Rasimah Ismail: Penentang Kolonialis dari Minangkabau

Rasimah Ismail menjadi salah satu tokoh perempuan yang memberontak dan menentang kolonialisme Belanda di wilayah Sumatera Barat. Perempuan yang lahir pada tahun 1912 di Jambu Air, Fort de Kock (sekarang Bukittinggi) adalah etek (bibi) dari penyair flamboyan Taufik Ismail. Ketika usia 7 tahun, Rasimah masuk ke Volkschool (Sekolah Desa). Setamat dari Sekolah Desa, Rasimah melanjutkan…

Baca Lengkapnya

Guru PAUD: Mengapa Hampir Selalu Perempuan?

Coba perhatikan ruang kelas PAUD atau TK sekitar kita. Hampir pasti, seorang perempuan berdiri di depan anak-anak. Ia berbicara dengan suara lembut, menunjukkan kesabaran yang besar, dan tetap tersenyum meski ada anak yang menangis, bertengkar, atau tiba-tiba rewel saat belajar. Ini bukan suatu kebetulan. Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menunjukkan bahwa perempuan mendominasi…

Baca Lengkapnya

Siti Khadijah: Cerminan Perempuan Karier di Masa Rasulullah

Siti Khadijah masyhur kita kenal sebagai seorang muslimah, sosok agung istri pertama Rasulullah saw. Terkenal karena kemuliaan akhlak, kecerdasan berdagang, dan keteguhan imannya. Di masa ketika perempuan sering teranggap lemah dan terbatas ruang geraknya, Khadijah hadir sebagai sosok yang mematahkan pandangan itu. Beliau bukan hanya istri yang setia, tetapi juga pengusaha sukses yang banyak kalangan…

Baca Lengkapnya

Perempuan dan Peradaban Modern dalam Lingkup Perkawinan

Sejak berabad-abad silam, perempuan telah melebarkan sayapnya tidak hanya berperan dalam ranah domestik tetapi juga mencakup ranah publik. Peran ini dapat kita temukan pada pribadi Ummul Mukminin, Khadijah binti Khuwailid, istri Rasulullah saw. yang berperan sebagai pengusaha sukses. Lantas, melihat konteks saat ini, berkarier dan berperan menjadi istri serta ibu rumah tangga tak terelakkan karena salah satu…

Baca Lengkapnya

Menjadi Perempuan Feminin di Tengah Ekspektasi Masyarakat

Perempuan feminin adalah sosok perempuan yang penuh empati, berjiwa besar, serta memiliki kelembutan yang menjadi kekuatan terbesar dalam dirinya. Pada dasarnya, menjadi seorang perempuan adalah sebuah anugerah, karena perempuan memiliki banyak keistimewaan. Agama Islam dalam ajarannya sangat menjaga dan memuliakan perempuan. Namun, sayangnya, dalam praktik berkehidupan, menjadi perempuan bukanlah perkara yang mudah. Terlebih, bagi perempuan…

Baca Lengkapnya

Mantra “I Can Do It Myself”: Tangguh yang Melelahkan

Pola asuh yang menekankan kemandirian sejak dini sering kali dianggap sebagai sebuah anugerah terbesar dalam hidup. Orang tua mengajarkan anak-anak untuk menyelesaikan masalahnya sendiri cenderung tumbuh menjadi individu yang tidak penakut, tangguh, dan memiliki prinsip hidup yang kuat. Mereka tidak mudah merengek meminta bantuan dan selalu memiliki inisiatif untuk bergerak maju. Kemampuan untuk berdiri di…

Baca Lengkapnya
scholin

SCHOLIN Sesi ke-14 “Membekali Pemimpin Masa Depan dengan Fokus Perencanaan Belajar dan Kepemimpinan Sains dan Sosial”

Nisa.co.id – PMII Scholarship Incubator (Scholin) merupakan program dari Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Mahbub Ubaedi Alwi, sebagai inisiator sekaligus Wasekjen Bidang Perguruan Tinggi berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan formal generasi muda. Rangkaian program Scholin sudah melakukan eksplorasi untuk persiapan studi magister dan meraih beasiswa. Kegiatan yang sudah berjalan meliputi; pra-inkubasi, kick off dengan…

Baca Lengkapnya
Foto Kekerasan Seksual Pada Anak sumber : Jawapos.com

Anak Menjadi Pelaku Kekerasan Seksual, Bagaimana Mengedukasinya?

