Ketika Pendidikan hanya Melahirkan Manusia Administratif

Di tengah maraknya budaya sertifikasi dan gelar akademik, pendidikan modern sedang menghadapi sebuah ironi besar. Banyak orang terlihat unggul di atas kertas, tetapi kesulitan menunjukkan kemampuan nyata dalam kehidupan maupun pekerjaan. Gelar sarjana, sertifikat pelatihan, hingga deretan prestasi akademik sering menjadi ukuran utama keberhasilan seseorang. Padahal, tidak sedikit individu yang memiliki kualifikasi tinggi, tetapi belum…

Baca Lengkapnya

MURI bukan Solusi

Belum genap setahun berlalu, sejak publik gempar oleh kesaksian para mahasiswi UIN Raden Mas Said Surakarta mengenai dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Kasus pada 2025 itu bukan sekadar membuka bobrok ketimpangan relasi kuasa di ruang akademik. Namun juga menunjukkan betapa lambat dan gagapnya birokrasi kampus dalam melindungi…

Baca Lengkapnya

Prilly Latuconsina: Dunia Hiburan dan Prioritas Pendidikan

Prilly Latuconsina adalah salah satu figur publik Indonesia yang menarik perhatian banyak orang. Bukan hanya karena kiprahnya gemilang di dunia hiburan, tetapi juga karena keseriusan dalam menempuh pendidikan tinggi. Sosoknya menjadi inspirasi generasi muda, terutama bagi mereka yang bercita-cita meraih kesuksesan tanpa harus mengesampingkan pentingnya pendidikan. Melalui perjalanan karier dan akademiknya, Prilly menunjukkan bahwa popularitas…

Baca Lengkapnya
aisyah

Bulan Ramadan: Menengok Kisah Wafatnya Aisyah Sang Ummul Mukminin

Sebagian umat Islam memandang bahwa Ramadan merupakan bulan penuh kemuliaan dan kesedihan. Sebab pada bulan suci ini, sosok yang paling terdekat-cintai nabi, wafat. Beliau adalah istri baginda, Sayyidah Aisyah binti Abu Bakar. Beliau mendapat sohoran sebagai sosok perempuan cerdas yang menjadi tempat para umat menanyakan segala hal setelah wafatnya nabi Muhammad saw. Dalam sebuah hadis,…

Baca Lengkapnya

Pendidikan Bukan Sekadar Pilihan Perempuan

Setiap manusia, baik laki-laki maupun perempuan, memiliki hak dasar untuk memperoleh pendidikan. Melalui pendidikan, seseorang dapat mengembangkan potensi, memperluas wawasan, dan meningkatkan kualitas hidupnya. Namun, dalam kenyataannya masih ada sebagian masyarakat yang menganggap bahwa pendidikan bagi perempuan tidak terlalu penting dibandingkan laki-laki. Anggapan tersebut tentu tidak sesuai dengan perkembangan zaman saat ini. Perempuan memiliki hak…

Baca Lengkapnya
Standar Kecantikan

Perempuan Hebat tak Hanya Cantik, tapi Berbudi

Seringkali masyarakat beranggapan bahwa kecantikan fisik adalah modal utama seorang perempuan untuk diterima dan dihargai. Media dan iklan pun semakin memperkuat stereotipe itu, membuat kita berpikir bahwa perempuan hebat haruslah cantik secara lahiriah. Namun, jika ingin menyelami lebih dalam, kehebatan sejati perempuan bukan sekadar terpancar dari penampilan, melainkan dari hati dan budi pekertinya. Cantik tanpa…

Baca Lengkapnya

Perempuan dan Objek Cyberbullying Hari Raya

Sumber Gambar: ultimagz.com Satu momen yang selalu ternanti ketika bulan Ramadan hendak berakhir dalah momentum perayaan hari raya Idulfitri. Di mana momen ini sebagai simbol kemenangan setelah menjalankan puasa satu bulan penuh. Momen Idulfitri juga menjadi ajang silaturahmi sesama umat muslim satu dengan yang lain, guna saling memaafkan kesalahan yang pernah terlakukan di bulan-bulan sebelumnya….

