Berdaya di Balik Lensa

Suasana senyap menderap di halaman Episode Kopi pada malam jelang penutupan 16 Hari anti Kekerasan Terhadap Perempuan. Di ruang ini, dua perempuan muncul dengan keberanian yang tumbuh dari balik lensa. Mereka menafsirkan dunia melalui cahaya, bayangan, momentum, dan kedalaman rasa yang kemudian menerjemahkannya menjadi foto yang bisa kita nikmati pelan-pelan. Bondit, moderator acara, merunutkan alur…

Baca Lengkapnya

Papa Dali: Teladan Kesalingan Rumah Tangga

Papa Dali saat ini tengah menjadi topik perbincangan di berbagai media sosial. Kepergian Ayah satu anak itu sangat mengejutkan warganet Indonesia. Yitta Dali Wassink berpulang secara tiba-tiba pada 18 Juli 2024 akibat kecelakaan tunggal. Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi keluarganya, tanpa terkecuali warganet. Melalui berbagai platform, warganet mengungkap turut berduka dan begitu kehilangan sosok Papa Dali. Warganet mengenal…

Baca Lengkapnya

Perempuan Tangguh ala Jill Valentine

Tak jarang banyak seri permainan video menghadirkan karakter perempuan tangguh dalam situasi apapun. Karakter-karakter perempuan tersebut tergambarkan tidak hanya berparas menawan dan cantik tapi memiliki sifat tangguh, semangat tinggi, dan tidak mudah menyerah. Industri permainan video tentu menganalisis minat pasar terhadap karakter-karakter yang mereka ciptakan. Maka dari itu tak jarang banyak fanbase dari permainan video tersebut…

Baca Lengkapnya

Membedah Kata “Nyambung” dalam Perspektif Gender

Tulisan ini lahir dari sebuah keresahan kecil yang muncul justru di tengah suasana liburan akhir bulan lalu. Momen tersebut terjadi dalam beberapa perbincangan santai bersama sejumlah rekan perempuan di Surakarta. Penulis berulang kali memancing perdebatan dalam banyak sudut pandang relasional cinta, hingga kemudian lahir anggapan dari sudut pandang perempuan. Bahwa kemampuan nyambung atau tidaknya seorang…

Baca Lengkapnya

Keluarga, Trauma, dan Identitas Perempuan

Sebagai salah satu karya penting dalam khazanah sastra Indonesia kontemporer, Nadira (2017) menampilkan eksplorasi trauma pribadi dan dinamika keluarga dalam karya Leila S. Chudori. Penulis yang juga terkenal sebagai (mantan, ed) jurnalis majalah Tempo ini memiliki latar belakang jurnalistik kuat. Karena itu, cerita dan tokoh yang dia tulis terasa jujur dan penuh pengamatan. Novel ini…

Baca Lengkapnya
Perundungan Daring

Perempuan dalam Jeratan Perundungan Daring

Di era digital seperti saat ini, media sosial menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan banyak orang, terutama generasi muda. Sayangnya, bersamaan dengan kemudahan berinteraksi, muncul pula bentuk-bentuk kekerasan baru yang tak kalah berbahayanya alih-alih kekerasan fisik. Salah satunya adalah cyber bullying atau perundungan secara daring, yang dampaknya seringkali orang meremehkannya. Di Indonesia, fenomena ini semakin memprihatinkan,…

Baca Lengkapnya

Gender dan Kesetaraan dalam Kehidupan Masyarakat Modern

Gender merupakan konsep sosial yang menjelaskan peran, tanggung jawab, hak, serta harapan masyarakat terhadap laki-laki dan perempuan. Ia berbeda dengan jenis kelamin (sex) yang bersifat biologis dan sudah Tuhan tentukan sejak lahir. Pun ia terbentuk oleh konstruksi sosial dengan perkembangan zaman dan kondisi masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep ini memengaruhi berbagai aspek kehidupan, seperti Pendidikan,…

Baca Lengkapnya

Puncak BKUPI: Ulama Perempuan Serukan Indonesia Tanpa Kekerasan

Jakarta – Masjid Cut Nyak Dien menjadi lokasi penyelenggaraan hari puncak Bulan Kebangkitan Ulama Perempuan Indonesia (BKUPI) pada Minggu (24/5/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB itu terhadiri sekitar 1.000 peserta. Baik secara luring maupun daring dari berbagai daerah di Indonesia serta jaringan internasional. Acara tersebut merupakan puncak dari rangkaian Bulan Kebangkitan…