Baru-baru ini kita heboh dengan pemberitaan pemerkosaan (kekerasan seksual) yang bocah SD lakukan kepada anak TK berusia 6 tahun. Bukankah ini menjadi peritiwa miris? Lagi-lagi edukasi seks menjadi hal penting untuk diterapkan di dalam pendidikan anak sejak dini. Bagi kebanyakan orang, seksualitas adalah hal tabu untuk diajarkan kepada anak. Selayaknya orang tua yang menaruh rasa…

Baca Lengkapnya

Ketimpangan Gender dalam Politik dan Perebutan Ruang Kekuasaan

Jika kita melihat wajah politik hari ini, ada satu hal yang sulit untuk terabaikan, ruang-ruang kekuasaan masih lebih banyak terisi oleh laki-laki. Dari kursi parlemen, jabatan menteri, kepala daerah, hingga pimpinan partai politik, dominasi laki-laki masih begitu kuat. Memang, kehadiran perempuan dalam dunia politik perlahan meningkat, tetapi jumlahnya belum cukup untuk menggambarkan adanya kesetaraan yang benar-benar…

Baca Lengkapnya

Melihat Tanpa Mata: Kisah Dua Siswi SLB Pangeran Cakrabuana di Hari ke-9 16 HAKTP

Hari ke-9 peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 HAKTP) menghadirkan suasana yang berbeda di halaman Episode Kopi pada Rabu, 3 Desember 2025. Tempat yang telah menjadi ruang percakapan sejak awal rangkaian kegiatan itu kembali terisi peserta yang ingin menyimak kisah-kisah yang bermakna. Dua siswi dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pangeran Cakrabuana, Khaerinnishiva…

Baca Lengkapnya
Sumber Gambar: Magdalene.co

Kawin Paksa: Dampak terhadap Otonomi dan Kesetaraan Perempuan

Data putusan Mahkamah Agung (MA) selama 2018-2022 menunjukkan terdapat 213 kasus pernikahan bermasalah akibat kawin paksa. Dari jumlah ini, 119 perkara diputus dengan perceraian oleh pengadilan agama (PA). Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mencatat terjadi kenaikan 300 persen atas kawin paksa seiring meningkatnya pernikahan anak. Bahkan pada tahun 2021 sejumlah 22 juta…

Baca Lengkapnya
Perempuan Kuliah

Saya Melihat Mereka Berjuang: Di Balik Kisah Bangku Kuliah Perempuan

Saya tidak pernah mempertanyakan mengapa saya kuliah. Sejak awal, itu sudah terkesan sebagai bagian dari hidup saya. Sebuah kelanjutan yang wajar setelah lulus sekolah. Namun, ketika saya mulai memperhatikan kisah-kisah orang di sekitar, terutama para mahasiswa perempuan, saya menyadari bahwa perjalanan menuju bangku kuliah tidak pernah sesederhana itu bagi semua orang. Saya melihat mereka datang…

Baca Lengkapnya

Pintar Saja Tidak Cukup

Di era digital saat ini, pendidikan berkembang sangat pesat. Akses terhadap ilmu pengetahuan semakin mudah kita peroleh melalui internet, teknologi semakin canggih, dan jumlah lulusan perguruan tinggi terus meningkat setiap tahunnya. Di sisi lain, perkembangan ekonomi digital juga membuka berbagai peluang baru bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Secara teori, kondisi tersebut seharusnya menjadi tanda…

Baca Lengkapnya

Penempatan Laki-Laki di Gerbong Depan: Bukan Solusi, Melainkan Tumbal

Peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi pada Rabu 29 April 2026 menimbulkan 106 korban. Di antaranya 16 orang meninggal dan 90 orang luka-luka. Kepanikan publik kembali membuka perdebatan mengenai keselamatan penumpang transportasi umum di Indonesia. Di tengah duka dan evaluasi yang seharusnya berfokus pada perbaikan sistemnya keamanan transportasi kereta api, muncul pernyataan dari Menteri Pemberdayaan…

Baca Lengkapnya