Makan Bergizi Gratis

MBG, Kesetaraan, dan Kontras Perilaku Siswa Madrasah: Sebuah Analisis Sosiologis

Institusi pendidikan, tak terkecuali madrasah, seringkali menjadi cermin tempat norma-norma sosial. Termasuk konsep tentang kesetaraan gender terinternalisasi kepada siswa sebagai bagian norma yang oleh otoritas pendidikan bentuk. Sebuah fenomena observasional yang menarik muncul dari pola kerja sama siswa dalam tugas logistik MBG. Makudnya, mengacu pada kegiatan pemindahan benda untuk kepentingan bersama. Peristiwa itu menunjukkan adanya kontras perilaku…

Baca Lengkapnya
Diri Sendiri

Menjadi Perempuan Tangguh dan Lembut

Menjadi perempuan sering kali berarti hidup di antara dua dunia yang tampak bertolak belakang, yaitu dunia kelembutan dan ketangguhan. Sejak kecil, perempuan mendapat ajaran bersikap halus, penuh empati, dan menjaga perasaan orang lain. Namun, seiring bertambahnya usia, dunia menuntutnya untuk menjadi kuat, berani, dan tegas menghadapi relitas hidup yang tak selalu ramah. Di titik inilah,…

Baca Lengkapnya
Keluarga

Keluarga: Sekolah Pembentuk Nilai Kehidupan

Pernahkah kita menyadari bahwa tempat paling tenang di dunia bukanlah pantai, gunung, atau taman kota, melainkan rumah yang terisi orang-orang yang kita cintai? Di sanalah tawa dan tangis berbaur, tempat kita belajar menerima kekurangan, dan tempat mengenal cinta yang tidak pernah menuntut imbalan. Namun, sayangnya dalam hiruk-pikuk kehidupan modern, banyak dari kita yang lupa, keluarga…

Baca Lengkapnya
Self Love

Self-Love dan Perisai Mental Perempuan

Pernah dengar istilah self-love? Mengapa hal ini erat kaitannya dengan perempuan?  Istilah self-love yang sering kita dengar bukan hanya slogan atau kata-kata manis di ruang digital. Ini merupakan salah satu bentuk kesadaran dan penerimaan diri yang terpromosikan. Secara harfiah, self-love berarti mencintai diri sendiri. Konsep mencintai diri sendiri bukan berarti narsis atau egois. Sebaliknya, ini adalah suatu cara menghargai diri…

Baca Lengkapnya
Kepemimpinan Perempuan

Kepemimpinan Perempuan dan Kesetaraan Gender

Kepemimpinan bukan hanya perihal pemimpin atau cara memimpin, tetapi juga mempengaruhi, mengajak, dan mengarahkan. Semua orang bisa menjadi pemimpin, untuk dirinya sendiri atau orang lain. Lebih dari sekadar memimpin dan memberikan instruksi, pemimpin juga harus bisa menginspirasi, memotivasi, dan mendengarkan anggota tim lainnya. Peran perempuan sebagai pemimpin bisa mendorong kesetaraan gender yang semakin masyarakat perhatikan….

Baca Lengkapnya
Santri

Santri di Era Modern: Antara Tradisi, Perubahan, dan Tantangan Zaman

Peringatan Hari Santri Nasional setiap tanggal 22 Oktober merupakan agenda tahunan yang diperingati oleh seluruh masyarakat, terutama di kalangan pondok pesantren, melalui berbagai kegiatan. Sehingga, peringatan HSN penting untuk direfleksikan dan dijadikan momentum guna menumbuhkan sikap nasionalisme serta menggelorakan semangat kebangsaan. HSN bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan penghargaan terhadap komitmen dan perjuangan kaum santri yang…

Baca Lengkapnya
Realita Mahasiswi

Peraduan Cita, Citra, dan Realita Mahasiswi

Hidup sebagai mahasiswi di era digital bukan hanya soal mengejar gelar sarjana atau menuntaskan tugas akhir. Lebih dari itu, menjadi mahasiswi berarti menjalani perjalanan panjang untuk memahami diri sendiri di tengah benturan antara cita-cita, citra sosial, dan realita kehidupan yang sering kali tak sejalan. Di balik label “mahasiswa aktif”, “agen perubahan”, atau “perempuan berpendidikan”, tersimpan…

Baca Lengkapnya
IPPNU

Langkah Perempuan di IPPNU

Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) bukan sekadar organisasi, melainkan ruang tumbuh bagi perempuan muda yang ingin belajar, berproses, dan berkontribusi. Dari seragam hijaunya, saya belajar banyak hal—bukan hanya tentang kepemimpinan, tapi juga tentang keberanian untuk melangkah dan menginspirasi. Setiap langkah, sekecil apa pun, membawa pelajaran berharga yang membentuk pribadi saya hingga hari ini. Menjadi…

Baca Lengkapnya
Perempuan Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda 2.0: Menyatukan Semangat Kesetaraan Gender

Sepanjang sejarah umat manusia, perempuan seringkali mendapat tempat pada posisi subordinat daripada laki-laki. Budaya patriarki yang kuat, khususnya di bidang politik, memandang laki-laki sebagai pusat kekuasaan dan menempatkan perempuan di ranah domestik. Faktanya, dari sudut pandang antropologis dan filosofis, perempuan memiliki dua pengalaman biologis dan sosial penting yang memberi kedalaman pada pemikiran, perasaan, dan tindakan…

Baca Lengkapnya
Perempuan Karier

Perempuan dan Karier

Apa yang ada di benak orang-orang ketika seorang perempuan memiliki karier? Apakah tampak kuat, pantang menyerah, atau malah seperti mengabaikan peran keluarga? Dahulu, perempuan hanya pantas mengurus rumah tangga dan mendidik anak. Namun, kini seiring perkembangan zaman banyak perempuan berhasil membuktikan kemampuan mereka di berbagai bidang. Misalnya, bidang pendidikan, ekonomi, pemerintah, hingga teknologi. Perubahan ini…

Baca Lengkapnya