Baca Lengkapnya

Asmaraloka: Tradisi Perjodohan di Pesantren

“Tradisi kuno dari buku tua menjelaskan bahwa seorang putra dari bangsa kesatria tidak boleh menikah dengan seorang putri dari bangsa Brahmana. Namun, seorang putra dari bangsa Brahmana boleh menikahi perempuan dari bangsa kesatria. Tradisi tersebut semata-mata untuk menjaga agar kaum perempuan dari bangsa Brahmana tidak diturunkan ke status kasta yang lebih rendah.“ Kalimat di atas…

Baca Lengkapnya

Kepada Perempuan

Kepada perempuan,merah-merah memeriahkan marahmeremehkan kalah merayakan patah menepis parah menolak pasrah melepas pelik dari hubungan rumit diam-diam menahan sakitterdengar hatinya menjerit berusaha bangkit namun kau tolak untuk kembali merakit. Kepada perempuan, kita hanyalah kata kehilangannya pun tak apa tak menjadikanmu terluka karena tak melulu hati melainkan logika. Kepada perempuan,biar saja beginimerayakan patah hati memestakan diri…

Baca Lengkapnya
Lifestyle Pendidikan

EduSis: Saat Perempuan Gen Z Merancang Pendidikan jadi Gaya Hidup

Di era digital yang serba cepat, perempuan Gen Z tengah membuktikan jika pendidikan bukan hanya kewajiban, tapi sudah jadi bagian dari gaya hidup. Istilah “EduSis” cocok untuk menggambarkan fenomena ini. Jika dulu belajar teranggap beban, sekarang banyak perempuan muda justru menganggap menimba ilmu itu keren, prestisius, bahkan setara dengan mengikuti tren fesyen atau beauty. Perempuan…

Baca Lengkapnya

Reset Indonesia: Membaca Ulang Luka, Harapan, dan Jalan Pulang

Bondit, seorang raper yang juga ayah dari dua anak, membuka jalan diskusi malam itu dengan sebuah puisi. Judulnya sama dengan buku yang hendak terbedah, Reset Indonesia: Gagasan tentang Indonesia Baru (2025). Suaranya yang berat tapi lembut, berpadu ritme yang seperti mengetuk-ngetuk kesadaran peserta. Ia tidak hanya mengucapkan kata-kata, ia mengajak para pembicara, Farid Gaban dan…

Baca Lengkapnya
Ruang Aman Perempuan

Ruang Aman Perempuan: antara Harapan, Kenyataan, dan Perlawanan

Pembahasan tentang ruang aman perempuan selalu terasa relevan. Sebab, ia berangkat dari pengalaman hidup sehari-hari yang banyak perempuan alami di berbagai tempat. Istilah ini bukan sekadar jargon aktivisme, melainkan kebutuhan mendasar. Yakni hidup tanpa ketakutan, ancaman, dan tekanan yang merampas kebebasan perempuan menjadi diri sendiri. Namun, di balik harapan besar untuk memilikinya, kenyataan masih jauh dari ideal….

Baca Lengkapnya
Pendidikan Perempuan

Perempuan Bungsu dengan Cita-citanya

Dulu, di saat kehidupan membawa saya ke dalam realita menjadi siswa kelas dua belas, di situlah saya mulai bingung menentukan antara lanjut kuliah atau bekerja. Umumnya, orang-orang memikirkan tentang masa depan sedari mereka naik kelas sebelas. Namun karena begitu santainya, saya baru mulai memikirkan semua itu ketika sudah kelas dua belas. Dengan begitu, pada akhirnya saya…

Baca Lengkapnya

Layar Menyala, Kopi Bercerita: Perlawanan Baru Perempuan

Seorang perempuan muda menatap layar ponselnya serius di sebuah sudut kafe yang dipenuhi aroma arabika. Jemarinya menari lincah, bukan sekadar membalas pesan singkat, melainkan sedang menyunting video kampanye tentang kesetaraan gender atau menulis utas mengenai hak-hak pekerja perempuan. Secangkir kopi yang mengepul di hadapannya bukan lagi sekadar pelengkap gaya hidup, ia membakar semangat gerakan yang…

Baca Lengkapnya