Latest posts

All
fashion
lifestyle
sports
tech

Terbaru

Muslimah dan Media Sosial: antara Tren dan Jati Diri 01
02
Belajar dari Ibu, Mencontoh dari Bapak
03
Menjadi Biasa Saja adalah Bentuk Perlawanan 
04
Pena Kartini di Tangan Gen Z: Tantangan Keadilan Gender

Artikel Popular

Muslimah dan Media Sosial: antara Tren dan Jati Diri
Belajar dari Ibu, Mencontoh dari Bapak
Menjadi Biasa Saja adalah Bentuk Perlawanan 
Pena Kartini di Tangan Gen Z: Tantangan Keadilan Gender
Saat Candaan Mengkhianati Perjuangan Keadilan
Menyimak Cerita dalam Sepiring Rasa: Dialog antara Manusia, Alam, dan Waktu

Muslimah dan Media Sosial: antara Tren dan Jati Diri

Di era digital saat ini, media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari remaja, termasuk muslimah. Berbagai platform seperti Instagram, TikTok, dan X mereka gunakan untuk mencari hiburan, mengikuti tren, hingga berbagi cerita dengan orang lain. Medsos memang memberikan banyak kemudahan karena informasi dapat terperoleh dengan cepat dan komunikasi menjadi lebih mudah. Namun, di balik…

Baca Lengkapnya

Menjadi Biasa Saja adalah Bentuk Perlawanan 

Dunia hari ini terlihat sebagai pasar raksasa yang tidak pernah tidur. Era saat informasi mengalir jauh lebih cepat daripada kemampuan otak manusia untuk memprosesnya. Kemudian kita tertuntut menjadi seorang pelari maraton yang tidak akan pernah mencapai sebuah garis finis. Di kantong kita, ada mesin kecil bernama ponsel yang setiap detiknya terus melakukan perlawanan terhadap sisi…

Baca Lengkapnya

Pena Kartini di Tangan Gen Z: Tantangan Keadilan Gender

Goresan demi goresan tinta pena termaktubkan dalam kertas yang awalnya bersih. Seorang perempuan yang tangguh sedang memperjuangkan kemerdekaan kaumnya lewat pena. Merajut mimpi yang tampak mustahil dengan membawa suara-suara dan harapan-harapan, serta menjunjung tinggi hak hak perempuan selama ini terrendahkan. Perjuangan R.A. Kartini melalui pena dan kertasnya tidak boleh berhenti begitu saja. Kita, sebagai Kartini…

Baca Lengkapnya

Saat Candaan Mengkhianati Perjuangan Keadilan

Media sosial seringkali menjadi panggung bagi perilaku yang kontradiktif. Di satu sisi, kita melihat gerakan masif yang menuntut ruang aman bagi perempuan. Namun di sisi lain, kita menyaksikan pemandangan ganjil di kolom komentar aplikasi TikTok. Ketika ada kreator konten laki-laki yang mempunyai visual menarik mengunggah video, tak jarang kolom komentarnya penuh oleh perempuan yang melontarkan…

Baca Lengkapnya

Menyimak Cerita dalam Sepiring Rasa: Dialog antara Manusia, Alam, dan Waktu

Di sebuah meja sederhana, sepiring makanan sering kali tampak seperti hal yang biasa. Nasi, lauk, sambal, mungkin tambahan sayur. Namun jika kita berhenti sejenak dan benar-benar memperhatikan, setiap gigitan menyimpan cerita panjang tentang manusia, alam, dan waktu. Perpaduan rasa yang hadir di lidah bukan sekadar urusan enak atau tidak, melainkan cerminan dari budaya yang terus…

Baca Lengkapnya

Perempuan Menanggung Beban Sosial

Di tengah narasi kemajuan zaman yang terus terelu-elukan, perempuan justru masih berjalan dengan beban yang nyaris tak pernah benar-benar selesai. Mereka selalu terdorong untuk berpendidikan tinggi, mandiri secara ekonomi, dan aktif di ruang publik. Namun di saat yang sama, ia juga tetap tertuntut sempurna dalam ruang domestik mengurus rumah, melayani keluarga, dan menjadi ibu yang…

Baca Lengkapnya

Dekapan Islam pada “Mood” Perempuan

Pernah tidak, hari ini rasanya pengin ketawa terus, tapi besok tiba-tiba diam dan menjauh dari semua orang? Jika pernah, tenang, itu bukan aneh tapi sebuah kenormalan seorang manusia. Namun, stigma masyarakat yang terjadi tidak selalu berbanding lurus dengan hal ini. Perubahan mood (suasana hati), terutama pada perempuan, sering tersalahartikan. Kecewa sedikit orang bilang “lebay”, “drama”,…

Baca Lengkapnya

Pengaruh Generasi Z terhadap Perubahan Bahasa Indonesia

Bahasa merupakan suatu sistem komunikasi yang menjadi bagian dari sistem kebudayaan. Tanpa bahasa, kebudayaan tidak mungkin terjadi karena bahasa merupakan sarana pengembangan kebudayaan. Bahasa selalu berkembang mengikuti dinamika sosial penuturnya. Bahasa tidak bersifat tetap melainkan terus berubah mengikuti perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat yang menggunakannya. Beberapa faktor yang mempengaruhinya yaitu seperti perubahan gaya hidup…

Baca Lengkapnya

Menggugat Janji Kebebasan Kartini di Balik Layar Ponsel

Ketika berita mengenai belasan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang melakukan pelecehan verbal massal mencuat, salah satu komentar di media sosial menyahut enteng. “Namanya juga grup laki-laki, pasti isinya bercandaan begitu, kenapa juga mahasiswinya sampai tahu?”. Adegan tersebut awalnya terasa seperti riak kecil di internet, sebelum akhirnya kita menyadari bahwa kasus ini melibatkan banyak korban,…

Baca Lengkapnya