Latest posts

All
fashion
lifestyle
sports
tech

Terbaru

Perempuan Bukan Tanggung Jawab yang Dipindahtangankan 01
02
Standar Kecantikan di Era Digital
03
Make Up Sekadar Cari Perhatian?
04
Pintar Saja Tidak Cukup

Artikel Popular

Perempuan Bukan Tanggung Jawab yang Dipindahtangankan
Standar Kecantikan di Era Digital
Make Up Sekadar Cari Perhatian?
Pintar Saja Tidak Cukup
Manusia yang Melupakan Kemanusiaan
Gender dan Kesetaraan dalam Kehidupan Masyarakat Modern

Perempuan Bukan Tanggung Jawab yang Dipindahtangankan

Kehilangan ayah adalah salah satu pengalaman paling menyayat yang bisa dialami manusia. Namun masyarakat kerap tidak membiarkan perempuan berduka terlalu lama. Belum sempat berduka, masyarakat sudah mendesak: “Kapan menikah?” seolah pernikahan adalah satu-satunya penyelamat perempuan. Padahal tidak ada satu pun pihak yang berhak memindahtangankan tanggung jawab atas hidup perempuan. Fenomena ini bukan sekadar kebiasaan sosial…

Baca Lengkapnya
Standar Kecantikan

Standar Kecantikan di Era Digital

Perkembangan media sosial telah mengubah banyak hal dalam kehidupan manusia, termasuk cara seseorang memandang diri mereka sendiri. Bagi perempuan muda, media sosial tidak hanya menjadi sarana komunikasi dan hiburan, tetapi juga ruang yang membentuk persepsi mengenai kecantikan. Berbagai foto dan video yang menampilkan tubuh ideal, kulit putih, wajah mulus, serta gaya hidup yang tampak sempurna….

Baca Lengkapnya

Make Up Sekadar Cari Perhatian?

Mengapa stigma sosial beranggapan bahwa berdandan hanya untuk mencari perhatian? Tak ayal kita saksikan bersama bahwa tren mempercantik diri dengan menggunakan make up marak digandrungi berbagai khalayak di seluruh penjuru dunia. Fenomena ini tak lagi sekadar milik panggung hiburan yang glamor atau kalangan selebritas papan atas. Kini, fenomena tersebut telah menjadi bagian dari rutinitas masyarakat…

Baca Lengkapnya

Pintar Saja Tidak Cukup

Di era digital saat ini, pendidikan berkembang sangat pesat. Akses terhadap ilmu pengetahuan semakin mudah kita peroleh melalui internet, teknologi semakin canggih, dan jumlah lulusan perguruan tinggi terus meningkat setiap tahunnya. Di sisi lain, perkembangan ekonomi digital juga membuka berbagai peluang baru bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Secara teori, kondisi tersebut seharusnya menjadi tanda…

Baca Lengkapnya

Manusia yang Melupakan Kemanusiaan

Perempuan acapkali mengalami ketidakadilan dan kehilangan haknya sebagai manusia seutuhnya. Masyarakat sering memandang perempuan dengan sudut pandang laki-laki, sampai lupa bahwa perempuan juga memiliki kebebasan atas diri sendiri. Mereka adakalanya menjadikan perempuan sebagai objek penilaian moral. Muncul banyak aturan mengenai bagaimana perempuan harus menjaga diri dan bagaimana kebebasan perempuan dalam mengekspresikan diri. Namun, sedikit dari…

Baca Lengkapnya

Gender dan Kesetaraan dalam Kehidupan Masyarakat Modern

Gender merupakan konsep sosial yang menjelaskan peran, tanggung jawab, hak, serta harapan masyarakat terhadap laki-laki dan perempuan. Ia berbeda dengan jenis kelamin (sex) yang bersifat biologis dan sudah Tuhan tentukan sejak lahir. Pun ia terbentuk oleh konstruksi sosial dengan perkembangan zaman dan kondisi masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep ini memengaruhi berbagai aspek kehidupan, seperti Pendidikan,…

Baca Lengkapnya
Kesetaraan Gender

Kesetaraan Gender di Dunia Kerja: antara Peluang dan Tantangan

Di era modern seperti sekarang, kesempatan untuk memperoleh pendidikan dan pekerjaan sebenarnya semakin terbuka bagi siapa saja. Namun, ketika berbicara tentang dunia kerja, isu kesetaraan gender masih menjadi topik yang relevan untuk dibahas. Kita sering mendengar bahwa perempuan dan laki-laki memiliki hak yang sama untuk bekerja dan mengembangkan karier. Akan tetapi, dalam praktiknya masih terdapat…

