Pendidikan Perempuan, Kunci Perubahan Dunia

Sumber Gambar: lahatpos.bacakoran.co Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban maju dan berkelanjutan. Namun, dalam sejarah panjang peradaban manusia, pendidikan perempuan sering kali mengalami berbagai hambatan. Hambatan-hambatan ini berasal dari faktor sosial, budaya, keuangan, dan politik. Padahal, pendidikan baginya bukan hanya hak asasi mendasar, tetapi juga kunci dalam menciptakan perubahan positif di berbagai aspek kehidupan. Perempuan memiliki…

Baca Lengkapnya

Aestehtic: Pemberdayaan Perempuan melalui UMKM

“Hidup terlalu keras untuk menjadi perempuan manja” Perjalanan sebagai seorang pemula pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di area kampus Islam membuka banyak dimensi. Salah satunya, dalam proses kegiatan manajerial semacam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga pengendalian atau proses evaluasi sebagai bentuk perbaikan dari jalannya usaha. Melalui penerapan konsep manajerial yang jelas, para pelaku UMKM…

Baca Lengkapnya
Opak

Perempuan Kedung Buni dan Kisah Opak Buatannya

Kedung Buni, sebuah dusun kecil yang sederhana di bilangan Kecamatan Panyingkiran, Majalengka. Di sana, sebagian kecil penduduknya selain menambak ikan, pun mencari penghidupan lewat produksi opak. Makanan khas Priangan berbahan dasar tepung beras, ketan, atau singkong. Saya, selama hampir satu dekade hidup dan kenal dengan ngopak, kegiatan membuatnya. Dalam sepekan, selain membuat pepes ikan atau pindang,…

Baca Lengkapnya

Fast Fashion dan Ilusi Kemewahan

Sumber Gambar: freepik.com Di sebuah pusat perbelanjaan yang penuh pengunjung, seorang remaja perempuan memasuki toko pakaian sangat penuh semangat. Dari deretan pakaian yang terbaru terinspirasi dari gaya selebriti dan influencer media sosial tertata rapi di rak. Harga yang terjangkau membuatnya mudah tergoda untuk membeli beberapa barang tanpa berpikir panjang. Baginya, mengikuti tren fashion bukan sekedar…

Baca Lengkapnya
Feminismer

Feminitas yang Terkikis: Tantangan Moral Perempuan dalam Era Post-Truth

Dalam beberapa dekade terakhir ini, dunia mengalami krisis digitalisasi yang sangat pesat. Dengan begitu, transformasi digital mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia, baik dalam budaya maupun etika sehari-hari. Di tengah perubahan tersebut, perempuan menghadapi tantangan baru, kikisan feminitas, yang belum pernah generasi sebelumnya harapi. Era post-truth, era di mana ketika emosi dan opini pribadi lebih…

Baca Lengkapnya

Rekonstruksi Diri: Membedah Kaitan Trauma Masa Lalu dan Beban Ekspektasi

Pernahkah Anda merasa lelah luar biasa, padahal secara fisik Anda tidak sedang melakukan aktivitas berat? Rasa lelah itu sering bukan berasal dari otot yang bekerja terlalu keras, melainkan dari pikiran yang tak henti mengejar standar kesempurnaan. Dalam buku fenomenal What’s So Wrong About Your Trauma & Expectation (2024) karya Ardhi Mohamad, Esther Lubis mengajak kita menyelami…

Baca Lengkapnya

Xaviera Putri: Menyeimbangkan Karir Kreator Konten dan Pendidikan

Sumber Gambar: haibunda.com Xaviera Putri adalah salah satu sosok inspiratif yang berhasil mencuri perhatian publik, terutama di kalangan generasi muda. Sebagai seorang YouTuber, penulis, dan mahasiswi di Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST), Xaviera telah membuktikan bahwa ia mampu menyeimbangkan karier sebagai kreator konte dengan tanggung jawab akademisnya. Xaviera Putri memulai karirnya sebagai…

