Generasi Sandwich: Dilema Anak Muda Menanggung Hidup Orang Tua dan Anak

Di tengah gejolak ekonomi global dan meningkatnya biaya hidup di Indonesia, sebuah istilah semakin relevan terdengar di kalangan usia produktif. “Generasi Sandwich” namanya. Istilah ini merujuk pada kelompok individu umumnya berusia 25 hingga 45 tahun yang berada di antara dua lapisan tanggung jawab: merawat orang tua yang telah lanjut usia sekaligus membesarkan anak-anak mereka Istilah “sandwich”…

Baca Lengkapnya

Dilema Identitas: Alumni Santriwati dan Arus Pergaulan Kampus

Sejauh ini, apakah para alumni pondok pesantren masih aman dalam menjaga identitasnya di dunia perkuliahan? Baru beberapa bulan setelah menjadi mahasiswa baru, banyak di antara mereka yang mulai merasakan perubahan. Kebiasaan yang dulu begitu mereka jaga; mendengar azan segera berwudu, menjaga salat berjamaah, menutup aurat, hingga membatasi interaksi lawan jenis perlahan mulai bergeser. Ada yang…

Baca Lengkapnya

Cantik Bukan Segalanya, Salihah Pilihan Utama

Sumber Gambar: tebuireng.online Sekarang ini, banyak orang menilai perempuan dari penampilannya. Wajah cantik dan tubuh ideal sering teranggap sebagai ukuran utama dalam menilai seseorang. Tapi dalam Islam, kecantikan fisik bukanlah segalanya. Yang lebih penting adalah hati yang baik, akhlak yang mulia, dan ketakwaan kepada Allah. Dalam memilih pasangan hidup, Rasulullah ﷺ mengajarkan agar kita tidak…

Baca Lengkapnya
Perempuan Murung

Menyingkap Hadis Mayoritas Perempuan Penghuni Neraka

Hadis merupakan sumber hukum Islam kedua setelah Al-Qur’an. Sebagai muslim sudah pasti kita harus mempelajari dan mengamalkan hadis dengan baik dalam makna pemahaman tekstual maupun kontekstual. Akan tetapi, sebelum kita mengamalkannya, kita mesti memastikan terlebih dahulu bagaimana kualitas sanad dari hadis tersebut. Apakah terpastikan kesahihan sanadnya maka kebenaran hadis lanjut pada kritik makna atau matannya….

Baca Lengkapnya

Paradigma Pembangunan Mengabaikan Perempuan (Isu Perempuan di Kepulauan Karimunjawa)

Sumber Gambar: greennetwork.id Pembangunan ekonomi di Indonesia sering kali mengabaikan perempuan sebagai subjek aktif dalam pengelolaan lingkungan dan ekonomi. Ketidaksetaraan gender dalam paradigma pembangunan telah menciptakan ketimpangan yang merugikan perempuan dan lingkungan. Dominasi laki-laki dalam kebijakan pembangunan menyebabkan eksploitasi sumber daya alam yang tidak berkelanjutan, dengan dampak yang sangat terasa di wilayah-wilayah konservasi seperti Kepulauan…

Baca Lengkapnya

Kuliah: Bukan Hanya Mengejar Nilai

Bagi sebagian mahasiswa, masa kuliah adalah saat yang tepat untuk mengejar prestasi, memperluas relasi, dan merancang masa depan. Nilai akademik menjadi ukuran keberhasilan, sementara berbagai kegiatan kampus menjadi tempat untuk mengembangkan potensi diri. Namun, kenyataannya tidak selalu berjalan sesuai dengan gambaran tersebut. Di sisi lain, ada mahasiswa yang harus menjalani kehidupan yang cukup rumit dan…

Baca Lengkapnya

Rasimah Ismail: Penentang Kolonialis dari Minangkabau

Rasimah Ismail menjadi salah satu tokoh perempuan yang memberontak dan menentang kolonialisme Belanda di wilayah Sumatera Barat. Perempuan yang lahir pada tahun 1912 di Jambu Air, Fort de Kock (sekarang Bukittinggi) adalah etek (bibi) dari penyair flamboyan Taufik Ismail. Ketika usia 7 tahun, Rasimah masuk ke Volkschool (Sekolah Desa). Setamat dari Sekolah Desa, Rasimah melanjutkan…

