Latest posts

All
fashion
lifestyle
sports
tech

Terbaru

Make Up sebagai Ekspresi Diri atau Ajang Perhatian? 01
02
Perempuan dan Standar yang Tak Pernah Selesai
03
Perempuan, Aktivitas Malam, dan Stigma yang Tak Kunjung Hilang
04
Peran Gender dalam Membentuk Identitas Sosial Generasi Muda di Era Digital
05
Ketimpangan Gender dalam Politik dan Perebutan Ruang Kekuasaan
06
Persepsi Feminitas dan Maskulinitas
07
Pola Tidur Sehat Bagi Mahasiswa Generasi Z

Artikel Popular

Make Up sebagai Ekspresi Diri atau Ajang Perhatian?
Perempuan dan Standar yang Tak Pernah Selesai
Perempuan, Aktivitas Malam, dan Stigma yang Tak Kunjung Hilang
Peran Gender dalam Membentuk Identitas Sosial Generasi Muda di Era Digital
Ketimpangan Gender dalam Politik dan Perebutan Ruang Kekuasaan
Persepsi Feminitas dan Maskulinitas

Make Up sebagai Ekspresi Diri atau Ajang Perhatian?

Sebagian masyarakat masih memberi penilaian negatif kepada perempuan yang memakai make up. Mereka sering memberi cap “caper”, “kemayu”, atau terlalu mencari perhatian. Padahal, banyak perempuan memakai make up untuk meningkatkan rasa percaya diri, tampil lebih rapi, dan menghargai diri sendiri. Di era sekarang, make up sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan bentuk ekspresi diri….

Baca Lengkapnya

Perempuan dan Standar yang Tak Pernah Selesai

Menjadi perempuan sering kali hidup berdampingan dengan berbagai standar yang terus berubah. Sejak kecil, perempuan sudah mengenal banyak aturan yang mengatur cara berpakaian, berbicara, hingga bersikap. Orang tua sering mengajarkan anak perempuan menjadi pribadi yang sopan, lembut, dan penurut. Ketika memasuki masa remaja, standar yang harus memenuhi mereka semakin bertambah. Masyarakat mulai menuntut perempuan terkait…

Baca Lengkapnya

Perempuan, Aktivitas Malam, dan Stigma yang Tak Kunjung Hilang

Malam baru saja tiba. Sekelompok mahasiswa masih berkumpul di ruang organisasi mahasiswa (ormawa) untuk melaksanakan rapat kegiatan kampus. Di tengah jalannya rapat, salah satu mahasiswi meminta izin pulang terlebih dahulu karena khawatir akan mendapat pertanyaan dari keluarga maupun lingkungan sekitar. Bukan karena ia melakukan suatu kesalahan, melainkan karena perempuan yang pulang malam masih sering menjadi…

Baca Lengkapnya

Peran Gender dalam Membentuk Identitas Sosial Generasi Muda di Era Digital

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam kehidupan sosial masyarakat, terutama bagi generasi muda. Kehadiran media sosial, platfrom digital, dan berbagai bentuk komunikasi modern tidak hanya mengubah cara seseorang berinteraksi. Namun juga memengaruhi cara individu memahami diri sendiri dan lingkungan sosialnya. Salah satu aspek yang mengalami perubahan dalam era digital adalah pemaknaan terhadap gender….

Baca Lengkapnya

Ketimpangan Gender dalam Politik dan Perebutan Ruang Kekuasaan

Jika kita melihat wajah politik hari ini, ada satu hal yang sulit untuk terabaikan, ruang-ruang kekuasaan masih lebih banyak terisi oleh laki-laki. Dari kursi parlemen, jabatan menteri, kepala daerah, hingga pimpinan partai politik, dominasi laki-laki masih begitu kuat. Memang, kehadiran perempuan dalam dunia politik perlahan meningkat, tetapi jumlahnya belum cukup untuk menggambarkan adanya kesetaraan yang benar-benar…

Baca Lengkapnya

Persepsi Feminitas dan Maskulinitas

Pasti bukan hal asing lagi bagi kita melihat seorang perempuan berpenampilan layaknya laki-laki atau sering kita sebut sebagai tomboi. Tidak jarang persepsi yang muncul dari orang yang melihatnya sebagai sebuah penampilan yang tampak mandiri dan keren. Beda cerita saat ada laki-laki yang menggunakan gaya perempuan, mulai dari sifatnya, penampilan, gaya bicara, dan barang-barang yang dia…

