Semangat Membahagiakan Umat, Tekad Melawan sampai Menang

Cirebon – Angin di halaman Episode Kopi pada malam Sukarelawanan lebih terasa karena lengangnya peserta 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan. Namun celah di tengah barisan peserta tidak meredupkan dari para relawan yang hidupnya beririsan dengan bencana, dan dari semangat warga yang bergulat dengan luka lingkungan yang tak membuat mereka pasrah. Tanggal 5 Desember 2025…

Baca Lengkapnya

Fenomena Menunggu Jam Genap untuk Aktivitas

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menjumpai fenomena terkait kebiasaan tentang waktu. Banyak orang memulai aktivitas bukan karena mereka siap tapi ingin waktu menunjukkan angka genap. Misalnya ada seseorang yang ingin mengerjakan tugas pukul 18.53, ia memilih untuk menunggu hingga pukul 19.00 dengan alasan mengikuti jam genap atau agar pas saja. Demikian juga dengan kegiatan lain…

Baca Lengkapnya

Mengukir Makna dalam Ilusi Waktu: Refleksi Mahasiswa di Ruang Akademik

Di dunia kampus, waktu bisa terasa elastis. Perlahan ketika dosen menjelaskan sesuatu yang terlalu abstrak untuk segera terpahami atau melaju cepat ketika tenggat tugas menunggu di depan mata. Di ruang kelas, koridor fakultas, hingga ruang perpustakaan yang senyap, mahasiswa belajar bukan hanya teori dan konsep, tetapi juga bagaimana memahami hubungan antara mereka dan waktu; bahwa…

Baca Lengkapnya
Mahasantri

Mahasiswa dan Santri: Dua Ruang Belajar, Satu Semangat

Mahasiswa dan santri sering dianggap berasal dari dua dunia yang berbeda. Mahasiswa belajar di perguruan tinggi yang penuh dengan teknologi, teori modern, dan suasana yang dinamis. Sementara itu, santri hidup di lingkungan pesantren yang sederhana, teratur, dan sangat lekat dengan nilai-nilai agama. Santri hidup di pondok pesantren terkenal sebagai manusia yang lebih paham agama oleh…

Baca Lengkapnya

Fesyen Mahasiswa: Gaya Mereduksi Kenyamanan

Di era modern ini, apalagi pada dunia perkuliahan, penampilan menjadi sangat penting bagi mahasiswa untuk mengekspresikan identitas kepribadian. Namun, akhir-akhir ini muncul tren fesyen mahasiswa yang lebih mementingkan gaya daripada kenyamanan untuk aktivitas sehari-hari. Hal ini selalu saya lihat dari pilihan outfit mereka yang tidak selalu mendukung aktivitas mereka pada saat di kampus. Mahasiswa seringkali…

Baca Lengkapnya

Membuka Stereotipe Baru Perempuan Masa Lampau

Historiografi Perempuan Mataram (2025) berhasil membuka perspektif baru mengenai peran dan posisi perempuan masa lampau. Perempuan yang acap kali mendapat stereotipe negatif. Sri Lestari bersama rekan-rekannya dalam buku ini menawarkan beberapa pandangan baru dari hasil studinya baru-baru ini. Uniknya, para penulis, membuka perspektif tidak hanya dari satu sudut pandang yang kaku. Lestari, dkk. menyuguhkan—selain dari perspektif…

Baca Lengkapnya

Harlah KOPRI PB PMII: Titik Balik Stagnasi Gerakan Perempuan Indonesia

Jakarta – Perayaan Hari Lahir ke-58 KOPRI PB PMII terselenggara pada 10 Desember 2025 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Acara ini pada momentum yang tepat, ketika gerakan perempuan di Indonesia tampak berjalan di tempat. Di tengah angka kekerasan berbasis gender yang melejit, minimnya representasi perempuan dalam pengambilan keputusan, serta kecenderungan isu perempuan terreduksi menjadi slogan…

Baca Lengkapnya

Perempuan Indonesia di Tengah Jebakan Feminitas dan Patriarki

Indonesia sering bangga menyebut diri sebagai negara ramah pada kesetaraan gender. Statistik Indeks Ketimpangan Gender 2024 turun menjadi 0,421, capaian terbaik beberapa tahun terakhir—yang seakan tampak menjanjikan. Namun, fakta di lapangan berbicara lain. Komnas Perempuan mencatat lebih dari 445 ribu kasus kekerasan sepanjang 2024, meningkat dari tahun sebelumnya. Dan hingga Juli 2025, laporan kekerasan terhadap…

