan teknologi. Kehadiran internet, media sosial, dan beragam aplikasi digital memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi, berkomunikasi, serta mendukung proses belajar. Bagi remaja, teknologi digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang sulit terpisahkan. Berbagai sumber…

Baca Lengkapnya

Kesehatan Mental Laki-laki: Refleksi dari Lagu “Runtuh”

Jika orang sering menganggap perempuan harus kuat menghadapi berbagai persoalan hidup, apakah laki-laki juga merasakan hal yang sama? Kondisi emosional laki-laki sering kali luput dari perhatian karena banyak orang melihat laki-laki sebagai sosok yang santai, tenang, dan seolah tidak memiliki beban pikiran. Padahal, anggapan tersebut tidak selalu benar. Mereka memilih menyembunyikan perasaan mereka karena takut…

Baca Lengkapnya

Seni Menjadi Perempuan Berdaya ala Nusaibah

Pemandangan Bukit Uhud pada tahun 3 Hijriah sekejap berubah menjadi pertempuran yang mencekam ketika benteng pertahanan di puncak bukit runtuh akibat kelalaian pasukan pemanah. Pasukan berkuda Quraisy yang Khalid bin Walid pimpin yang masa itu masih menjadi musuh bergerak memanfaatkan celah tersebut. Berputar dari belakang dan mengepung kaum Muslimin yang sedang terbuai dengan harta rampasan….

Baca Lengkapnya