Latest posts

All
fashion
lifestyle
sports
tech

Terbaru

Budaya Flexing di Media Sosial 01
02
Kuliah: Bukan Hanya Mengejar Nilai
03
Final Piala Dunia dan Pertaruhan Nafkah Keluarga
04
Di Antara Kuliah dan Pekerjaan: Perempuan Menjalani Dua Peran
05
Pengaruh Body Shaming terhadap Kepercayaan Diri
06
Distopia Di Balik Estetika TikTok: Menakar Romantisasi Kekalahan Lewat Tren “Seporsi Kemenangan”
07
Normalisasi Victim Blaming Perempuan di Ruang Publik

Artikel Popular

Budaya Flexing di Media Sosial
Kuliah: Bukan Hanya Mengejar Nilai
Final Piala Dunia dan Pertaruhan Nafkah Keluarga
Di Antara Kuliah dan Pekerjaan: Perempuan Menjalani Dua Peran
Pengaruh Body Shaming terhadap Kepercayaan Diri
Distopia Di Balik Estetika TikTok: Menakar Romantisasi Kekalahan Lewat Tren “Seporsi Kemenangan”

Budaya Flexing di Media Sosial

Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat modern. Melalui berbagai platform digital, pengguna dapat berbagi aktivitas, pengalaman, dan pencapaian kepada banyak orang. nNmun, perkembangan media sosial melahirkan fenomena yang dikenal sebagai flexing. Banyak orang melakukan flexing dengan memamerkan kekayaan, barang mewah, gaya hidup, atau pencapaian tertentu untuk menarik perhatian dan memperoleh pengakuan dari…

Baca Lengkapnya

Kuliah: Bukan Hanya Mengejar Nilai

Bagi sebagian mahasiswa, masa kuliah adalah saat yang tepat untuk mengejar prestasi, memperluas relasi, dan merancang masa depan. Nilai akademik menjadi ukuran keberhasilan, sementara berbagai kegiatan kampus menjadi tempat untuk mengembangkan potensi diri. Namun, kenyataannya tidak selalu berjalan sesuai dengan gambaran tersebut. Di sisi lain, ada mahasiswa yang harus menjalani kehidupan yang cukup rumit dan…

Baca Lengkapnya

Final Piala Dunia dan Pertaruhan Nafkah Keluarga

Fenomena piala dunia telah berhasil mendapat atensi masyarakat di berbagai negara termasuk Indonesia. Niscaya di warung perkopian pembahasannya juga tak jauh-jauh dari bola. Bahkan pamflet nonton bareng (nobar) telah berdedar di mendia sosial mulai dari awal hingga akhir piala dunia. Di tengah euforia pertandingan bola, di sisi lain juga menjadi panggung perputaran uang melalui taruhan…

Baca Lengkapnya

Di Antara Kuliah dan Pekerjaan: Perempuan Menjalani Dua Peran

Menjalani peran sebagai perempuan yang kuliah sambil bekerja bukanlah hal yang mudah. Saya merasakan sendiri bagaimana sulitnya membagi waktu. Antara kewajiban sebagai mahasiswi dan tanggung jawab sebagai pekerja di bidang food and beverage (F&B). Kedua peran tersebut sama-sama membutuhkan komitmen, tenaga, dan perhatian yang besar. Di satu sisi, saya memiliki tanggung jawab untuk mengikuti perkuliahan…

Baca Lengkapnya

Pengaruh Body Shaming terhadap Kepercayaan Diri

Kita sering kali abai bahwa kata-kata punya bebannya sendiri. Dan tidak semua orang memiliki hati yang cukup lapang untuk menampung lelucon yang salah sasaran itu. Kalau mau jujur, tawa yang membungkus komentar-komentar fisik itu sebenarnya adalah sebuah tindakan penghakiman kecil yang bekerja diam-diam. Mengejek bentuk tubuh orang (body shaming) ini bukan lagi sekadar masalah salah…

Baca Lengkapnya

Distopia Di Balik Estetika TikTok: Menakar Romantisasi Kekalahan Lewat Tren “Seporsi Kemenangan”

Di sebuah kartun Zootopia (2016), dunia tergambarkan sebagai ruang metropolitan yang ideal. Sebuah utopia tempat bertemunya keberagaman dan harmoni sosial antarhewan. Kota ini menawarkan janji kesetaraan yang begitu memikat melalui slogan ikonik. Bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang tanpa memandang asal-usul atau spesies mereka. Lanskap kota yang megah, pembagian distrik ekologis yang…