Baca Lengkapnya

Musik: Bahasa Universal Menyembuhkan Jiwa

Musik, sejak zaman dahulu hingga digital saat ini, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Bagi saya, musik bukan sekadar hiburan semata, melainkan bahasa universal yang mampu menyatukan hati, menyembuhkan luka, dan menginspirasi perubahan. Dalam esai ini, saya berargumen bahwa musik memiliki transformatif yang tak tergantikan, melebihi batas budaya, bahasa, dan waktu. Berdasarkan pengalaman…

Baca Lengkapnya
ketua pwnu

Ketua PWNU Jateng Terpilih Berdialog dengan Kepengurusan Demisioner

Nisa.co.id – Ketua PWNU Jateng terpilih, KH. Abdul Ghaffar Rozin yang akrab disapa Gus Rozin bersilaturahim ke kantor PWNU Jateng pada Jumat (8/3). Hadir juga pada acara tersebut adalah Rois Syuriah beserta jajarannya dan Ketua tanfidziyah demisioner. Hadir juga ketua lembaga dan badan otonom (banon) NU yang hadir. Selain silaturahmi, acara tersebut juga termanfaatkan untuk…

Baca Lengkapnya

Ibu: Ruang Belajar Pertama Membentuk Masa Depan Anak

Pendidikan sering kali terpahami sebagai proses belajar yang berlangsung di sekolah, lengkap dengan guru, buku, dan ruang kelas. Padahal, sebelum seorang anak mengenal huruf, angka, maupun pelajaran lainnya, ia terlebih dahulu belajar dari rumah. Dalam proses itulah ibu hadir sebagai ruang belajar pertama bagi anak. Dari pengajarannya, anak mengenal kasih sayang, bahasa, sikap, hingga nilai-nilai…

Baca Lengkapnya

Berdandan: Usaha Memulihkan, Merawat Diri

Sumber Gambar: devymua.com Beberapa tahun terakhir, make up (berdandan) telah berkembang menjadi lebih dari sekadar aktivitas mempercantik wajah. Bagi perempuan generasi Z, berdandan bukan lagi hanya tentang memperindah penampilan saja, tetapi sudah menjadi bagian dari rutinitas self-care (merawat diri) dan proses healing (pemulihan) di tengah kesibukan yang semakin kompleks. Melalui berdandan, perempuan tidak hanya belajar…

Baca Lengkapnya

Kartini: Pejuang Kesetaraan dan Pendidikan Kaum Perempuan

Zaman dahulu, perempuan terpandang sangat hina di mata masyarakat, seperti halnya dalam Revolusi Prancis. Perempuan pada masa itu haknya terampas kaum laki-laki. Sampai pada akhirnya kaum perempuan menunjukan eksistensinya dengan melakukan perlawanan untuk mendapatkan hak dan martabat sebagai seorang perempuan. Bahwa kaum perempuan juga berhak hidup selayaknya kaum laki-laki. Dari sinilah emansipasi harus benar-benar terperjuangkan…

Baca Lengkapnya

Memanen Hikmah Anak

Sumber Gambar: freepik.com Seseorang yang, sedari kecil, memiliki segumpal impian itu bernama anak. Di sekolah, mereka terminta mengisahkan impiannya kelak. Setyaningsih dalam Bermula Buku, Berakhir Telepon (2016) mendaraskan definisi, barangkali seseorang yang tak memiliki impian, ia tak pernah merasa menjadi manusia penuh pengharapan sekaligus keputusasaan. Fase kanak-kanak pernah terlewati setiap orang. Segala imajinasi, rasa penasaran, hingga ketakjuban…

Baca Lengkapnya

Gandeng Nisa.co.id, Taman Wacana Adakan Diskusi Bertemakan: Kebebasan Berpendapat

Nisa.co.id – Bahas isu kebebasan pendapat di Indonesia gabungan komunitas dan organisasi Taman Wacana, Solopukaps, dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Sebelas Maret Surakarta menggandeng Nisa.co.id untuk berkolaborasi menggelar Diskusi BERISIK (Bebas Cerita Tanpa Mengusik) dengan tema “Kebebasan Berpendapat: Dulu, Kini, dan Nanti” pada Kamis, (14/12) di Sejajar Space, Surakarta. Kegiatan tersebut menghadirkan dua pemantik,…

Baca Lengkapnya