Perempuan dan Pilihan yang Diremehkan

Perempuan sering kali mendapatkan berbagai pertanyaan mengenai masa depan mereka. Salah satu pertanyan sering muncul adalah, “Mau kuliah atau langsung kerja?’”. Sekilas pertanyaan seperti itu terlihat sederhana dan memperlakukan wajar. Namun, pertanyaan yang sering diikuti oleh berbagai komentar secara tidak langsung meremehkan perempuan, terutama ketika mereka memilih untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi….

Baca Lengkapnya
Lifestyle Pendidikan

EduSis: Saat Perempuan Gen Z Merancang Pendidikan jadi Gaya Hidup

Di era digital yang serba cepat, perempuan Gen Z tengah membuktikan jika pendidikan bukan hanya kewajiban, tapi sudah jadi bagian dari gaya hidup. Istilah “EduSis” cocok untuk menggambarkan fenomena ini. Jika dulu belajar teranggap beban, sekarang banyak perempuan muda justru menganggap menimba ilmu itu keren, prestisius, bahkan setara dengan mengikuti tren fesyen atau beauty. Perempuan…

Baca Lengkapnya
sumber gambar: https://www.kompas.com/stori/read/2021/06/02/140047479/cut-meutia-kehidupan-perjuangan-dan-akhir-hidup?page=all

Cut Nyak Meutia: Potret Keberanian dan Ketangguhan Wanita Aceh

Cut Meutia merupakan sosok yang menginspirasi banyak perempuan Indonesia melalui keteguhan dan semangat perjuangannya dalam perlawanan terhadap penjajahan Belanda di awal abad ke-20. Cut Meutia yang juga terkenal sebagai Cut Nyak Meutia adalah putri Teuku Ben Wawud, seorang Ulebalang di Perak, Aceh. Ia lahir pada tahun 1870, tiga tahun sebelum pecahnya Perang Aceh. Ia terkenal…

Baca Lengkapnya

Kelas Ekologi Festival Jagat: Praktik Pengolahan Sampah hingga Kopi Inklusif di Seblak

Jombang – Perhelatan Festival Jagat di Pondok Pesantren Khoiriyah Hasyim, Seblak, Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu hingga Minggu, 29-30 Agustus 2026 mempertemukan ratusan santri, kiai, pengajar madrasah, dan pegiat komunitas lintas iman. Agenda ini merangkum berbagai kegiatan, mulai dari Majelis Keadilan Ekologi, Fun Games, hingga Kelas Ekologi, sebagai ruang konsolidasi pemecahan masalah lingkungan hidup. Di dalam…

Baca Lengkapnya

Kuasa Gender di Balik Makalah

Dalam dinamika perkuliahan, kerja kelompok sering kali menyisakan cerita ketimpangan yang luput dari perhatian. Sering kali, tanggung jawab berat untuk melakukan riset literatur dan merangkai argumen makalah secara otomatis bergeser ke pundak mahasiswi. Ironisnya, dedikasi intelektual yang menguras energi ini kerap kali hanya menjadi komoditas kelompok. Di mana mahasiswa yang pasif sepanjang proses pengerjaan bisa…

Baca Lengkapnya

Memandang (Raga) Perempuan

Saat membaca buku ini, tidak bisa dipungkiri bahwa pembaca akan membayangkan (raga) perempuan, sebelum masuk lebih jauh ke persoalan konstruksi sosial masyarakat. Buku ini memaparkan pengalaman-pengalaman nyata kaum perempuan dalam memandang menjalani hidup, ikhtiar pemenuhan sosial, dan kodrat ragawi. Setiap perempuan di dunia ini niscaya memiliki pengalaman yang sangat beda—meski secara garis besar sama. Hal…

Baca Lengkapnya
Batari Hyang Janapati

Betari Hyang Janapati: Nenek Moyang Pemimpin Perempuan Tasikmalaya

Pada 21 Agustus tahun 1111 M, seorang perempuan cerdas jua alim asal Tasikmalaya (sekarang) bernama Betari Hyang Janapati terlantik menjadi penerus tahta suaminya. Sang suami meninggalkan tahta demi memperdalam ilmu agama. Pelantikanya tidak terliput media masa, pun tak terposting dalam status media sosial. Mungkin memang karena prosesinya begitu khidmat, tanpa juru potret professional yang mondar-mandir…

