Pikiran Tidak Mau Diam, Perempuan, dan Overthingking

Tidak semua pikiran bisa berhenti hanya karena seseorang berkata “gak usah dipikirin.” Bagi sebagian orang terutama perempuan pikiran sering kali berjalan tanpa jeda. Hal-hal kecil seperti nada pesan, perubahan sikap seseorang, hingga ucapan yang terlihat sederhana dapat terus terulang di kepala. Hal tersebut ialah overthingking, yaitu kondisi ketika seseorang memikirkan suatu hal secara berlebihan dan…

Baca Lengkapnya

Perempuan dan Peradaban Modern dalam Lingkup Perkawinan

Sejak berabad-abad silam, perempuan telah melebarkan sayapnya tidak hanya berperan dalam ranah domestik tetapi juga mencakup ranah publik. Peran ini dapat kita temukan pada pribadi Ummul Mukminin, Khadijah binti Khuwailid, istri Rasulullah saw. yang berperan sebagai pengusaha sukses. Lantas, melihat konteks saat ini, berkarier dan berperan menjadi istri serta ibu rumah tangga tak terelakkan karena salah satu…

Baca Lengkapnya

Menikah Bukan Balapan: Alasan Gen Z Enggan Terburu-buru Menuju Pelaminan

Belakangan ini, video konten di media sosial sering memenuhi dua hal yang kontradiktif: banyak orang mendambakan pernikahan yang harmonis dan berita pilu tentang perceraian akibat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Bagi Generasi Z (Gen Z), fenomena ini bukan sekadar konsumsi konten digital, melainkan sebuah pukulan realitas yang memicu kecemasan mendalam. Ada pergeseran paradigma yang masif….

Baca Lengkapnya

Pengadilan Publik pada Peran Ibu: Membongkar Mom Shaming

Kehidupan berumah tangga tidak lepas dari peranan seorang perempuan atau Ibu.  Ia adalah pondasi dalam sebuah keluarga yang sering kali perannya memicu tekanan sosial. Seperti umumnya dalam sebuah keluarga ia bertanggung jawab merawat, mendidik, dan membesarkan seorang anak. Sementara Ayah menjalankan kewajibannya memberi nafkah dan memenuhi kebutuhan rumah tangga. Merawat anak tidak lain menjaganya, memastikannya…

Baca Lengkapnya
Standar Kecantikan

Standar Kecantikan Perempuan di Media Sosial

Perkembangan media sosial telah membawa banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam cara perempuan memandang kecantikan. Saat ini, platform seperti Instagram, TikTok, dan Facebook tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga menjadi ruang yang membentuk berbagai tren dan standar sosial. Salah satu peristiwa yang cukup menonjol adalah media sosial yang terus mempromosikan standar cantik melalui…

Baca Lengkapnya

Drama Kesedihan Perempuan

Di tengah masyarakat yang semakin terbuka dalam membicarakan kesehatan mental, masih ada satu persoalan yang sering luput dari perhatian, yaitu kecenderungan meremehkan kesedihan perempuan. Ketika perempuan menangis, mengeluh, atau mengungkapkan kekecewaannya, tidak sedikit orang yang langsung memberi label seperti “terlalu sensitif”, “baper”, atau bahkan “drama”. Akibatnya, masyarakat menganggap emosi yang perempuan ungkapkan sebagai sesuatu yang…

Baca Lengkapnya

Layar Menyala, Kopi Bercerita: Perlawanan Baru Perempuan

Seorang perempuan muda menatap layar ponselnya serius di sebuah sudut kafe yang dipenuhi aroma arabika. Jemarinya menari lincah, bukan sekadar membalas pesan singkat, melainkan sedang menyunting video kampanye tentang kesetaraan gender atau menulis utas mengenai hak-hak pekerja perempuan. Secangkir kopi yang mengepul di hadapannya bukan lagi sekadar pelengkap gaya hidup, ia membakar semangat gerakan yang…

Baca Lengkapnya

Perempuan Muda di Persimpangan Mimpi dan Tuntutan Sosial

Di perguruan tinggi, bangku perkuliahan saat ini tidak lagi sepi dari kehadiran perempuan. Jika kita melihat ke dalam kelas, jumlah mahasiswi bahkan sering kali memadati barisan kursi depan. Mereka adalah generasi yang tumbuh dengan narasi bahwa “perempuan bebas menjadi apa saja”. Namun, jika kita mau duduk sejenak untuk mendengarkan keluh kesah mereka di koridor kampus,…

Baca Lengkapnya

Bolehkah Perempuan Merasa Aman?

