Siti Manggopoh: Perempuan Minang Pemimpin Perang

Dalam buku-buku sejarah yang selama ini kita pelajari, sosok-sosok pahlawan dan tokoh perempuan yang telah berjasa bagi bangsa seringkali luput dari perhatian. Mereka yang berjuang keras, mengorbankan diri, dan memberikan kontribusi besar bagi kemerdekaan dan kemajuan negeri ini. Namun, mereka sering terlupakan dan tergeser oleh narasi-narasi sejarah yang lebih mendominasi. Padahal, jika kita menggali lebih…

Baca Lengkapnya

Yohana Yembise: Jejak Inspiratif Profesor Perempuan Pertama Papua

Prof. Dr. Yohana Susana Yembise, MA terkenal sebagai perempuan Papua pertama yang mencapai gelar profesor. Sebuah pencapaian yang tidak hanya membanggakan pribadinya tetapi juga seluruh masyarakat Papua. Lahir pada 1 Oktober 1958 di Manokwari, Papua Barat, Yohana Yembise telah menorehkan berbagai prestasi dan gebrakan dalam perjuangan hak-hak perempuan dan anak di Indonesia. Pendidikan, Karir dan Prestasi…

Baca Lengkapnya

Martha Christina Tiahahu: Pejuang Muda dari Maluku

Martha Christina Tiahahu adalah seorang pahlawan nasional Indonesia, terkenal sebagai simbol perlawanan terhadap kolonialisme Belanda di Maluku. Lahir pada 4 Januari 1800 di Nusa Laut, Maluku, Martha tumbuh dalam lingkungan yang penuh semangat perjuangan. Ayahnya, Kapitan Paulus Tiahahu, adalah seorang pemimpin perlawanan yang gigih melawan penjajah. Inspirasi dan semangat juang sang ayah mendorong Martha untuk…

Baca Lengkapnya

Berkebaya di Hari Kartini

Berkebaya di Hari Kartini seolah telah menjadi kewajiban bagi perempuan dengan tujuan memperingati jasa-jasa emansipasi Kartini. Tidak sedikit perempuan yang menyiapkan kebaya terbaik untuk memperingati hari kesetaraan perempuan tersebut. Tidak jarang pula yang rela membeli kebaya baru setiap tanggal 21 April. Momen peringatan Hari Kartini agaknya menjadi ajang pertunjukkan busana kebaya bagi perempuan. Mereka berlomba-lomba…

Baca Lengkapnya

Saparinah Sadli: Citra Penggagas Komnas Perempuan

Satu nama yang pantas diingat sebagai pejuang pemberdayaan perempuan ialah Saparinah Sadli. Gerak-geriknya selama Orde Baru membuatnya tetap teguh, tegar, dan totalitas mengawal aktivisme gerakan perempuan. Ibu Sap, sapaan akrab Saparinah, melancarkan politik negosiasi pasca rezim Orde Baru runtuh kepada Presiden BJ. Habibie. Tumbangnya rezim Orde Baru, menyisakan sekian derita dan peristiwa bagi bangsa Indonesia….

Baca Lengkapnya
aisyah

Bulan Ramadan: Menengok Kisah Wafatnya Aisyah Sang Ummul Mukminin

Sebagian umat Islam memandang bahwa Ramadan merupakan bulan penuh kemuliaan dan kesedihan. Sebab pada bulan suci ini, sosok yang paling terdekat-cintai nabi, wafat. Beliau adalah istri baginda, Sayyidah Aisyah binti Abu Bakar. Beliau mendapat sohoran sebagai sosok perempuan cerdas yang menjadi tempat para umat menanyakan segala hal setelah wafatnya nabi Muhammad saw. Dalam sebuah hadis,…

Baca Lengkapnya
Ratu Shima

Menelusuri Jejak Kepemimpinan Ratu Shima

Menelusuri jejak kepemimpinan perempuan di Jepara tidak melulu soal R.A Kartini dan Ratu Kalinyamat. Tetapi jauh sebelum keduanya memimpin, telah hadir lebih dulu pemimpin perempuan tangguh yang ikut serta menjadi pejuang perempuan khususnya di Jepara, yakni Ratu Shima. Ratu Shima memimpin pada tahun 674-695 Masehi yang kala itu hampir seluruh dunia mengenalnya. Ia memerintah kerajaan…

