Perempuan, Ruang Digital, dan Radikalisme Kapitalis

Era digital telah membuka peluang yang luas bagi perempuan untuk hadir dan berkontribusi di berbagai ruang sosial, politik, dan ekonomi. Media sosial, platform daring, hingga ruang-ruang komunitas digital menjadi arena baru bagi perempuan untuk bersuara, berkarya, dan memperjuangkan hak-haknya.  Namun, di balik keterbukaan ini, terdapat ancaman tersembunyi yang tak kalah serius: radikalisme kapitalis—sebuah bentuk eksploitasi perempuan…

Baca Lengkapnya

Derita Suratan Perempuan: Menjenguk Cerpen-Cerpen Ahmad Tohari

Kehadiran tokoh dalam cerita sama pentingnya akan kebutuhan manusia terhadap oksigen. Tokoh menjadi titik nadi bergerak atau tidaknya sebuah cerita, termasuk dalam cerita pendek (cerpen) dan karya sastra lainnya. Bahkan, wujud tokoh bisa mengenangkan pembaca pada penciptanya, penulisnya.  Manakala pernah membaca cerita pendek bertokoh Alina atau Sukab, ingatan kita bakal segera terlempar pada Seno Gumira…

Baca Lengkapnya
Ekonomi Perempuan

Kekuatan Ekonomi Perempuan Berbasis PKK

Di berbagai tantangan ekonomi, mulai dari tekanan inflasi, ketidakstabilan pasar, hingga persaingan global yang semakin kompetitif, ada satu kekuatan ekonomi yang sering luput dari perhatian. Yakni ekonomi perempuan berbasis komunitas PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga). Di balik peran domestik dan sosialnya, perempuan Indonesia—terutama yang tergabung dalam PKK—telah terbukti menjadi ujung tombak ekonomi lokal, khususnya melalui pengelolaan…

Baca Lengkapnya

Dua Dunia, Satu Peran: Impresi Roleplay pada Mental Remaja Perempuan

Remaja perempuan di era digital hari ini banyak memanfaatkan media sosial sebagai sarana hiburan sekaligus eksplorasi. Saat ini banyak remaja perempuan yang hidup di dua dunia yang berbeda tetapi saling berhubungan: dunia maya dan nyata (kehidupan sehari-hari). Pengertian ini orang-orang mengenalnya dengan sebutan roleplay. Roleplay adalah suatu kegiatan di mana seseorang memerankan peran lain baik…

Baca Lengkapnya
Roleplay

Mengenali Pengaruh Imajinasi terhadap Kepercayaan Diri

Di era digital, banyak remaja yang memanfaatkan aktivitas online sebagai sarana hiburan sekaligus sarana mengekspresikan diri. Salah satu aktivitas paling populer adalah roleplay, atau ada juga yang menyebutnya RP. Roleplay adalah suatu kegiatan bermain peran sebagai karakter tertentu yang biasa seseorang lakukan melalui interaksi di media sosial. Remaja perempuan menjadi fokus dalam tulisan ini, karena menurut saya kebanyakan dari…

Baca Lengkapnya

Jejak Perempuan Lokal dari Jepara

Tiga tokoh perempuan tangguh yang dahulu mewarnai Jepara memberikan alasan kuat pada perempuan-perempuan Jepara masa kini agar turut menerus-juangkan kiprah ketiganya. Corak kepemimpinan masa Ratu Shima dengan ketegasannya, Ratu Kalinyamat dengan keberaniannya, hingga RA. Kartini dengan kecerdasannya memberikan ruang bagi perempuan untuk menjadikan ketiganya sebagai tolok ukur dalam memimpin, berdaya, dan memiliki daya juang tinggi…

Baca Lengkapnya
Kedekatan Ayah dan Anak

Roleplay dan Fatherless bagi Remaja Perempuan

اَلرِّجَالُ قَوَّامُوْنَ عَلَى النِّسَاۤءِ ۝٣٤ “Kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita” (Q.S An-Nisa: 34) Dalam ayat tersebut, Allah Swt. menegaskan bahwa kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita. Ayat ini menjelaskan peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, melainkan juga sebagai pemimpin, pelindung, dan pendidik dalam keluarga. Maka dari itu, ketiadaan figur ayah—baik fisik…