Baca Lengkapnya
Feminismer

Feminitas yang Terkikis: Tantangan Moral Perempuan dalam Era Post-Truth

Dalam beberapa dekade terakhir ini, dunia mengalami krisis digitalisasi yang sangat pesat. Dengan begitu, transformasi digital mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia, baik dalam budaya maupun etika sehari-hari. Di tengah perubahan tersebut, perempuan menghadapi tantangan baru, kikisan feminitas, yang belum pernah generasi sebelumnya harapi. Era post-truth, era di mana ketika emosi dan opini pribadi lebih…

Baca Lengkapnya
Kesetaraan Gender

Mewujudkan Kesetaraan Gender

Kesetaraan gender merupakan salah satu hal yang tak asing lagi di telinga kita. Bahkan frasa itu sering terbincangkan di berbagai negara, terutama di Indonesia. Salah satu halnya mengenai soal kesetaraan pendidikan. Di zaman modern seperti saat ini, akses pendidikan telah mengalami peningkatan yang signifikan. Di balik peningkatan tersebut, ternyata terdapat banyak hambatan serta tantangan yang…

Baca Lengkapnya

Direktorat Kebudayaan UI, Komoenitas Makara, dan Urban Spiritual Indonesia Selenggarakan Haul Gus Dur ke-16

Direktorat Kebudayaan Universitas Indonesia bekerja sama dengan Komoenitas Makara, Urban Spiritual Indonesia, dan panitia Haul Gus Dur Ke-16 menyelenggarakan Majelis Nyala Purnama #8 sekaligus Haul ke-16 K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur. Acara berlangsung di Makara Art Center UI, pada Selasa 9 Desember 2025 pukul 19.30-22.00 WIB. Acara Haul Gus Dur ke-16 ini juga terisi dengan…

Baca Lengkapnya
Karier Perempuan

Perempuan, Pendidikan, dan Impian Karier

Perempuan tidak hanya memiliki peran biologis tetapi juga mampu mengubah dunia dengan bijak sana dan lebut. Namun sangat tersayangkan hampir di seluruh penjuru dunia, perempuan seperti terpenjara dan terjajah. Perempuan jarang mendapat penghargaan, tetapi dia sering memberi dengan tulus. Perempuan terkekang untuk belajar, kecerdasannya sering teranggap sebagai pemberontakan, padahal mereka punya segudang impian karier cemerlang….

Baca Lengkapnya

Musik: Bahasa Universal Menyembuhkan Jiwa

Musik, sejak zaman dahulu hingga digital saat ini, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Bagi saya, musik bukan sekadar hiburan semata, melainkan bahasa universal yang mampu menyatukan hati, menyembuhkan luka, dan menginspirasi perubahan. Dalam esai ini, saya berargumen bahwa musik memiliki transformatif yang tak tergantikan, melebihi batas budaya, bahasa, dan waktu. Berdasarkan pengalaman…

Baca Lengkapnya

Mahasiswa, Bullying, dan Kesehatan Mental

Dalam kehidupan pendidikan tinggi yang semakin kompleks dan meluasnya pengetahuan, mahasiswa menghadapi berbagai tantangan. Tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga sosial dan psikologis. Salah satu isu mutakhir yang menjadi pusat perhatian adalah peristiwa bullying (perundungan). Ini berdampak terhadap kesehatan mental mahasiswa. Meskipun bullying sering terasosiasikan dengan pendidikan dasar dan menengah, kenyataannya praktik ini juga terjadi…

Baca Lengkapnya

Malam Ke-10: Ruang Sembuh dan Tumbuh Bersama WCC Mawar Balqis

Malam 4 Desember 2025, halaman Episode Kopi kembali menjelma ruang yang hangat dan pelan–pelan menyalakan kesadaran. Di kursi pembicara ada Saadah, perempuan berwajah teduh dari Women Crisis Center (WCC) Mawar Balqis. Sebuah organisasi advokasi yang telah tujuh tahun hadir mengawal penyintas kekerasan. Suaranya lirih, namun sorot matanya mantap, seperti ingin mengajak seluruh peserta malam itu…

Baca Lengkapnya