Baca Lengkapnya

Mbak Ndhalem dan Kerja Sunyi dalam Kehidupan Pesantren

Pesantren sering tergambarkan sebagai ruang pendidikan yang hidup oleh peran kiai, ustaz, dan santri. Namun di balik struktur tersebut, ada sosok perempuan yang keberadaannya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari pesantren, tetapi jarang khalayak bicarakan. Ia terkenal dengan sebutan Mbak Ndhalem, perempuan yang mengabdikan diri di lingkungan pesantren dengan kerja-kerja yang tidak selalu tampak di permukaan. Mbak…

Baca Lengkapnya
Nyi Sadikem

Nyi Sadikem: Gowok dan Simbol Perlawanan

Artie Ahmad mengawali alur kisah dalam novelnya Nyi Sadikem (2025) dengan menampilkan nuansa kolonial yang erat kaitannya dengan jual-beli perempuan untuk dijadikan sebagai gundik. Ekonomi yang sulit, mendorong para orang tua untuk menjual anak perempuannya kepada para Landha. Dari sebuah desa, terkisahkan seorang bapak melarat menjual anaknya seharga sekian ratus gulden. Ia hanya gadis muda, cukup cantik, dan…

Baca Lengkapnya

Pesan Ibu di Tahun Baru

Pergantian tahun sering kali kita rayakan dengan gegap gempita. Dentuman kembang api, meja makan yang penuh hidangan, bebakaran di teras rumah, serta euforia yang seolah menjadi penanda sah berakhirnya tahun 2025 dan mulainya tahun 2026. Namun di tengah hiruk-pikuk perayaan tahun baru, ada satu suara yang sering kali justru terabaikan: suara ibu. Suara yang lembut,…

Baca Lengkapnya

Dominasi dan Pesona Kulit Putih

“Sentimen terhadap warna kulit selalu berembus melalui iklan, tradisi dari generasi ke generasi, norma-norma sosial, konsensus dari mulut ke mulut, dan komoditisasi industri.” (Vissia Ita Yulianto, Pesona Barat, 2007) Buku Pesona ‘Barat’ ini membentangkan kesadaran mengenai dominasi kulit putih yang dialami masyarakat Indonesia serta dampaknya secara psikis, fisik, dan kultural. Senarai dampak yang tak mungkin…

Baca Lengkapnya

Girls Lead the Class: Pendidikan itu Power

Di era sekarang, peran perempuan dalam dunia pendidikan semakin menonjol dan tidak bisa teranggap remeh. Kalau dulu masih ada anggapan bahwa sekolah tinggi itu hanya prioritas laki-laki, kini paradigma itu sudah banyak berubah. Perempuan hadir bukan sekadar pengikut, tetapi pemimpin di kelas, inspirasi di kampus, hingga penggerak perubahan di masyarakat. Ungkapan “Girls Lead the Class”…

Baca Lengkapnya
Krisis Iklim

Menjaga Bumi di Tengah Krisis Iklim

Lingkungan hidup merupakan warisan yang harus kita jaga bersama, bukan hanya demi generasi sekarang tapi juga generasi mendatang. Namun, fakta mengungkapkan bahwa bumi tengah mengalami krisis iklim yang sangat serius akibat kerusakan lingkungan yang terus memburuk. Mulai dari pencemaran udara, perubahan iklim, hingga menurunnya keanekaragaman hayati, semuanya menjadi peringatan bagi kita agar segera bertindak. Tulisan…

Baca Lengkapnya

Perempuan Mandiri, Bukan Menyaingi

Ketika seorang laki-laki sukses membangun karier, masyarakat memujinya sebagai sosok pekerja keras. Namun ketika perempuan mencapai keberhasilan yang sama, masyarakat sering mengajukan pertanyaan yang berbeda. Misalnya “Apakah dia tidak takut membuat laki-laki minder?” atau “Nanti siapa yang mau menikah dengannya?”. Pertanyaan-pertanyaan semacam itu menunjukkan bahwa masyarakat masih menganggap keberhasilan perempuan sebagai ancaman, bukan sebagai prestasi….

Baca Lengkapnya