Baca Lengkapnya

Satu Pesan, Seribu Beban: Pelecehan Seksual Digital di Kampus

Notifikasi masuk pukul 22.47. Bukan dari teman atau keluarga, melainkan dari dosen pembimbing skripsi. “Kamu cantik kalau pakai baju warna itu tadi.” Jarinya berhenti mengetik. Pelecehan seksual digital sering bermula dari pesan seperti ini. Jika mengabaikannya, skripsinya yang baru separuh jalan bisa terancam. Jika melapor, siapa yang akan percaya? Akhirnya, ia memilih diam. Kisah seperti…

Baca Lengkapnya

Tradisi Mitoni: Simbol Kesuburan dan Kehidupan

Perempuan pelestari budaya, mungkin menjadi salah satu sebutan yang kiranya tidak berlebihan tersemat kepada para perempuan. Bagaimana mana tidak, dalam hal tradisi mitoni misalnya, perempuan menjadi tokoh utama yang membuat tradisi tersebut terlaksana. Tradisi mitoni menjadi salah satu warisan budaya Jawa yang mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam menghormati peran perempuan sebagai penjaga kehidupan. …

Baca Lengkapnya

Lelaki Tidak Boleh Menangis

Sejak kecil, kalimat dalam judul sudah menempel ke telinga hampir setiap laki-laki yang lahir di negeri ini. “Jangan menangis, kamu ini kan laki-laki.” Ayah, ibu, kakek, guru, bahkan teman sebaya mengucapkannya. Mereka mengulanginya begitu sering hingga akhirnya kita mempercayainya sebagai kebenaran mutlak. Padahal tidak ada satu pun bukti ilmiah yang menyatakan bahwa air mata adalah…

Baca Lengkapnya
Ratu Shima

Menelusuri Jejak Kepemimpinan Ratu Shima

Menelusuri jejak kepemimpinan perempuan di Jepara tidak melulu soal R.A Kartini dan Ratu Kalinyamat. Tetapi jauh sebelum keduanya memimpin, telah hadir lebih dulu pemimpin perempuan tangguh yang ikut serta menjadi pejuang perempuan khususnya di Jepara, yakni Ratu Shima. Ratu Shima memimpin pada tahun 674-695 Masehi yang kala itu hampir seluruh dunia mengenalnya. Ia memerintah kerajaan…

Baca Lengkapnya

Pandawara Grup: Usaha Menjaga Lingkungan

Seiring berjalannya waktu lingkungan yang kita tinggali ini mengalami banyak kerusakan ataupun pencemaran yang oleh ulah manusia maupun oleh alam sebabkan. Pencemaran lingkungan bisa terbedakan menjadi tiga yaitu pencemaran air, pencemaran udara, dan pencemaran tanah. Pencemaran air di Indonesia sangatlah parah, banyak sumber air yang terkontaminasi polutan seperti sampah plastik, logam berat, pestisida, dan bahan…

Baca Lengkapnya

Mantra “I Can Do It Myself”: Tangguh yang Melelahkan

Pola asuh yang menekankan kemandirian sejak dini sering kali dianggap sebagai sebuah anugerah terbesar dalam hidup. Orang tua mengajarkan anak-anak untuk menyelesaikan masalahnya sendiri cenderung tumbuh menjadi individu yang tidak penakut, tangguh, dan memiliki prinsip hidup yang kuat. Mereka tidak mudah merengek meminta bantuan dan selalu memiliki inisiatif untuk bergerak maju. Kemampuan untuk berdiri di…

Baca Lengkapnya
Perempuan dan Media Sosial

Perempuan, Media Sosial, dan Standar Kecantikan yang Menyesatkan

Di era digital ini, media sosial penuh dengan berbagai macam konten. Banyak hal positif yang bisa kita temukan. Mulai dari inspirasi gaya hidup, peluang kerja, hingga konten untuk mengekspresikan diri kita sendiri. Namun di balik semua itu, ada sisi negatif yang sering tidak kita sadari. Terutama bagi perempuan, mulai banyak bermunculan persepsi keliru tentang makna…

Baca Lengkapnya

Hak Pendidikan Tinggi bagi Perempuan

Apakah kita pernah mendengar bahwa perempuan tak pantas mencecap pendidikan tinggi? Atau, ada juga yang mengatakan, perempuan itu di dapur, tak pantas kuliah/sekolah tinggi. Bahkan sudah banyak orang zaman dulu hanya lulusan SD, SMP, hingga SMA, tak melanjutan ke perguruan tinggi. Cara berpikir orang demikian, kebanyakan menganut budaya patriaki yang mengakar kuat. Sebagaimana menganggap bahwa…

Baca Lengkapnya