Memaknai Awal Tahun: Jalan Sunyi Mahasantri Tashfiyatul Qulub menuju Produktivitas dan Perbaikan Diri

Awal tahun sering kali terpahami sebatas pergantian angka dalam kalender. Orang merayakannya dengan hiruk-pikuk resolusi, pesta, dan harapan-harapan yang terkadang berakhir sebagai wacana kosong. Namun bagi seorang mahasantri Tashfiyatul Qulub, awal tahun seharusnya termaknai lebih dalam: sebagai momentum muhasabah, penjernihan niat, dan peneguhan langkah menuju Allah Swt. Mahasantri tidak hidup dalam ruang hampa. Ia adalah…

Baca Lengkapnya

Perempuan sebagai Madrasah Kehidupan

Perempuan, terutama dalam perannya sebagai ibu, sering mendapat sebutan sebagai madrasah pertama bagi anaknya kelak. Istilah ini bukan sekadar ungkapan indah, tetapi menggambarkan kenyataan bahwa pelajaran pertama tentang kehidupan, akhlak, bahasa, rasa aman, hingga cara memandang dunia, semuanya bermula dari perempuan yang merawat dan membesarkan seorang anak. Di pangkuan seorang ibu, ilmu pertama tertulis bukan…

Baca Lengkapnya

It’s Okay Not to Be Okay: Keberanian Merasa dan Tidak Baik-Baik Saja

“It’s okay to not be okay. It’s okay to cry. You’re not weak for feeling.” Ucapan Moon-young kepada Gang-tae ini bukan hanya sekadar kalimat penghibur, melainkan sapaan lembut bagi jiwa yang terlalu lama menahan air mata. Kalimat sederhana yang menjadi benang merah dari drama It’s Okay Not to Be Okay. Kalimat terdengar seperti pengakuan bahwa tak…

Baca Lengkapnya

Harapan di Tahun Baru: Pendidikan Perempuan sebagai Jalan Perubahan

Pergantian tahun selalu membawa optimisme. Tahun baru seakan memberi ruang harapan, memperbaiki, dan memulai kembali. Namun bagi banyak perempuan, terutama dalam konteks pendidikan, harapan itu sering kali berjalan lebih lambat daripada perubahan kalender. Tahun boleh berganti, tetapi tantangan yang perempuan hadapi dalam mengakses pendidikan kerap tetap sama. Pendidikan sering tersebutkan sebagai pondasi utama kemajuan bangsa….

Baca Lengkapnya

Pesan Ibu di Tahun Baru

Pergantian tahun sering kali kita rayakan dengan gegap gempita. Dentuman kembang api, meja makan yang penuh hidangan, bebakaran di teras rumah, serta euforia yang seolah menjadi penanda sah berakhirnya tahun 2025 dan mulainya tahun 2026. Namun di tengah hiruk-pikuk perayaan tahun baru, ada satu suara yang sering kali justru terabaikan: suara ibu. Suara yang lembut,…

Baca Lengkapnya
Pesantren Demo

Di Tepi Citra Pesantren

Beberapa bulan lalu, publik terhebohkan oleh berbagai kasus yang melibatkan oknum santri maupun guru pesantren. Berita-berita itu datang bertubi-tubi, bukan tentang prestasi atau pencapaian membanggakan seperti yang biasa kita dengar. Melainkan kontroversi yang memperburuk citra lembaga pendidikan Islam itu—yang selama ini terkenal religius, disiplin, dan berperan penting dalam pembinaan moral. Serangkaian kasus tersebut membuat nama…

Baca Lengkapnya
Identitas Hijab

Menentang Stereotipe Perempuan Berhijab

Muslimah yang berhijab dalam pandangan khalayak umum, apalagi di era modern dengan teknologi dan media sosial, dapat juga menjadi tolak ukur orang menilai kepribadiannya. Sebagaimana dalam konteks sosial cara mereka berkomunikasi dan menjaga pandangan sebagai umat Islam yang seharusnya tetap menjaga marwah seorang perempuan. Di era modern ini, di mana teknologi dan media sosial seperti…

Baca Lengkapnya
Lifestyle Pendidikan

EduSis: Saat Perempuan Gen Z Merancang Pendidikan jadi Gaya Hidup

Di era digital yang serba cepat, perempuan Gen Z tengah membuktikan jika pendidikan bukan hanya kewajiban, tapi sudah jadi bagian dari gaya hidup. Istilah “EduSis” cocok untuk menggambarkan fenomena ini. Jika dulu belajar teranggap beban, sekarang banyak perempuan muda justru menganggap menimba ilmu itu keren, prestisius, bahkan setara dengan mengikuti tren fesyen atau beauty. Perempuan…

