Kesetaraan Gender di Indonesia: Antara Realitas dan Harapan

Kesetaraan gender telah lama menjadi isu yang berbagai kalangan bahas. Meskipun masyarakat sering memperbincangkan isu ini, persoalan kesetaraan gender masih sangat relevan dalam kehidupan masyarakat Indonesia saat ini. Di satu sisi, masyarakat semakin menyadari bahwa laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama. Namun, di sisi lain, masyarakat masih menunjukkan berbagai perlakuan yang membuktikan bahwa mereka…

Baca Lengkapnya

Pendidikan Bukan Sekadar Pilihan Perempuan

Setiap manusia, baik laki-laki maupun perempuan, memiliki hak dasar untuk memperoleh pendidikan. Melalui pendidikan, seseorang dapat mengembangkan potensi, memperluas wawasan, dan meningkatkan kualitas hidupnya. Namun, dalam kenyataannya masih ada sebagian masyarakat yang menganggap bahwa pendidikan bagi perempuan tidak terlalu penting dibandingkan laki-laki. Anggapan tersebut tentu tidak sesuai dengan perkembangan zaman saat ini. Perempuan memiliki hak…

Baca Lengkapnya

Persepsi Feminitas dan Maskulinitas

Pasti bukan hal asing lagi bagi kita melihat seorang perempuan berpenampilan layaknya laki-laki atau sering kita sebut sebagai tomboi. Tidak jarang persepsi yang muncul dari orang yang melihatnya sebagai sebuah penampilan yang tampak mandiri dan keren. Beda cerita saat ada laki-laki yang menggunakan gaya perempuan, mulai dari sifatnya, penampilan, gaya bicara, dan barang-barang yang dia…

Baca Lengkapnya

Kesetaraan Gender dalam Sepak Bola

Kesetaraan gender merupakan prinsip yang menekankan bahwa setiap individu, baik laki-laki maupun perempuan, memiliki hak, kesempatan, dan perlakuan yang sama dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk olahraga. Salah satu cabang olahraga yang masih menghadapi tantangan dalam mewujudkan kesetaraan gender adalah sepak bola. Selama bertahun-tahun, sepak bola sering dipandang sebagai olahraga yang identik dengan laki-laki sehingga partisipasi…

Baca Lengkapnya

Pengadilan Publik pada Peran Ibu: Membongkar Mom Shaming

Kehidupan berumah tangga tidak lepas dari peranan seorang perempuan atau Ibu.  Ia adalah pondasi dalam sebuah keluarga yang sering kali perannya memicu tekanan sosial. Seperti umumnya dalam sebuah keluarga ia bertanggung jawab merawat, mendidik, dan membesarkan seorang anak. Sementara Ayah menjalankan kewajibannya memberi nafkah dan memenuhi kebutuhan rumah tangga. Merawat anak tidak lain menjaganya, memastikannya…

Baca Lengkapnya

Mengkritisi Narasi Single Mom, Belajar dari Alam Liar

Istilah single mom biasanya merujuk pada para perempuan yang memiliki tanggung jawab ganda untuk merawat, mengasuh, dan membesarkan anak tanpa dukungan seorang suami atau ayah di sampingnya. Tulisan ini tidak hanya memaknai single mom sebagai perempuan yang bercerai atau ditinggal meninggal suaminya, tetapi juga menyoroti fenomena “ayah yang hadir tapi absen secara figur”, yang mana…

Baca Lengkapnya

Gender dan Kesetaraan dalam Kehidupan Masyarakat Modern

Gender merupakan konsep sosial yang menjelaskan peran, tanggung jawab, hak, serta harapan masyarakat terhadap laki-laki dan perempuan. Ia berbeda dengan jenis kelamin (sex) yang bersifat biologis dan sudah Tuhan tentukan sejak lahir. Pun ia terbentuk oleh konstruksi sosial dengan perkembangan zaman dan kondisi masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep ini memengaruhi berbagai aspek kehidupan, seperti Pendidikan,…

Baca Lengkapnya

Kesetaraan Gender dalam Islam: Satu Jiwa, Dua Fisik

Pernahkah kalian menemukan potongan hadis saat sedang scrolling media sosial yang berbunyi kira-kira: “perempuan kekurangan akal”, “Allah menciptakan perempuan dari tulang rusuk laki-laki yang bengkok”, atau bahkan “kebanyakan penghuni neraka adalah perempuan”. Padahal, kesetaraan gender dalam Islam sangat jelas dari konsep nafs wahidah. Sebagai sesama perempuan, kita sering merasa dada sesak ketika membaca kutipan itu…