Baca Lengkapnya
Liburan

Liburan Guru di Rumah Saja: Sebuah Refleksi

Liburan sekolah adalah momen, yang bukan saja murid, tetapi guru pun turut menantinya berbulan-bulan setelah menjalankan tugas mengajar yang padat. Terlebih menjelang akhir semester lewat upacara pembagian rapor, waktu liburan itu seperti sudah amat dekat. Rasanya liburan menjadi self reward yang oleh banyak guru idamkan. Namun, tidak semua guru memilih untuk pergi berlibur ke tempat wisata. Bagi…

Baca Lengkapnya
Opak

Perempuan Kedung Buni dan Kisah Opak Buatannya

Kedung Buni, sebuah dusun kecil yang sederhana di bilangan Kecamatan Panyingkiran, Majalengka. Di sana, sebagian kecil penduduknya selain menambak ikan, pun mencari penghidupan lewat produksi opak. Makanan khas Priangan berbahan dasar tepung beras, ketan, atau singkong. Saya, selama hampir satu dekade hidup dan kenal dengan ngopak, kegiatan membuatnya. Dalam sepekan, selain membuat pepes ikan atau pindang,…

Baca Lengkapnya
Pemerkosaan Massal Mei 1998

Sejarah Berdosa pada Perempuan

Pemerintah saat ini, melalui Kementerian Kebudayaan, tengah melakukan penulisan ulang sejarah Indonesia. Pelbagai macam motif dan alasan menyertai intrik penulisan ulang sejarah ini. Banyak pro-kontra di sana-sini. Para ahli dan pengajar sejarah dari sekian universitas berkumpul mengkaji kebijakan Kemenbud yang ambisius ini.  Kita sadar dan mengerti sesuatu yang “mengulang” itu tak ubahnya kerja dua kali….

Baca Lengkapnya
Pernikahan

Gen Z dan Pernikahan: Prioritaskan Karier atau Komitmen?

Belakangan ini, media sosial ramai memperdebatkan persepsi tentang pernikahan. Fenomena ini menarik perhatian, terutama saat mengaitkannya dengan pola pikir Generasi Z (Gen Z), khususnya perempuan. Perempuan Gen Z cenderung memaknai pernikahan berbeda dari generasi sebelumnya. Banyak orang menunda pernikahan demi mencapai kemapanan pendidikan, karier, dan keuangan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tren penurunan angka pernikahan…

Baca Lengkapnya
Penjual Nasi Goreng

Malam, Maskulinitas, dan Aroma Nasi Goreng: Sebuah Fenomena Sosial

Pembahasan mengenai nasi goreng tentu tidak asing lagi. Salah satu makanan khas Indonesia ini hampir semua kalangan pernah menikmati bahkan mendaku menjadi makanan favorit bagi sebagian orang. Menjelang malam hari, nasi goreng menjelma menjadi makanan yang paling banyak terminati nan terjumpai. Suara ketokan dari spatula ke wajah menjadi penanda bahwa penjual nasi goreng sedang menjalankan misi. Yakni…

Baca Lengkapnya
Perundungan Daring

Perempuan dalam Jeratan Perundungan Daring

Di era digital seperti saat ini, media sosial menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan banyak orang, terutama generasi muda. Sayangnya, bersamaan dengan kemudahan berinteraksi, muncul pula bentuk-bentuk kekerasan baru yang tak kalah berbahayanya alih-alih kekerasan fisik. Salah satunya adalah cyber bullying atau perundungan secara daring, yang dampaknya seringkali orang meremehkannya. Di Indonesia, fenomena ini semakin memprihatinkan,…

Baca Lengkapnya

Aestehtic: Pemberdayaan Perempuan melalui UMKM

“Hidup terlalu keras untuk menjadi perempuan manja” Perjalanan sebagai seorang pemula pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di area kampus Islam membuka banyak dimensi. Salah satunya, dalam proses kegiatan manajerial semacam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga pengendalian atau proses evaluasi sebagai bentuk perbaikan dari jalannya usaha. Melalui penerapan konsep manajerial yang jelas, para pelaku UMKM…

Baca Lengkapnya
Lepas Jilbab

Dilema Identitas: Fenomena Lepas Hijab Pasca Lulus Pesantren

Hijab melambangkan iman dan pengabdian dalam agama Islam, terutama di dalam komunitas pesantren. Para santriwati sering kali mesti menggunakan hijab sebagai bagian dari tradisi, bukan hanya sebagai sebuah kewajiban agama. Namun, adanya fenomena di mana beberapa santriwati, lulusan pesantren, memilih melepasnya setelah menyelesaikan studi mereka memunculkan perdebatan mengenai identitas, kebebasan, dan makna spiritual dari hijab….

Baca Lengkapnya