Baca Lengkapnya

Rasimah Ismail: Penentang Kolonialis dari Minangkabau

Rasimah Ismail menjadi salah satu tokoh perempuan yang memberontak dan menentang kolonialisme Belanda di wilayah Sumatera Barat. Perempuan yang lahir pada tahun 1912 di Jambu Air, Fort de Kock (sekarang Bukittinggi) adalah etek (bibi) dari penyair flamboyan Taufik Ismail. Ketika usia 7 tahun, Rasimah masuk ke Volkschool (Sekolah Desa). Setamat dari Sekolah Desa, Rasimah melanjutkan…

Baca Lengkapnya
Sumber: Intisari edisi Desember 1989

Resep Pergulatan Miriam Budiardjo

Di kampus Universitas Indonesia, kita tak asing mendengar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Siapa tak mengenal Najwa Shihab dan Ade Rai. Seorang presenter-jurnalis terkemuka dan binaragawan kebanggaan Indonesia. Keduanya memiliki resep pergulatan semasa berjuang di fakultas ini. Di balik maju dan berkembangnya FISIP-UI, ada sosok perempuan tak boleh terlupakan.  Bu Mir, sapaan akrabnya,…

Baca Lengkapnya
Rahmah El Yunusiah

Rahmah El Yunusiyah: Reformator Pendiri Diniyah Putri

Rahmah El Yunusiah lahir di Negeri Bukit Surungan, Padang Panjang pada 26 Oktober 1900. Ia merupakan anak bungsu dari pasangan Muhammad Yunus al-Khalidiyah bin Imanuddin dan Rafia. Perempuan yang kerap mendapat julukan reformator pendidikan Islam dan pejuang kemerdekaan Indonesia ini berhasil melakukan perubahan di bidang pendidikan keagamaan khususnya perempuan. Ayahnya, Yunus merupakan seorang muslim taat….

Baca Lengkapnya
kepemimpinan perempuan

Kepemimpinan Perempuan Perspektif Tafsir Maqashidi

Gender menjadi diskursus yang sering dibahas dalam berbagai diskusi. Menyajikan seperangkat sikap dan posisi peran yang terbentuk dari kehidupan sosial masyarakat melalui atribut maskulinitas dan feminitas. Sajian lain soal gender tidak hanya membahas perbedaan perempuan dan laki-laki tetapi lebih menekankan pada peran, fungsi, dan tanggung jawab baik di ranah domestik maupun publik; kepemimpinan perempuan, misalnya….

Baca Lengkapnya
Sumber Gambar: betahita.id

Setitik Harapan Caleg Perempuan

Kompetisi lima tahunan bangsa Indonesia bakal berakhir 14 Februari mendatang. Gerbang kampanye sudah mulai sejak 24 November 2023 lalu. Poster-poster caleg, partai, dan capres-cawapres berhamburan di hampir seluruh tempat umum. Di jalan. Di persimpangan. Bahkan di dinding atau kaca transportasi umum. Melambang setitik harapan ingin menjadi representasi rakyat. Melihat sekian caleg daerah dan nasional kehadiran…

Baca Lengkapnya
Batari Hyang Janapati

Batari Hyang Janapati: Nenek Moyang Pemimpin Perempuan Tasikmalaya

Saat itu, 21 Agustus tahun 1111 M, seorang wanita cerdas dan alim asal Tasikmalaya (sekarang) terlantik menjadi penerus tahta suaminya. Sang suami meninggalkan tahta demi memperdalam ilmu agama. Pelantikanya tidak terliput media massa, pun terunggah dalam status Instagram. Mungkin memang karena prosesinya begitu khidmat, tanpa photografer profesional yang mondar-mandir. Sehingga tidak sempat terabadikan di unggahan…

Baca Lengkapnya

Catherine of Aragon: Duta Besar Perempuan Pertama Eropa

Catherine of Aragon adalah istri pertama Raja Henry VIII (Raja Inggris) pada tahun 1509 sampai 1533. Sebelum menjadi ratu Inggris, ia mendapat julukan Putri Wales sebagai istri dari pangeran Arthur. Caterine adalah duta besar perempuan pertama dalam sejarah Eropa. Ia menjabat sebagai duta besar untuk istana Spanyol di Inggris. Dengan demikian, kemampuan diplomatis dan jejaringnya…

Baca Lengkapnya