Baca Lengkapnya

Nurhayati Subakat dan Humanisme Pengusaha

Sumber Gambar: detik.com Di balik kesuksesan Wardah, merek kosmetik terbesar di Indonesia, ada sosok perempuan yang bukan hanya pengusaha, tetapi juga pemimpin bervisi kemanusiaan. Nurhayati Subakat, pendiri Paragon Corp, tidak sekadar membangun bisnis untuk meraih keuntungan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai yang membuat perusahaannya memiliki dampak sosial yang luas. Dunia bisnis sering kali hanya berorientasi pada…

Baca Lengkapnya

Erna Witoelar: Menjaga Konsumen, Mengembangkan Walhi

“Iklan di beberapa stasiun televisi berdampak pada dorongan tumbuhnya konsumerisme.” Erna Witoelar Seorang perempuan kerap tampil dalam forum nasional maupun internasional membicarakan masalah lingkungan hidup itu bernama Erna Witoelar. Ia menjadi satu dari sekian pendiri Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), sebuah organisasi gerakan lingkungan hidup terbesar di Indonesia. Di samping aktif di Walhi, ia pun…

Baca Lengkapnya
Aktivisme Mahasiswa

Etika Aktivisme Mahasiswa di Era Media Sosial

Mahasiswa adalah generasi muda yang terharapkan mampu mewujudkan cita-cita bangsa. Dalam kehidupan yang berbangsa dan bernegara mahasiswa memegang penting sebagai agent of change (agen perubahan). Munculnya mahasiswa generasi Z sering kali terkaitkan dengan kata-kata “mental lemah” atau “generasi stroberi”, generasi baru yang tumbuh sebagai bagian dari dunia digital mereka di akses penuh terhadap teknologi sejak awal…

Baca Lengkapnya

Siti Khadijah: Cerminan Perempuan Karier di Masa Rasulullah

Siti Khadijah masyhur kita kenal sebagai seorang muslimah, sosok agung istri pertama Rasulullah saw. Terkenal karena kemuliaan akhlak, kecerdasan berdagang, dan keteguhan imannya. Di masa ketika perempuan sering teranggap lemah dan terbatas ruang geraknya, Khadijah hadir sebagai sosok yang mematahkan pandangan itu. Beliau bukan hanya istri yang setia, tetapi juga pengusaha sukses yang banyak kalangan…

Baca Lengkapnya
Lee Ji Eun

IU sebagai Role Model: Konsistensi, Kerja Keras, dan Pengaruh Dunia Hiburan Korea

Ketika berbicara industri hiburan Korea Selatan, nama IU atau bernama asli Lee Ji Eun menjadi salah satu figur masyhur. Dia terkenal bukan hanya sebagai penyanyi solo dengan suara khas dan lagu penuh makna, tetapi juga sebagai aktris berbakat serta sosok inspiratif. Kehadirannya di dunia hiburan menandai sebuah perjalanan panjang tentang bagaimana konsistensi, kerja keras, dan…

Baca Lengkapnya

Menimbang Kembali Peran Pendidikan Agama Islam di Tengah Krisis Moral

Belakangan ini, persoalan krisis moral semakin sering menjadi perhatian masyarakat. Berbagai kasus yang terjadi seperti perundungan, kekerasan, dan rendahnya sikap menghormati orang lain, sehingga menyebabkan lunturnya nilai kejujuran menunjukkan bahwa yang masyarakat hadapi di era modern bukan hanya teknologi dan kemajuan ilmu pengetahuan digital. Namun juga menyangkut kualitas moral manusia. Memang betul kemajuan zaman telah…

Baca Lengkapnya

Perempuan dan Standar yang Tak Pernah Selesai

Menjadi perempuan sering kali hidup berdampingan dengan berbagai standar yang terus berubah. Sejak kecil, perempuan sudah mengenal banyak aturan yang mengatur cara berpakaian, berbicara, hingga bersikap. Orang tua sering mengajarkan anak perempuan menjadi pribadi yang sopan, lembut, dan penurut. Ketika memasuki masa remaja, standar yang harus memenuhi mereka semakin bertambah. Masyarakat mulai menuntut perempuan terkait…

Baca Lengkapnya

Kesetaraan Gender di Tengah Stereotipe

Masyarakat sering membicarakan mengenai isu kesetaraan gender, baik di media sosial, lingkungan kampus, maupun diskusi publik. Namun, masih banyak orang yang menganggap bahwa kesetaraan gender hanya berkaitan dengan perjuangan perempuan untuk mendapatkan hak yang sama dengan laki-laki. Padahal, kesetaraan gender juga menuntut masyarakat untuk membebaskan laki-laki dan perempuan dari berbagai stereotipe yang membatasi mereka. Salah…

Baca Lengkapnya