Pulang ke rumah setelah matahari terbenam seharusnya menjadi hal yang biasa. Namun, bagi beberapa perempuan, perjalanan pulang sering kali tidak sesederhana itu. Langkah yang cepat, genggaman erat pada ponsel dan kebiasaan menoleh ke belakang menjadi hal yang akrab dalam kehidupan sehari-hari. Bukan karena mereka ingin hidup dalam ketakutan, melainkan karena kewaspadaan telah menjadi bagian dari…

Baca Lengkapnya

Anak Perempuan Pertama dan Tuntutan Selalu Kuat

“Sebagai anak perempuan pertama, jangan cengeng. kamu harus kuat.” Kalimat seperti itu sering terdengar biasa di banyak keluarga. Sebagian orang tanpa sadar membebani mereka melalui kalimat tersebut. Sejak kecil, keluarga dan lingkungan sekitar sering mengharapkan mereka untuk bersikap lebih dewasa, lebih memahami keadaan, dan lebih sering mengalah daripada saudara-saudaranya. Harapan tersebut membuat mereka memikul berbagai…

Baca Lengkapnya

Perempuan di Puncak Kuasa

Ketika sebagian besar masyarakat masih memperdebatkan kelayakan perempuan dalam memimpin, Sherly Tjoanda Laos justru telah membuktikan kemampuannya dengan menduduki kursi gubernur dan menghadirkan kebijakan nyata, bukan sekadar retorika. Di Indonesia, diskusi tentang keterwakilan perempuan dalam politik jarang beranjak dari tataran wacana. Data, seminar, dan deklarasi terus bermunculan. Namun, laki-laki dari lingkungan politik mapan masih mendominasi…

Baca Lengkapnya

Perempuan dalam Kuasa Media Digital

Bagaimana jika selama ini perempuan tidak benar-benar menjadi diri sendiri di media sosial? Sekilas pertanyaan itu terdengar berlebihan. Bukankah setiap orang bebas mengunggah apa pun yang mereka inginkan? Bukankah media sosial memberi ruang bagi perempuan untuk berbicara, berkarya, dan tampil di publik? Namun, mengapa semakin banyak perempuan mengikuti standar tertentu agar orang lain menerima dan…

Baca Lengkapnya

Saat Kuat Menjadi Identitas

Anak pertama kerap tumbuh di bawah bayang-bayang ekspektasi keluarga. Lingkungan rumah menuntut mereka sejak dini untuk menjadi contoh bagi adik-adiknya. Mereka wajib menunjukkan karakter kuat, bertanggung jawab penuh, serta lihai mengatasi berbagai masalah. Namun, benarkah anak pertama terutama anak pertama perempuan selalu sekuat yang terlihat? Di balik sikap dewasa dan tanggung jawab yang mereka tunjukkan?…

Baca Lengkapnya

Candaan Digital dan Batas Pelecehan

Di era media sosial, ruang komunikasi berkembang begitu cepat. Menganggap kalimat-kalimat yang dahulu tabu kini sering muncul sebagai bagian dari candaan, tren, atau bentuk ekspresi lucu dan santai. Tidak sedikit perempuan maupun laki-laki menggunakan ungkapan bernada sensual demi menarik perhatian, memperoleh respons, atau sekadar mengikuti budaya bercanda di internet. Fenomena ini memunculkan pertanyaan sosial yang…

Baca Lengkapnya

Perempuan di Balik Ketegaran

Masyarakat sering mengenal perempuan sebagai sosok yang lembut, penuh kasih sayang, serta memiliki kepedulian besar terhadap orang-orang di sekitarnya. Di balik kelembutan tersebut, perempuan juga menyimpan ketegaran yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Kehidupan sehari-hari menunjukkan bahwa banyak perempuan menjalani berbagai peran sekaligus dalam keluarga maupun masyarakat. Tanggung jawab tersebut menuntut perempuan untuk mampu…

Baca Lengkapnya