Berkebaya di Hari Kartini

Berkebaya di Hari Kartini seolah telah menjadi kewajiban bagi perempuan dengan tujuan memperingati jasa-jasa emansipasi Kartini. Tidak sedikit perempuan yang menyiapkan kebaya terbaik untuk memperingati hari kesetaraan perempuan tersebut. Tidak jarang pula yang rela membeli kebaya baru setiap tanggal 21 April. Momen peringatan Hari Kartini agaknya menjadi ajang pertunjukkan busana kebaya bagi perempuan. Mereka berlomba-lomba…

Baca Lengkapnya

Saparinah Sadli: Citra Penggagas Komnas Perempuan

Satu nama yang pantas diingat sebagai pejuang pemberdayaan perempuan ialah Saparinah Sadli. Gerak-geriknya selama Orde Baru membuatnya tetap teguh, tegar, dan totalitas mengawal aktivisme gerakan perempuan. Ibu Sap, sapaan akrab Saparinah, melancarkan politik negosiasi pasca rezim Orde Baru runtuh kepada Presiden BJ. Habibie. Tumbangnya rezim Orde Baru, menyisakan sekian derita dan peristiwa bagi bangsa Indonesia….

Baca Lengkapnya

Idulfitri: Mempertanyakan Kembali Idealisme Perempuan

Idulfitri sebagai ajang mempertanyakan kembali idealisme perempuan dalam hal kebebasan menentukan pribadi dan kehidupannya kembali teruju ketika mendekati akhir Ramadan. Akhir Ramadan justru menjadi momen yang mengkhawatirkan bagi sebagian orang, khususnya perempuan. Kekhawatiran yang terhadapi bukan lagi perkara tak memiliki baju baru, sandal, mukena atau jilbab baru. Lebih dari itu, kekhawatiran muncul justru dari beragam…

Baca Lengkapnya
aisyah

Bulan Ramadan: Menengok Kisah Wafatnya Aisyah Sang Ummul Mukminin

Sebagian umat Islam memandang bahwa Ramadan merupakan bulan penuh kemuliaan dan kesedihan. Sebab pada bulan suci ini, sosok yang paling terdekat-cintai nabi, wafat. Beliau adalah istri baginda, Sayyidah Aisyah binti Abu Bakar. Beliau mendapat sohoran sebagai sosok perempuan cerdas yang menjadi tempat para umat menanyakan segala hal setelah wafatnya nabi Muhammad saw. Dalam sebuah hadis,…

Baca Lengkapnya
perempuan

Perempuan dan Seni Musik

Sesuatu pemberian Allah kepada laki-laki dan perempuan bersifat kodrati. Pemberian terhadap keduanya tidak dapat dipertukarkan. Kodrat perempuan memiliki rahim, payudara, dan vagina, sehingga tak bisa ditukarkan kepada laki-laki. Hal-hal yang bersifat kodrat itu tak bisa diubah dan diusahakan. Kalau saja bisa mesti bakal mendapat predikat “melawan” kodrat. Kodrat itu paten dari Tuhan. Tak bisa diutak-atik…

Baca Lengkapnya
Ratu Shima

Menelusuri Jejak Kepemimpinan Ratu Shima

Menelusuri jejak kepemimpinan perempuan di Jepara tidak melulu soal R.A Kartini dan Ratu Kalinyamat. Tetapi jauh sebelum keduanya memimpin, telah hadir lebih dulu pemimpin perempuan tangguh yang ikut serta menjadi pejuang perempuan khususnya di Jepara, yakni Ratu Shima. Ratu Shima memimpin pada tahun 674-695 Masehi yang kala itu hampir seluruh dunia mengenalnya. Ia memerintah kerajaan…

Baca Lengkapnya

Nawal El Saadawi: Penulis Feminis dan Pejuang HAM

“Ketika Anda cerdas dan cantik, Anda menghadapi banyak masalah. Jika Anda cantik dan bodoh maka itu mudah.” Itulah kata-kata yang cukup menohok dari Nawal El Saadawi, mengajak kita semua khususnya Perempuan untuk sadar dalam memaksimalkan potensi dan akal budi kita agar menjadi Perempuan yang tidak mudah tertindas dan  harus memiliki kapastitas. Ia adalah Nawal El…

Baca Lengkapnya

Rasimah Ismail: Penentang Kolonialis dari Minangkabau

Rasimah Ismail menjadi salah satu tokoh perempuan yang memberontak dan menentang kolonialisme Belanda di wilayah Sumatera Barat. Perempuan yang lahir pada tahun 1912 di Jambu Air, Fort de Kock (sekarang Bukittinggi) adalah etek (bibi) dari penyair flamboyan Taufik Ismail. Ketika usia 7 tahun, Rasimah masuk ke Volkschool (Sekolah Desa). Setamat dari Sekolah Desa, Rasimah melanjutkan…

Baca Lengkapnya
Tokoh Pahlawan Perempuan Sumber: Nisa.co.id

Mengenal Rasuna Said, Orator Ulung hingga Dewan Pertimbangan Agung

Hajjah Rangkayo Rasuna Said atau H.R. Rasuna Said, memiliki pengaruh besar dalam perjalanan bangsa Indonesia sebagai salah satu tokoh pahlawan perempuan Minangkabau. Bahkan pemerintah, telah mengabadikan namanya sebagai salah satu jalan utama di Jakarta Selatan Ia lahir pada tanggal 14 September 1910 di Nagari Panyinggahan, Maninjau, Sumatera Barat.   Rasuna menempuh pendidikan dasarnya di Sekolah…

Baca Lengkapnya
ketua pwnu

Ketua PWNU Jateng Terpilih Berdialog dengan Kepengurusan Demisioner

Nisa.co.id – Ketua PWNU Jateng terpilih, KH. Abdul Ghaffar Rozin yang akrab disapa Gus Rozin bersilaturahim ke kantor PWNU Jateng pada Jumat (8/3). Hadir juga pada acara tersebut adalah Rois Syuriah beserta jajarannya dan Ketua tanfidziyah demisioner. Hadir juga ketua lembaga dan badan otonom (banon) NU yang hadir. Selain silaturahmi, acara tersebut juga termanfaatkan untuk…

Baca Lengkapnya