Broken Strings: saat Senar Hidup tak Lagi Sempurna, tapi Tetap Bersuara

Ada luka yang tak berdarah, tapi sakitnya lebih awet daripada bekas sayatan di kulit. Luka itu sembunyi di ingatan, tumbuh lewat rasa takut yang terpendam, dan sering kali tertutup oleh diam yang orang lain kira sebagai ketegaran. Lewat memoar Broken Strings (2025), Aurelie Moeremans mencoba bicara. Bukan dengan teriakan, tapi dengan suara yang lirih, jujur, dan…

Baca Lengkapnya

Naik Kelas bersama Isra Mikraj: Saat Perempuan Berani Berubah, Berbenah, dan Menggerakkan Keadilan

Isra Mikraj bukan sekadar kisah perjalanan Rasulullah saw. menembus langit. Melainkan peristiwa spiritual yang mengubah cara manusia memandang hidup, iman, dan tanggung jawab sosial. Dari peristiwa inilah salat turun bukan hanya sebagai ritual, tetapi sebagai latihan kesadaran, disiplin jiwa, dan keberpihakan pada nilai keadilan. Dalam konteks kehidupan hari ini, Isra Mikraj adalah undangan untuk naik…

Baca Lengkapnya

Sisi Lain Libur Semester: Mengubah Waktu Luang

Libur semester adalah waktu bagi sebagian besar pelajar untuk “hibernasi“ dari beban tugas dan jadwal pembelajaran yang padat. Istilah self-healing atau “istirahat sejenak” seringkali menjadi pembenaran bagi mahasiswa, salah satunya, untuk menghabiskan waktu liburan mereka dengan sekedar scroll di media sosial. Bayangan tentang kasur empuk, maraton film yang tertunda, dan jadwal pulang kampung yang memenuhi pikiran. Namun, di sisi lain, libur semester memiliki peluang…

Baca Lengkapnya

Beauty Standard vs Realita: Bagaimana Media Membentuk Citra Perempuan

Pernahkah kita menatap cermin setelah melihat foto seseorang di media sosial dan tiba-tiba merasa penampilan kita “kurang”? Atau bertanya-tanya mengapa semua orang di layar terlihat begitu sempurna, sementara kita di dunia nyata punya tekstur kulit, jerawat kecil, atau bentuk tubuh yang jauh dari kata ideal? Pertanyaan-pertanyaan kecil itu sering muncul tanpa kita sadari, seolah media…

Baca Lengkapnya

Forum Kader NU Jateng ke-5 Bahas Strategi Pemberdayaan NU dalam Ruang Masyarakat Sipil

Demak – Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi keagamaan dan sosial terbesar di Indonesia memiliki sejarah panjang dalam membangun dan merawat civic culture di tengah masyarakat. Di berbagai wilayah, warga NU di tingkat akar rumput telah lama hadir. Serta berperan aktif dalam mengisi ruang-ruang sosial yang seringkali belum atau tidak sepenuhnya negara jangkau. Sebagai contoh, penyelenggaraan pendidikan keagamaan,…

Baca Lengkapnya

Ketika Pendidikan Bertemu Perempuan, Lahir Generasi Hebat

Dalam sejarah panjang peradaban manusia, perempuan sering kali bertempat pada posisi yang terbatas. Tidak sedikit masyarakat yang dulu menganggap pendidikan hanya layak untuk laki-laki, sementara perempuan cukup belajar hal-hal dasar untuk mengurus rumah tangga. Pandangan ini perlahan mulai bergeser, seiring tumbuhnya kesadaran bahwa perempuan juga berhak mendapatkan kesempatan yang sama dalam menempuh pendidikan. Bahkan, kini…

Baca Lengkapnya

Seni Tari: Adat bukan Objek Liar

Tari bukan hanya serangkaian gerak tubuh yang terpertontonkan di atas panggung. Ia adalah bahasa kebudayaan, penanda identitas kolektif, serta medium pewarisan nilai-nilai adat dari satu generasi ke generasi berikutnya. Dalam setiap gerak, ritme, dan pola lantai, ia menyimpan narasi sejarah, sistem kepercayaan, serta cara pandang suatu masyarakat terhadap dunia. Namun, realitas hari ini menunjukkan adanya…

Baca Lengkapnya

Birrul Aulād: Tanggung Jawab Orang Tua dalam Menumbuhkan Generasi Beradab

Dalam khazanah Islam, kewajiban berbuat baik (birr) tidak hanya mengalir dari anak kepada orang tua (birrul wâlidain), tetapi juga dari orang tua kepada anak (birrul aulād). Sayangnya, wacana tentang birrul aulād sering kali kalah populer daripada birrul wâlidain. Padahal, Islam meletakkan tanggung jawab besar di pundak orang tua untuk menghadirkan kebaikan, keadilan, dan kasih sayang…

Baca Lengkapnya

Glow Up with Knowledge: Pendidikan Jadi Kunci Perempuan Hebat

Istilah “glow up” biasanya identik dengan perubahan fisik seseorang menjadi lebih menarik, entah dari gaya berpakaian, perawatan diri, sampai kepercayaan diri yang meningkat. Tapi di era sekarang, definisi glow up sudah melebar lebih luas, bukan sekadar soal tampilan luar, melainkan juga tentang isi kepala. Perempuan muda generasi ini makin sadar bahwa kecantikan sejati nggak hanya…

Baca Lengkapnya