Baca Lengkapnya

Tindak Asusila di PNJ: Cermin Ruang Aman Perempuan

Pada awal Juni 2026, dugaan tindakan asusila sesama jenis antara mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) dan pihak eksternal mengejutkan publik. Pihak kampus dan mahasiswa bergerak cepat merespons, memergoki, lalu memproses insiden tersebut secara hukum. Ruang akademik seharusnya menjadi mimbar nalar kritis. Namun, tiba-tiba menjadi sorotan tajam karena gagal menyaring eksploitasi dan tindakan amoral dari pihak…

Baca Lengkapnya

Tidak Sibuk, Tidak Bernilai? Saat Kesibukan Menjadi Standar

“Lagi sibuk apa sekarang?”. Kalimat itu mungkin sudah terdengar akrab di telinga mahasiswa. Saat bertemu teman, topik mengenai lomba, organisasi, kepanitiaan, magang atau berbagai aktivitas lain sering muncul dalam percakapan. Banyak orang menganggap hal tersebut sebagai obrolan biasa. Namun, kebiasaan saling menanyakan kesibukan sebenarnya menunjukkan sebuah fenomena yang dapat menimbulkan keraguan. Tanpa sadar, banyak mahasiswa…

Baca Lengkapnya

Perempuan dalam Islam: Agama atau Budaya Patriarki?

Perdebatan mengenai posisi perempuan dalam Islam masih sering muncul di tengah masyarakat. Tidak sedikit orang yang menganggap bahwa berbagai pembatasan terhadap perempuan, seperti akses pendidikan, kesempatan berkarier, atau keterlibatan dalam ruang publik, merupakan bagian dari ajaran agama. Akibatnya, muncul anggapan bahwa Islam tidak mendukung kesetaraan gender dan cenderung menempatkan perempuan pada posisi yang lebih rendah…

Baca Lengkapnya

Kesetaraan Gender dalam Islam: Satu Jiwa, Dua Fisik

Pernahkah kalian menemukan potongan hadis saat sedang scrolling media sosial yang berbunyi kira-kira: “perempuan kekurangan akal”, “Allah menciptakan perempuan dari tulang rusuk laki-laki yang bengkok”, atau bahkan “kebanyakan penghuni neraka adalah perempuan”. Padahal, kesetaraan gender dalam Islam sangat jelas dari konsep nafs wahidah. Sebagai sesama perempuan, kita sering merasa dada sesak ketika membaca kutipan itu…

Baca Lengkapnya

Suara Perempuan yang Hilang di Tengah Krisis Iklim

Krisis iklim sering dipahami sebatas persoalan lingkungan yaitu tentang banjir, kekeringan, cuaca ekstrem, atau suhu bumi yang terus meningkat. Pembahasannya pun kerap berfokus pada kerusakan alam, tanpa pernah benar-benar melihat dampaknya terhadap manusia secara lebih mendalam. Padahal, di balik perubahan lingkungan tersebut, ada persoalan lain yang tak kalah serius yaitu mengenai ketimpangan sosial yang semakin…

Baca Lengkapnya

Maskulinitas di Balik Megahnya Industri Jepang

Ketika seorang kawan pria kembali dari perantauan dengan modal usaha ratusan juta, respons kolektif masyarakat kita hampir selalu berpola seraga. “Wah, sudah jadi pria sukses sekarang, benar-benar laki-laki sejati“. Riuh tepuk tangan, decak kagum, dan puja-puji sosial langsung menyergap ruang dengar masyarakat. Di kampung halaman, ia seketika naik kelas menjadi barometer keberhasilan baru karena berhasil…

Baca Lengkapnya
Standar Kecantikan

Ketika Media Sosial Mendefinisikan Kecantikan Perempuan

Di era digital, media sosial tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga membentuk cara pandang masyarakat terhadap berbagai hal, termasuk kecantikan. Setiap hari, media sosial menyuguhkan jutaan perempuan foto dan video yang menampilkan wajah mulus tanpa noda, tubuh langsing, kulit cerah, serta penampilan yang tampak sempurna. Sekilas, konten-konten tersebut terlihat menghibur atau menginspirasi. Namun, di…

Baca Lengkapnya

Siti Mawarni dan Bayang-Bayang Narkotika di Sumatra Utara

Masyarakat mengenal Sumatra Utara melalui keindahan Danau Toba dan kekayaan budayanya. Namun, di balik pesona tersebut, persoalan narkotika terus mengusik kehidupan sosial. Peredaran narkotika semakin meluas dan meninggalkan dampak yang sulit masyarakat hilangkan. Ancaman itu tidak hanya muncul di pusat kota, tetapi juga menjangkau lingkungan yang sebelumnya tampak tenang dan bersahaja. Persoalan ini bukan lagi…

Baca Lengkapnya