Baca Lengkapnya

Pola Tidur Sehat Bagi Mahasiswa Generasi Z

Generasi Z merupakan generasi yang tumbuh dan berkembang di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Kehidupan mereka sangat dekat dengan internet, media sosial, serta berbagai perangkat elektronik yang mereka manfaatkan untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Dalam dunia pendidikan tinggi, teknologi memberikan banyak kemudahan bagi mahasiswa untuk mengakses informasi, mengikuti perkuliahan, dan menyelesaikan tugas akademik. Namun, kemudahan tersebut…

Baca Lengkapnya

Ketika Kepercayaan Dikhianati

Di tengah masyarakat Indonesia, pesantren telah lama berperan sebagai lembaga pendidikan. Selain mengajarkan ilmu agama, pesantren juga membentuk karakter dan akhlak peserta didiknya. Bagi banyak orang tua, mengirim anak ke pesantren merupakan bentuk kepercayaan yang besar. Mereka berharap anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki pegangan hidup yang kuat. Namun, harapan tersebut terkadang…

Baca Lengkapnya

Di Bawah Garis Kelayakan: Tekanan Ekonomi & Cinta

Pernah ada momen ketika seorang laki-laki berdiri diam bukan di depan cermin, melainkan di dalam kepalanya sendiri dan bertanya: apakah aku sudah cukup secara ekonomi untuk layak dicintai? Bukan cukup sebagai manusia. Bukan cukup sebagai sosok yang hangat, jujur, atau hadir. Melainkan cukup secara angka. Cukup secara nominal. Cukup untuk berdiri di samping seseorang yang ia cintai…

Baca Lengkapnya

Invisible Labor terhadap Psikologis Ibu Pekerja

Kita sering melihat sosok perempuan yang menjadi sandaran keluarga. Sosok perempuan yang menjadi curhatan suami, dan anak-anaknya. Sosok perempuan yang tanpa pamrih mengurus keperluan sehari-hari bahkan saat dia sendiri juga memiliki kesibukan karir. Ya. Ibu. Sosok perempuan itu adalah ibu. Ibu adalah pahlawan yang tanpa pamrih memberikan kita nasihat. Ibu memberikan kita amanat juga pendidikan…

Baca Lengkapnya

Menimbang Kembali Peran Pendidikan Agama Islam di Tengah Krisis Moral

Belakangan ini, persoalan krisis moral semakin sering menjadi perhatian masyarakat. Berbagai kasus yang terjadi seperti perundungan, kekerasan, dan rendahnya sikap menghormati orang lain, sehingga menyebabkan lunturnya nilai kejujuran menunjukkan bahwa yang masyarakat hadapi di era modern bukan hanya teknologi dan kemajuan ilmu pengetahuan digital. Namun juga menyangkut kualitas moral manusia. Memang betul kemajuan zaman telah…

Baca Lengkapnya

Merantau: Jalan Perempuan Mencari Ruang untuk Tumbuh

Perempuan dan masyarakat memiliki hubungan yang erat. Sejak lahir, perempuan hidup di tengah berbagai norma, aturan, serta harapan yang masyarakat ciptakan dan pelihara dalam kehidupan sosial. Dalam banyak keadaan, masyarakat sering menjadikan perempuan sebagai objek penilaian. Cara berpakaian, cara berbicara, pilihan pendidikan, pekerjaan, hingga keputusan mengenai masa depan kerap menjadi bahan komentar. Tidak jarang, penilaian…

Baca Lengkapnya

Karier atau Keluarga: Mengapa Perempuan Selalu Dipaksa Memilih?

Bayangkan seorang perempuan berusia dua puluhan akhir. Ia baru saja lulus pascasarjana, bekerja di bidang yang dicintainya, dan mulai membangun karier yang selalu ia impikan sejak kecil. Namun di sisi lain, ia juga ingin memiliki keluarga, menikah, dan mungkin suatu hari menjadi seorang ibu. Ketika ia mengungkapkan kedua keinginan ini, respons yang sering diterimanya sering…

Baca Lengkapnya

Pernikahan Bukan Sekadar Tentang Usia

Di tengah masyarakat Indonesia, pertanyaan “kapan menikah?” masih sering muncul, terutama kepada perempuan yang telah memasuki usia 20-an. Banyak orang menjadikan usia sebagai patokan utama untuk menilai kesiapan seseorang memasuki jenjang pernikahan. Mereka kerap menganggap perempuan yang belum menikah pada usia tertentu terlalu memilih pasangan, terlalu fokus pada karier, atau terlambat menjalani kehidupan. Padahal, pernikahan…

Baca Lengkapnya