Marriage is Scary

Perempuan dan Bayangan Marriage is Scary

Zaman sekarang, marak isu mengenai marriage is scary. Banyak perempuan memutuskan untuk tidak menikah karena takut dengan kehidupan rumah tangga. Mereka takut mendapat laki-laki tukang selingkuh, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), tidak menafkahi, terlebih lagi laki-laki patriarki. Banyak perempuan rela untuk tidak atau menunda menikah demi mendapatkan laki-laki mumpuni. Isu tersebut sebenarnya wajar saja, terlebih masih…

Baca Lengkapnya

Misteri di Balik Tren Sepatu Putih

Sumber Gambar: liputan6.com Dalam dunia fesyen, tren selalu berubah seiring waktu. Namun, ada beberapa item yang tetap bertahan dan bahkan semakin populer, salah satunya adalah sepatu putih. Saat ini, banyak perempuan memilih sepatu putih sebagai bagian dari gaya mereka, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun acara formal. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan menarik: mengapa sepatu putih begitu…

Baca Lengkapnya
Film Sore

Bayang Ilusi dan Kekuatan Trauma dalam Film Sore

Ada beberapa hal yang bagus dan tidak bagus dalam film Sore: Istri dari Masa Depan (2025) garapan Yandy Laurens. Adegan “Hai, saya Sore, istri kamu dari masa depan,” berulang-ulang. Bagi sebagian penonton (mungkin), saya khususnya, adegan itu membikin bosan. Namun, tulisan ini tak bakal mengupas Sore secara teknis, melain berusaha menyoroti bagaimana hal-hal lain yang melatarinya. Sejenak agak melipir,…

Baca Lengkapnya
scholin

SCHOLIN Sesi ke-14 “Membekali Pemimpin Masa Depan dengan Fokus Perencanaan Belajar dan Kepemimpinan Sains dan Sosial”

Nisa.co.id – PMII Scholarship Incubator (Scholin) merupakan program dari Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Mahbub Ubaedi Alwi, sebagai inisiator sekaligus Wasekjen Bidang Perguruan Tinggi berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan formal generasi muda. Rangkaian program Scholin sudah melakukan eksplorasi untuk persiapan studi magister dan meraih beasiswa. Kegiatan yang sudah berjalan meliputi; pra-inkubasi, kick off dengan…

Baca Lengkapnya

Menjadi Perempuan Jawa di Era Disrupsi

Menjadi perempuan Jawa sering kali berarti belajar diam lebih dulu sebelum belajar bicara. Sejak kecil, mereka tumbuh dengan nasihat yang terdengar sederhana tapi sarat makna: aja kakehan ngomong, sing sareh, wong wedok kuwi kudu ngerti unggah-ungguh. Kalimat-kalimat itu bukan sekadar petuah sopan santun. Melainkan cara budaya membentuk tubuh dan suara perempuan agar tetap tenang, tertata, dan tidak…

Baca Lengkapnya

Enrekang Darurat Korupsi: Suara Aktivis Perempuan, Nurjannah (Jhane)

Enrekang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang terduga melakukan korupsi senilai Rp16,6 milliar. Kasusnya tetap berlanjut untuk mengusut semua pihak yang terlibat. Semoga dapat terusut tuntas dan mendapat ganjarannya. Dana zakat, infak, dan sedekah seharusnya terpakai untuk membantu umat meringankan beban sesuai dengan indikator yang memenuhi syarat untuk mendapatkannya. Pada Kamis malam (27/11/2025), Kejaksaan…

Baca Lengkapnya

Jilbab, Bukan hanya Menyoal Fesyen 

Di era modern ini, dunia fesyen berkembang pesat tanpa banyak penyaringan, termasuk jilbab. Jilbab sekarang tidak hanya berfungsi sekadar menutup kepala semata tapi juga mewakili entitas pelbagai ragam dan corak model dan gayanya. Kita bisa melihat berbagai inovasi, mulai dari model turban, pasmina, hingga lilit leher, yang kerap kita dengan sebagai “jilbab sakaratul maut”. Selain…

Baca Lengkapnya
Perempuan Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda 2.0: Menyatukan Semangat Kesetaraan Gender

Sepanjang sejarah umat manusia, perempuan seringkali mendapat tempat pada posisi subordinat daripada laki-laki. Budaya patriarki yang kuat, khususnya di bidang politik, memandang laki-laki sebagai pusat kekuasaan dan menempatkan perempuan di ranah domestik. Faktanya, dari sudut pandang antropologis dan filosofis, perempuan memiliki dua pengalaman biologis dan sosial penting yang memberi kedalaman pada pemikiran, perasaan, dan tindakan…

Baca Lengkapnya