Patah Yang Tak Berujung Darah, Mengapa?

Banyak patah menuju entah yang tak terbantah Mengubur mimpi yang tak mungkin sampai Meredam asa penuh dengan amarah Mencibir takdir yang tak pernah berakhir Pikirannya memberontak Relungnya terkoyak Hatinya membara Kuasanya tiada daya Masihkah ada cahaya dalam kelamnya malam? Masihkah ada angin dari gersangnya harapan? Masihkah ada hujan bagi tandusnya kemungkinan? Perempuan itu menadah Berbisik…

Baca Lengkapnya

Najwa Shihab, Inspirasi Generasi Muda

Sumber Gambar: yoona.id Najwa Shihab merupakan salah satu jurnalis paling berpengaruh di Indonesia. Kepiawaiannya dalam mengajukan pertanyaan kritis dan mendalam telah membentuk reputasinya sebagai jurnalis yang berani dan independen. Ia terkenal luas melalui programnya bernama “Mata Najwa”. Ia kerap mewawancarai tokoh-tokoh penting dengan gaya yang tajam dan mendalam. Kemampuannya dalam menggali informasi serta mengungkap berbagai…

Baca Lengkapnya

Nurhayati Subakat dan Humanisme Pengusaha

Sumber Gambar: detik.com Di balik kesuksesan Wardah, merek kosmetik terbesar di Indonesia, ada sosok perempuan yang bukan hanya pengusaha, tetapi juga pemimpin bervisi kemanusiaan. Nurhayati Subakat, pendiri Paragon Corp, tidak sekadar membangun bisnis untuk meraih keuntungan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai yang membuat perusahaannya memiliki dampak sosial yang luas. Dunia bisnis sering kali hanya berorientasi pada…

Baca Lengkapnya
ketua pwnu

Ketua PWNU Jateng Terpilih Berdialog dengan Kepengurusan Demisioner

Nisa.co.id – Ketua PWNU Jateng terpilih, KH. Abdul Ghaffar Rozin yang akrab disapa Gus Rozin bersilaturahim ke kantor PWNU Jateng pada Jumat (8/3). Hadir juga pada acara tersebut adalah Rois Syuriah beserta jajarannya dan Ketua tanfidziyah demisioner. Hadir juga ketua lembaga dan badan otonom (banon) NU yang hadir. Selain silaturahmi, acara tersebut juga termanfaatkan untuk…

Baca Lengkapnya

Pesan Ibu di Tahun Baru

Pergantian tahun sering kali kita rayakan dengan gegap gempita. Dentuman kembang api, meja makan yang penuh hidangan, bebakaran di teras rumah, serta euforia yang seolah menjadi penanda sah berakhirnya tahun 2025 dan mulainya tahun 2026. Namun di tengah hiruk-pikuk perayaan tahun baru, ada satu suara yang sering kali justru terabaikan: suara ibu. Suara yang lembut,…

Baca Lengkapnya
Siti Walidah

Siti Walidah: Perempuan Visioner, Menerobos Batas Zaman 

Sumber Gambar: mediahusbandry.com Ketika kita berbicara tentang tokoh perempuan dalam sejarah Islam di Indonesia, nama Siti Walidah atau yang lebih karib dengan nama Nyai Ahmad Dahlan, seharusnya menjadi salah satu yang paling teringat dan terhormati. Ia bukan hanya seorang istri pendiri Muhammadiyah, tetapi seorang pemimpin pemikiran, pelopor pendidikan, dan pejuang hak perempuan di masa ketika…

Baca Lengkapnya

Fashion Lebaran: Identitas Budaya, Ekspresi Diri

Lebaran menjadi suatu momen yang paling ternanti oleh umat Islam sedunia. Pasalnya, tidak hanya sebagai penanda berakhirnya bulan Ramadan yang penuh berkah, tetapi juga sebagai waktu berkumpul dengan keluarga dan sahabat. Serta ajang untuk memamerkan gaya berbusana. Alhasil bagi sebagian perempuan, fashion di momen ini memegang peran yang lebih dari sekadar penampilan fisik. Ini mencerminkan…

Baca Lengkapnya

Jeratan Pernikahan Dini

Sumber Gambar: freepik.com Beberapa tahun silam, Kabupaten Ponorogo menghadapi tantangan sosial krusial; melonjaknya angka dispensasi perkawinan (pernikahan dini) kalangan pelajar. Peningkatan angka kehamilan di luar nikah tersebut menjadi sorotan serius sekaligus perhatian pemerintah dan masyarakat. Melansir Detiknews, pada tahun 2023, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur mengatakan sebanyak 191 siswi tingkat SMP dan…

Baca Lengkapnya

Menafsir Ulang Megawati: Kepemimpinan, Keberanian, dan Warisan Politik

Megawati Soekarnoputri adalah salah satu tokoh paling kontroversial dan berpengaruh dalam sejarah politik Indonesia. Anak dari Proklamator Indonesia, Bung Karno, tidak hanya mewarisi nama besar ayahnya tetapi juga menghadapi tantangan berat sebagai perempuan yang memimpin di arena politik terdominasi laki-laki. Di tengah derasnya arus patriarki dan ketidakpercayaan terhadap kepemimpinan perempuan, Megawati berani berdiri tegak dan…

Baca Lengkapnya

Tekanan Sosial Melanjutkan Impian Pendidikan

“Masa depan perempuan itu sudah pasti di dapur. Mau berpendidikan atau tidak ujungnya tetap sama. Jadi, buat apa melanjutkan pendidikan?” begitulah kalimat yang sering masyarakat penganut budaya patriarki lontarkan. Lagi-lagi perempuan berhadapan dengan tekanan sosial yang merendahkan martabatnya. Bukankah pendidikan merupakan hak bagi setiap insan tanpa memandang jenis kelamin?Perempuan juga memiliki cita-cita, keinginan untuk berkembang, serta harapan untuk…

Baca Lengkapnya