Latest posts

All
fashion
lifestyle
sports
tech

Terbaru

Di Antara Kuliah dan Pekerjaan: Perempuan Menjalani Dua Peran 01
02
Pengaruh Body Shaming terhadap Kepercayaan Diri
03
Distopia Di Balik Estetika TikTok: Menakar Romantisasi Kekalahan Lewat Tren “Seporsi Kemenangan”
04
Normalisasi Victim Blaming Perempuan di Ruang Publik
05
Kesetaraan Gender di Tengah Stereotipe
06
Kesetaraan Gender di Indonesia: Antara Realitas dan Harapan
07
Peran Ganda Perempuan

Artikel Popular

Di Antara Kuliah dan Pekerjaan: Perempuan Menjalani Dua Peran
Pengaruh Body Shaming terhadap Kepercayaan Diri
Distopia Di Balik Estetika TikTok: Menakar Romantisasi Kekalahan Lewat Tren “Seporsi Kemenangan”
Normalisasi Victim Blaming Perempuan di Ruang Publik
Kesetaraan Gender di Tengah Stereotipe
Kesetaraan Gender di Indonesia: Antara Realitas dan Harapan

Di Antara Kuliah dan Pekerjaan: Perempuan Menjalani Dua Peran

Menjalani peran sebagai perempuan yang kuliah sambil bekerja bukanlah hal yang mudah. Saya merasakan sendiri bagaimana sulitnya membagi waktu. Antara kewajiban sebagai mahasiswi dan tanggung jawab sebagai pekerja di bidang food and beverage (F&B). Kedua peran tersebut sama-sama membutuhkan komitmen, tenaga, dan perhatian yang besar. Di satu sisi, saya memiliki tanggung jawab untuk mengikuti perkuliahan…

Baca Lengkapnya

Pengaruh Body Shaming terhadap Kepercayaan Diri

Kita sering kali abai bahwa kata-kata punya bebannya sendiri. Dan tidak semua orang memiliki hati yang cukup lapang untuk menampung lelucon yang salah sasaran itu. Kalau mau jujur, tawa yang membungkus komentar-komentar fisik itu sebenarnya adalah sebuah tindakan penghakiman kecil yang bekerja diam-diam. Mengejek bentuk tubuh orang (body shaming) ini bukan lagi sekadar masalah salah…

Baca Lengkapnya

Distopia Di Balik Estetika TikTok: Menakar Romantisasi Kekalahan Lewat Tren “Seporsi Kemenangan”

Di sebuah kartun Zootopia (2016), dunia tergambarkan sebagai ruang metropolitan yang ideal. Sebuah utopia tempat bertemunya keberagaman dan harmoni sosial antarhewan. Kota ini menawarkan janji kesetaraan yang begitu memikat melalui slogan ikonik. Bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang tanpa memandang asal-usul atau spesies mereka. Lanskap kota yang megah, pembagian distrik ekologis yang…

Baca Lengkapnya

Normalisasi Victim Blaming Perempuan di Ruang Publik

Setiap seorang mengalami hal yang buruk, ada satu pertanyaan yang selalu muncul lebih dulu dari pertanyaan lainnya. Bukan siapa yang melakukannya, melainkan, apa yang dia lakukan sebelumnya? Beberapa waktu lalu, sebuah video beredar dalam media sosial. Seorang perempuan sedang berolahraga padahal sebuah aktivitas yang wajar, sehat, dan tidak merugikan siapapun. Lalu seorang pengendara pria memperlambat…

Baca Lengkapnya

Kesetaraan Gender di Tengah Stereotipe

Masyarakat sering membicarakan mengenai isu kesetaraan gender, baik di media sosial, lingkungan kampus, maupun diskusi publik. Namun, masih banyak orang yang menganggap bahwa kesetaraan gender hanya berkaitan dengan perjuangan perempuan untuk mendapatkan hak yang sama dengan laki-laki. Padahal, kesetaraan gender juga menuntut masyarakat untuk membebaskan laki-laki dan perempuan dari berbagai stereotipe yang membatasi mereka. Salah…

Baca Lengkapnya

Kesetaraan Gender di Indonesia: Antara Realitas dan Harapan

Kesetaraan gender telah lama menjadi isu yang berbagai kalangan bahas. Meskipun masyarakat sering memperbincangkan isu ini, persoalan kesetaraan gender masih sangat relevan dalam kehidupan masyarakat Indonesia saat ini. Di satu sisi, masyarakat semakin menyadari bahwa laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama. Namun, di sisi lain, masyarakat masih menunjukkan berbagai perlakuan yang membuktikan bahwa mereka…