Baca Lengkapnya

Normalisasi Victim Blaming Perempuan di Ruang Publik

Setiap seorang mengalami hal yang buruk, ada satu pertanyaan yang selalu muncul lebih dulu dari pertanyaan lainnya. Bukan siapa yang melakukannya, melainkan, apa yang dia lakukan sebelumnya? Beberapa waktu lalu, sebuah video beredar dalam media sosial. Seorang perempuan sedang berolahraga padahal sebuah aktivitas yang wajar, sehat, dan tidak merugikan siapapun. Lalu seorang pengendara pria memperlambat…

Baca Lengkapnya

Kesetaraan Gender di Tengah Stereotipe

Masyarakat sering membicarakan mengenai isu kesetaraan gender, baik di media sosial, lingkungan kampus, maupun diskusi publik. Namun, masih banyak orang yang menganggap bahwa kesetaraan gender hanya berkaitan dengan perjuangan perempuan untuk mendapatkan hak yang sama dengan laki-laki. Padahal, kesetaraan gender juga menuntut masyarakat untuk membebaskan laki-laki dan perempuan dari berbagai stereotipe yang membatasi mereka. Salah…

Baca Lengkapnya

Kesetaraan Gender di Indonesia: Antara Realitas dan Harapan

Kesetaraan gender telah lama menjadi isu yang berbagai kalangan bahas. Meskipun masyarakat sering memperbincangkan isu ini, persoalan kesetaraan gender masih sangat relevan dalam kehidupan masyarakat Indonesia saat ini. Di satu sisi, masyarakat semakin menyadari bahwa laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama. Namun, di sisi lain, masyarakat masih menunjukkan berbagai perlakuan yang membuktikan bahwa mereka…

Baca Lengkapnya

Peran Ganda Perempuan

Perempuan kini memiliki kesempatan yang semakin luas untuk menempuh pendidikan tinggi dan berkarier di berbagai bidang. Banyak perempuan tidak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga menjadi tenaga profesional yang berkontribusi terhadap perekonomian keluarga. Namun, di balik pencapaian tersebut, muncul tantangan besar, yaitu menjalankan peran sebagai pekerja sekaligus ibu dan istri. Menurut saya, peran…

Baca Lengkapnya

Menjaga Suasana Hati saat PMS

Pernahkah Anda tiba-tiba merasa ingin marah atau menangis tanpa alasan yang jelas dalam beberapa hari sebelum menstruasi? Jika iya, Anda tidak sendirian. Perubahan suasana hati alias bad mood yang drastis merupakan salah atu gejala paling umum dari Premenstrual Syndrome (PMS) dan oleh banyak  perempuan alami setiap bulannya. Perubahan suasana hati ini karena naik turunnya hormon estrogen dan progesteron yang…

Baca Lengkapnya

Perempuan dan Pilihan yang Diremehkan

Perempuan sering kali mendapatkan berbagai pertanyaan mengenai masa depan mereka. Salah satu pertanyan sering muncul adalah, “Mau kuliah atau langsung kerja?’”. Sekilas pertanyaan seperti itu terlihat sederhana dan memperlakukan wajar. Namun, pertanyaan yang sering diikuti oleh berbagai komentar secara tidak langsung meremehkan perempuan, terutama ketika mereka memilih untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi….

Baca Lengkapnya

Pendidikan Bukan Sekadar Pilihan Perempuan

Setiap manusia, baik laki-laki maupun perempuan, memiliki hak dasar untuk memperoleh pendidikan. Melalui pendidikan, seseorang dapat mengembangkan potensi, memperluas wawasan, dan meningkatkan kualitas hidupnya. Namun, dalam kenyataannya masih ada sebagian masyarakat yang menganggap bahwa pendidikan bagi perempuan tidak terlalu penting dibandingkan laki-laki. Anggapan tersebut tentu tidak sesuai dengan perkembangan zaman saat ini. Perempuan memiliki hak…

Baca Lengkapnya

Santriwati dan Wacana Fikih Perempuan: Reinterpretasi Teks Gender di Lingkungan Pesantren

Beberapa dekade terakhir ini, banyak di antara para intelektual muda yang semangat membicarakan gender dan perihal isu-isu mengenai perempuan. Akan tetapi, di berbagai banyaknya perspektif, apakah interaksi gagasan gender ini sudah menyentuh pesantren? Atau hanya bergelut di dalam dunia akademik, dan lembaga perguruan tinggi di Indonesia? Maka dari itu, hari ini kita akan melihat bagaimana…

Baca Lengkapnya