Sumber Gambar: banyuwangikab.go.id

Perempuan dalam Budaya Pesantren

Perkembangan pesantren sebagai lembaga pendidikan di Indonesia menjadi ciri khas tersendiri lewat pengajaran agama yang kental dan melekat. Pesantren tradisional maupun modern keduanya memiliki misi yang sama, sebagai pelopor keilmuan yang melahirkan banyak ilmuan, tokoh, dan pujangga. Sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia, pesantren mempunyai kedudukan tinggi dalam mempengaruhi arus pemikiran yang mewarnai gaya hidup…

Baca Lengkapnya

Pemberdayaan Pendidikan Perempuan Madura: Membangun Generasi Berkualitas

Berbicara perempuan memang tidak akan pernah selesai. Selalu ada bagian-bagian menarik dan begitu seksi untuk menjadi sebuah diskursus. Perempuan yang tangguh, penuh semangat, dan memiliki peran sentral dalam kehidupan sosial dan budaya adalah tema yang selalu relevan. Di berbagai belahan dunia, termasuk Madura, perempuan memainkan peran penting yang sering kali tidak terlihat namun sangat berpengaruh….

Baca Lengkapnya

Praktik Makruf pada Anak Disabilitas di Rumah Pintar Salatiga

Sumber Gambar: republika.co.id Masih terekam di ingatan bagaimana prosesnya awal ingin mengajar ngaji anak-anak disabilitas di Sekolah Rumah Pintar Salatiga. Awalnya sempat ragu dengan kemampuan diri sendiri untuk belajar dengan mereka. Selain baru perdana melihat secara langsung anak disabilitas, juga baru pertama mengajari mereka. Karena itulah, ketika ada permintaan teman untuk membersamai mereka saya pun…

Baca Lengkapnya

PB PMII Adakan Scholarship Incobuator: Merawat Indonesia dengan Ilmu dan Pendidikan

Nisa.co.id – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Bidang Perguruan Tinggi sukses melaksanakan kegiatan Pembukaan Kick-Off PMII Scholarship Incobuator sekaligus Talks Show bertema “Merawat Indonesia dengan Ilmu dan Pendidikan” pada Selasa, 28 November 2023. Kegiatan tersebut merupakan progam prioritas PB PMII Bidang Perguruan Tinggi yang dilaksanakan secara hibrida di Kantor Pusat Pasar Kerja…

Baca Lengkapnya
Tokoh Pahlawan Perempuan Sumber: Nisa.co.id

Mengenal Rasuna Said, Orator Ulung hingga Dewan Pertimbangan Agung

Hajjah Rangkayo Rasuna Said atau H.R. Rasuna Said, memiliki pengaruh besar dalam perjalanan bangsa Indonesia sebagai salah satu tokoh pahlawan perempuan Minangkabau. Bahkan pemerintah, telah mengabadikan namanya sebagai salah satu jalan utama di Jakarta Selatan Ia lahir pada tanggal 14 September 1910 di Nagari Panyinggahan, Maninjau, Sumatera Barat.   Rasuna menempuh pendidikan dasarnya di Sekolah…

Baca Lengkapnya

Peran Perempuan dan Lelaki di Masyarakat

Sumber Gambar: ppkg.lppm.uns.ac.id Sering kali kita  mendengar pembicaraan tentang peran perempuan dan laki-laki di masyarakat, baik di lingkungan pekerjaan, keluarga, maupun sosial. Namun, apakah kita bisa membandingkan peran keduanya? Tentu tidak. Karena keduanya miliki peran masing-masing, yang terpengaruhi oleh faktor, seperti budaya, sejarah, kondisi ekonomi maupun sosial. Sejak dulu, peran lelaki dan perempuan dalam masyarakat sudah…

Baca Lengkapnya

Kartini: Pejuang Kesetaraan dan Pendidikan Kaum Perempuan

Zaman dahulu, perempuan terpandang sangat hina di mata masyarakat, seperti halnya dalam Revolusi Prancis. Perempuan pada masa itu haknya terampas kaum laki-laki. Sampai pada akhirnya kaum perempuan menunjukan eksistensinya dengan melakukan perlawanan untuk mendapatkan hak dan martabat sebagai seorang perempuan. Bahwa kaum perempuan juga berhak hidup selayaknya kaum laki-laki. Dari sinilah emansipasi harus benar-benar terperjuangkan…