Baca Lengkapnya

Peran Ganda Perempuan

Perempuan kini memiliki kesempatan yang semakin luas untuk menempuh pendidikan tinggi dan berkarier di berbagai bidang. Banyak perempuan tidak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga menjadi tenaga profesional yang berkontribusi terhadap perekonomian keluarga. Namun, di balik pencapaian tersebut, muncul tantangan besar, yaitu menjalankan peran sebagai pekerja sekaligus ibu dan istri. Menurut saya, peran…

Baca Lengkapnya

Menjaga Suasana Hati saat PMS

Pernahkah Anda tiba-tiba merasa ingin marah atau menangis tanpa alasan yang jelas dalam beberapa hari sebelum menstruasi? Jika iya, Anda tidak sendirian. Perubahan suasana hati alias bad mood yang drastis merupakan salah atu gejala paling umum dari Premenstrual Syndrome (PMS) dan oleh banyak  perempuan alami setiap bulannya. Perubahan suasana hati ini karena naik turunnya hormon estrogen dan progesteron yang…

Baca Lengkapnya

Perempuan dan Pilihan yang Diremehkan

Perempuan sering kali mendapatkan berbagai pertanyaan mengenai masa depan mereka. Salah satu pertanyan sering muncul adalah, “Mau kuliah atau langsung kerja?’”. Sekilas pertanyaan seperti itu terlihat sederhana dan memperlakukan wajar. Namun, pertanyaan yang sering diikuti oleh berbagai komentar secara tidak langsung meremehkan perempuan, terutama ketika mereka memilih untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi….

Baca Lengkapnya

Pendidikan Bukan Sekadar Pilihan Perempuan

Setiap manusia, baik laki-laki maupun perempuan, memiliki hak dasar untuk memperoleh pendidikan. Melalui pendidikan, seseorang dapat mengembangkan potensi, memperluas wawasan, dan meningkatkan kualitas hidupnya. Namun, dalam kenyataannya masih ada sebagian masyarakat yang menganggap bahwa pendidikan bagi perempuan tidak terlalu penting dibandingkan laki-laki. Anggapan tersebut tentu tidak sesuai dengan perkembangan zaman saat ini. Perempuan memiliki hak…

Baca Lengkapnya

Santriwati dan Wacana Fikih Perempuan: Reinterpretasi Teks Gender di Lingkungan Pesantren

Beberapa dekade terakhir ini, banyak di antara para intelektual muda yang semangat membicarakan gender dan perihal isu-isu mengenai perempuan. Akan tetapi, di berbagai banyaknya perspektif, apakah interaksi gagasan gender ini sudah menyentuh pesantren? Atau hanya bergelut di dalam dunia akademik, dan lembaga perguruan tinggi di Indonesia? Maka dari itu, hari ini kita akan melihat bagaimana…

Baca Lengkapnya

Masih Soal Dapur

“Perempuan sekolah tinggi ngapain? Ujung-ujungnya juga di dapur.” Kalimat seperti ini mungkin terdengar kuno, tetapi faktanya masih sering muncul dalam percakapan sehari-hari. Ada yang mengucapkannya sebagai candaan, ada pula yang benar-benar meyakininya. Di balik kalimat tersebut, sebagian masyarakat menganggap pendidikan tinggi lebih penting bagi laki-laki, sedangkan perempuan pada akhirnya hanya akan menjalankan peran domestik sebagai…

Baca Lengkapnya

Tekanan Perempuan di Dunia Kerja

Tekanan terhadap perempuan masih menjadi persoalan yang terus terjadi hingga saat ini, terutama dalam lingkungan kerja yang memberikan tekanan dan beban berlebihan kepada perempuan. Dunia kerja masih menganggap perempuan sebagai pekerja yang lebih mudah diatur dan penurut. Anggapan tersebut membuat perempuan sering memperoleh beban kerja yang berlebihan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dunia kerja menuntut perempuan…

Baca Lengkapnya

Silent Divorce: Terjebak menjadi Tempat Sampah Emosional?

Dalam dinamika keluarga modern, terdapat fenomena yang jarang terlihat oleh banyak orang. Fenomena ini dikenal dengan istilah silent divorce, yaitu kondisi ketika sebuah keluarga yang mempertahankan status pernikahannya, tetapi secara emosional sudah berjalan masing-masing. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kebuntuan komunikasi antara ibu dan ayah sehingga memunculkan pihak ketiga sebagai media komunikasi maupun menjadi tempat…

Baca Lengkapnya