Kepemimpinan Perempuan

Kepemimpinan Perempuan dan Kesetaraan Gender

Kepemimpinan bukan hanya perihal pemimpin atau cara memimpin, tetapi juga mempengaruhi, mengajak, dan mengarahkan. Semua orang bisa menjadi pemimpin, untuk dirinya sendiri atau orang lain. Lebih dari sekadar memimpin dan memberikan instruksi, pemimpin juga harus bisa menginspirasi, memotivasi, dan mendengarkan anggota tim lainnya. Peran perempuan sebagai pemimpin bisa mendorong kesetaraan gender yang semakin masyarakat perhatikan….

Baca Lengkapnya
Santri

Santri di Era Modern: Antara Tradisi, Perubahan, dan Tantangan Zaman

Peringatan Hari Santri Nasional setiap tanggal 22 Oktober merupakan agenda tahunan yang diperingati oleh seluruh masyarakat, terutama di kalangan pondok pesantren, melalui berbagai kegiatan. Sehingga, peringatan HSN penting untuk direfleksikan dan dijadikan momentum guna menumbuhkan sikap nasionalisme serta menggelorakan semangat kebangsaan. HSN bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan penghargaan terhadap komitmen dan perjuangan kaum santri yang…

Baca Lengkapnya
Realita Mahasiswi

Peraduan Cita, Citra, dan Realita Mahasiswi

Hidup sebagai mahasiswi di era digital bukan hanya soal mengejar gelar sarjana atau menuntaskan tugas akhir. Lebih dari itu, menjadi mahasiswi berarti menjalani perjalanan panjang untuk memahami diri sendiri di tengah benturan antara cita-cita, citra sosial, dan realita kehidupan yang sering kali tak sejalan. Di balik label “mahasiswa aktif”, “agen perubahan”, atau “perempuan berpendidikan”, tersimpan…

Baca Lengkapnya
IPPNU

Langkah Perempuan di IPPNU

Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) bukan sekadar organisasi, melainkan ruang tumbuh bagi perempuan muda yang ingin belajar, berproses, dan berkontribusi. Dari seragam hijaunya, saya belajar banyak hal—bukan hanya tentang kepemimpinan, tapi juga tentang keberanian untuk melangkah dan menginspirasi. Setiap langkah, sekecil apa pun, membawa pelajaran berharga yang membentuk pribadi saya hingga hari ini. Menjadi…

Baca Lengkapnya
Perempuan Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda 2.0: Menyatukan Semangat Kesetaraan Gender

Sepanjang sejarah umat manusia, perempuan seringkali mendapat tempat pada posisi subordinat daripada laki-laki. Budaya patriarki yang kuat, khususnya di bidang politik, memandang laki-laki sebagai pusat kekuasaan dan menempatkan perempuan di ranah domestik. Faktanya, dari sudut pandang antropologis dan filosofis, perempuan memiliki dua pengalaman biologis dan sosial penting yang memberi kedalaman pada pemikiran, perasaan, dan tindakan…

Baca Lengkapnya
Perempuan Karier

Perempuan dan Karier

Apa yang ada di benak orang-orang ketika seorang perempuan memiliki karier? Apakah tampak kuat, pantang menyerah, atau malah seperti mengabaikan peran keluarga? Dahulu, perempuan hanya pantas mengurus rumah tangga dan mendidik anak. Namun, kini seiring perkembangan zaman banyak perempuan berhasil membuktikan kemampuan mereka di berbagai bidang. Misalnya, bidang pendidikan, ekonomi, pemerintah, hingga teknologi. Perubahan ini…

Baca Lengkapnya
Anak Perempuan dan Ayah

Anak Perempuan bersama Dukanya

Tepat dua bulan yang lalu, saya kehilangan peran dan sosok bapak dalam hidup sebagai anak perempuan. Bukan hanya sosoknya, tapi juga kasih sayang dan harapan dalam segala aspek kehidupan saya. Bapak terkena penyakit diabetes dan hipertensi di beberapa tahun belakangan. Tak saya sangka jika sakitnya menggerogoti tubuh bapak hingga menderita gagal ginjal stadium lima. Kurun…

Baca Lengkapnya

Hak Pendidikan Tinggi bagi Perempuan

Apakah kita pernah mendengar bahwa perempuan tak pantas mencecap pendidikan tinggi? Atau, ada juga yang mengatakan, perempuan itu di dapur, tak pantas kuliah/sekolah tinggi. Bahkan sudah banyak orang zaman dulu hanya lulusan SD, SMP, hingga SMA, tak melanjutan ke perguruan tinggi. Cara berpikir orang demikian, kebanyakan menganut budaya patriaki yang mengakar kuat. Sebagaimana menganggap bahwa…

Baca Lengkapnya
Pahlawan Perempuan

Kesetaraan Gender dan Perjuangan Pahlawan Perempuan Indonesia

Akhir-akhir ini, saya kerap kali mendengar sebuah ungkapan dari beberapa orang bahwa perempuan bisa menjadi pemimpin. Hal tersebut tak lain adalah satu bentuk kesetaraan gender. Akan tetapi, banyak juga yang beranggapan bahwa pemimpin itu seharusnya laki-laki. Bahkan anggapan itu juga, kadang, terucapkan oleh perempuan. Padahal di era sekarang kesetaraan itu penting untuk mewujudkan kehidupan adil…

Baca Lengkapnya

Generasi Sandwich: Dilema Anak Muda Menanggung Hidup Orang Tua dan Anak

Di tengah gejolak ekonomi global dan meningkatnya biaya hidup di Indonesia, sebuah istilah semakin relevan terdengar di kalangan usia produktif. “Generasi Sandwich” namanya. Istilah ini merujuk pada kelompok individu umumnya berusia 25 hingga 45 tahun yang berada di antara dua lapisan tanggung jawab: merawat orang tua yang telah lanjut usia sekaligus membesarkan anak-anak mereka Istilah “sandwich”…

Baca Lengkapnya