Baca Lengkapnya

Melawan Budaya Diam terhadap Kasus Pelecehan Seksual di Kampus

Beberapa waktu terakhir, publik kembali menyoroti dugaan kasus pelecehan seksual yang menyeret nama seorang dosen di lingkungan perguruan tinggi. Peristiwa tersebut memicu gelombang kemarahan sekaligus kekhawatiran besar, terutama di kalangan mahasiswa. Sebagai mahasiswa yang masih aktif menjalani kehidupan akademik, saya memandang persoalan ini bukan lagi sekadar kasus personal, melainkan cerminan rusaknya rasa aman dan nilai…

Baca Lengkapnya

Lelaki Tidak Boleh Menangis

Sejak kecil, kalimat dalam judul sudah menempel ke telinga hampir setiap laki-laki yang lahir di negeri ini. “Jangan menangis, kamu ini kan laki-laki.” Ayah, ibu, kakek, guru, bahkan teman sebaya mengucapkannya. Mereka mengulanginya begitu sering hingga akhirnya kita mempercayainya sebagai kebenaran mutlak. Padahal tidak ada satu pun bukti ilmiah yang menyatakan bahwa air mata adalah…

Baca Lengkapnya

Nurhayati Subakat dan Humanisme Pengusaha

Sumber Gambar: detik.com Di balik kesuksesan Wardah, merek kosmetik terbesar di Indonesia, ada sosok perempuan yang bukan hanya pengusaha, tetapi juga pemimpin bervisi kemanusiaan. Nurhayati Subakat, pendiri Paragon Corp, tidak sekadar membangun bisnis untuk meraih keuntungan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai yang membuat perusahaannya memiliki dampak sosial yang luas. Dunia bisnis sering kali hanya berorientasi pada…

Baca Lengkapnya

Dua Kata, Dua Makna: Kajian Semantik terhadap “Betina” dan “Jantan”

Dua kata, dua makna merupakan gambaran yang tepat untuk menjelaskan penggunaan kata betina dan jantan dalam bahasa Indonesia saat ini. Meskipun secara leksikal kedua kata tersebut sama-sama merujuk pada jenis kelamin makhluk hidup, masyarakat memberikan makna dan nilai yang berbeda terhadap keduanya. Masyarakat sering menganggap kata betina sebagai bentuk penghinaan bilamana tertuju kepada perempuan. Sedangkan…

Baca Lengkapnya
Jatuh Cinta

Ketika Cinta Jadi Beban: Dampak Pacaran bagi Kesehatan Mental Mahasiswa

Masa kuliah adalah babak baru yang paling seru dalam hidup. Ini bukan hanya mengejar SKS, tugas numpuk, atau ngopi sambil nugas sampai Subuh. Lebih dari itu, kuliah adalah ajang besar bagi mahasiswa untuk mencari jati diri, mengerti dunia, belajar tanggung jawab, dan, tentu saja, jatuh cinta. Banyak sekali mahasiswa yang menjadikan pacaran sebagai bagian dari…

Baca Lengkapnya
Pernikahan

Menghindari Zina bukan Alasan untuk Menikah

Pernikahan, bagi sebagian orang, menjadi persimpangan yang membingungkan. Satu sisi, faktor sosial menjadi pengaruh dorongan, sekaligus sisi lain—ekonomi umpamanya—menjadi faktor penghalang. Benar-benar menjadi kelokan arah yang memusatkan kesimpang-siuran dalam mengambil keputusan. Ada kalanya, pernikahan mendapati sekian moralitas dalam suatu agama tertentu. Sebut saja dalam Islam, dari pelbagai-sudut norma-norma itu mengitari pernikahan. Baik-buruk, bagus-jelek, pahala-dosa, dan…

Baca Lengkapnya