Baca Lengkapnya

Rekonstruksi Diri: Membedah Kaitan Trauma Masa Lalu dan Beban Ekspektasi

Pernahkah Anda merasa lelah luar biasa, padahal secara fisik Anda tidak sedang melakukan aktivitas berat? Rasa lelah itu sering bukan berasal dari otot yang bekerja terlalu keras, melainkan dari pikiran yang tak henti mengejar standar kesempurnaan. Dalam buku fenomenal What’s So Wrong About Your Trauma & Expectation (2024) karya Ardhi Mohamad, Esther Lubis mengajak kita menyelami…

Baca Lengkapnya
Maria Ulfah Anshor

Maria Ulfah Anshor: Kepedulian pada Perempuan dan Anak

Maria Ulfah Anshor, perempuan berdarah Indramayu Jawa Barat lahir pada 15 Oktober 1960. Beliau terlahir dari keluarga yang agamis nan sederhana, beliau merupakan anak sulung dari lima bersaudara. Semasa kecilnya sangat kental dengan dunia keagamaan sebab sang ayah merupakan penggerak kegiatan musala serta Madrasah Yapin Kertasemaya. Selain itu, sang ibunda juga penggerak perempuan di desa…

Baca Lengkapnya

Moderasi Beragama Berbasis Lingkungan: Upaya Menangkal Radikalisme Remaja

Perkembangan teknologi digital membuat arus informasi mengalir tanpa batas. Remaja sebagai pengguna aktif media sosial menjadi kelompok yang paling rentan terpapar berbagai narasi, termasuk konten bernuansa intoleransi dan ekstremisme. Tanpa pemahaman keagamaan yang seimbang, informasi tersebut dapat membentuk pola pikir sempit dan mendorong sikap radikal. Oleh karena itu, butuh pendekatan yang tidak hanya menanamkan nilai…

Baca Lengkapnya
Jatuh Cinta

Ketika Cinta Jadi Beban: Dampak Pacaran bagi Kesehatan Mental Mahasiswa

Masa kuliah adalah babak baru yang paling seru dalam hidup. Ini bukan hanya mengejar SKS, tugas numpuk, atau ngopi sambil nugas sampai Subuh. Lebih dari itu, kuliah adalah ajang besar bagi mahasiswa untuk mencari jati diri, mengerti dunia, belajar tanggung jawab, dan, tentu saja, jatuh cinta. Banyak sekali mahasiswa yang menjadikan pacaran sebagai bagian dari…

Baca Lengkapnya
Fesyen Mahasiswa

Fesyen Mahasiswa: Simulasi Profesionalisme dan Investasi Citra

Perbedaan vibes (citra) yang terpancar dari anak Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) yang mengenakan kemeja rapi dan anak Fakultas Ilmu Tarbiyah (FIT) yang berbusana syar’i bukanlah sekadar masalah kain dan potongan. Kontras ini cerminan dua pendekatan yang berbeda terhadap cara memandang penampilan (fesyen), identitas, dan peran individu di tengah masyarakat. Perbandingan antara kemeja rapi yang…

Baca Lengkapnya
Perempuan Mandiri

Perjalanan Kemandirian Perempuan

Bayangan kadang jadi tempat yang nyaman untuk tempat kita bersembunyi dari tekanan yang ada, tapi bayangan itu menyembunyikan cahaya dalam diri. Sama seperti perempuan Indonesia di masa lalu, mereka terkurung di balik bayangan yang hanya melihat bahwa kaum hawa itu sebagai pelindung api rumah tangga. Mereka tidak ada hak menentukan nasib sendiri, tidak bisa mengejar…

Baca Lengkapnya

Realitas Kuliah Daring: Tantangan, Adaptasi, dan Kualitas Pembelajaran

Seiring dengan perkembangan teknologi, sekarang banyak mahasiswa yang kuliah daring (dalam jaringan). Artinya kuliah tidak harus bertatap muka secara langsung antara seorang dosen dan mahasiswa. Bagi mahasiswa semester awal, sistem ini bisa menjadi pengalaman baru yang menarik, tetapi juga menghadirkan beberapa tantangan. Kuliah daring tidak hanya soal menyalakan laptop dan bergabung ke kelas, tetapi juga…

Baca Lengkapnya