Baca Lengkapnya

Patriarki dan Peran Domestik

Membahas mengenai patriarki tak pernah lelah untuk terbicarakan dari waktu ke waktu sejak dulu. Praktik budaya yang mengakar kuat dalam suatu masyarakat yang terakibatkan oleh cara pandang terhadap peran antara laki-laki dan perempuan. Laki-laki bertempat sebagai pihak dominasi kekuasaan terhadap perempuan dalam suatu kelompok sosial. Sedangkan pihak perempuan selalu menjadi kaum yang tidak terbiarkan menyuarakan…

Baca Lengkapnya

Laki-Laki, Nafkah, dan Kuasa

Saya tumbuh dalam lingkungan keluarga yang masih memegang kuat budaya patriarki. Sejak kecil, saya melihat ayah memosisikan diri sebagai seseorang yang kuat dan pemegang kuasa utama. Beliau telah bekerja keras mencari nafkah dalam keluarga. Sementara ibu, mengerjakan seluruh pekerjaan domestik di rumah secara mandiri. Masyarakat menganggap memasak, mencuci, membersihkan rumah, dan mengurus keluarga sebagai kewajiban…

Baca Lengkapnya

Perempuan Menanggung Beban Sosial

Di tengah narasi kemajuan zaman yang terus terelu-elukan, perempuan justru masih berjalan dengan beban yang nyaris tak pernah benar-benar selesai. Mereka selalu terdorong untuk berpendidikan tinggi, mandiri secara ekonomi, dan aktif di ruang publik. Namun di saat yang sama, ia juga tetap tertuntut sempurna dalam ruang domestik mengurus rumah, melayani keluarga, dan menjadi ibu yang…

Baca Lengkapnya

Derajat Sama, Beban tak Pernah Setara

Sejak kecil, banyak perempuan sudah akrab dengan kalimat, “perempuan itu tempatnya di dapur”. Kalimat tersebut terulang-ulang seolah menjadi hukum alam. Ironisnya, ketika perempuan itu tumbuh dewasa, pertanyaan yang datang justru berubah “sudah kerja belum?”. Di sisnilah letak kontradiksi sosial yang sering luput kita sadari. Perempuan mendapat kewajiban masuk dapur, pun tertuntut bekerja. Sementara laki-laki, sejak…

Baca Lengkapnya

Mencari Ruang Kisah Perempuan

Setiap perempuan, hidup dengan kisah masing-masing. Kisah yang tidak selalu terceritakan, tetapi terasa dari cara mereka berjalan, tertawa, atau bahkan diam. Di balik langkah-langkah kecil itu, ada batas-batas tak terlihat yang sering membuat dunia terasa sempit. Batas yang tidak tertulis, tetapi begitu kuat memengaruhi cara perempuan memandang diri dan tempatnya di kehidupan ini. Sejak kecil,…

Baca Lengkapnya
Kesetaraan Gender

Mewujudkan Kesetaraan Gender

Kesetaraan gender merupakan salah satu hal yang tak asing lagi di telinga kita. Bahkan frasa itu sering terbincangkan di berbagai negara, terutama di Indonesia. Salah satu halnya mengenai soal kesetaraan pendidikan. Di zaman modern seperti saat ini, akses pendidikan telah mengalami peningkatan yang signifikan. Di balik peningkatan tersebut, ternyata terdapat banyak hambatan serta tantangan yang…

Baca Lengkapnya
Feminismer

Feminisme: Jalan Menuju Kesetaraan Perempuan

Sejak kecil, saya selalu mempertanyakan hal-hal yang menurut saya tidak adil di dunia ini. Saya mempertanyakan kenapa saat ada pertemuan (terutama di desa) hanya laki-laki yang berada di depan, duduk di kursi, dan kepentingannya terutamakan? Mengapa perempuan harus duduk di belakang, menyiapkan semua keperluan laki-laki, dan kepentingannya selalu terakhirkan? Bukankah seharusnya menyiapkan segala sesuatu bersama-sama?…

Baca Lengkapnya