Pendidikan Perempuan dalam Tantangan Teknologi

“Untuk apa sekolah tinggi-tinggi, kalau pada akhirnya tetap memasak di dapur?”. Begitulah kira-kira ucapan yang barang kali sudah muncul sejak era RA. Kartini (1879-1904). Bahkan (mungkin) oleh sebagian masyarakat terpertahankan hingga kini. Barang kali, jika Kartini masih hidup ia merasa sedih karena perjuangan progresif dan idenya tentang pendidikan perempuan belum bisa menjangkau berbagai aspek lapisan…

Baca Lengkapnya

Asmaraloka: Tradisi Perjodohan di Pesantren

“Tradisi kuno dari buku tua menjelaskan bahwa seorang putra dari bangsa kesatria tidak boleh menikah dengan seorang putri dari bangsa Brahmana. Namun, seorang putra dari bangsa Brahmana boleh menikahi perempuan dari bangsa kesatria. Tradisi tersebut semata-mata untuk menjaga agar kaum perempuan dari bangsa Brahmana tidak diturunkan ke status kasta yang lebih rendah.“ Kalimat di atas…

Baca Lengkapnya

Keluarga: Perihal Gender dan Kesadaran

Dalam sebuah acara, Dr. Layyin Mahfiana, dosen saya di Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta pernah berkata, “Saya seorang perempuan, pekerjaan saya sebagai dosen, namun saya juga seorang ibu di keluarga saya.” Ucapan pendek itu memuat tafsir luas manakala ingin dipanjang-lebarkan. Kalimat itu pendek dan sederhana namun sarat akan makna. Sebagai pengajar mata kuliah…

Baca Lengkapnya

Beauty Standard vs Realita: Bagaimana Media Membentuk Citra Perempuan

Pernahkah kita menatap cermin setelah melihat foto seseorang di media sosial dan tiba-tiba merasa penampilan kita “kurang”? Atau bertanya-tanya mengapa semua orang di layar terlihat begitu sempurna, sementara kita di dunia nyata punya tekstur kulit, jerawat kecil, atau bentuk tubuh yang jauh dari kata ideal? Pertanyaan-pertanyaan kecil itu sering muncul tanpa kita sadari, seolah media…

Baca Lengkapnya

Pesona yang Terpenjara: Ketika Dunia Menyempitkan Makna Cantik

Sumber Gambar: tebuireng.online Arus kencang dan propagandanya amat dahsyat begitu sulit untuk terhindari. Fenomena yang meracuni sebagian besar pikiran perempuan mutakhir ihwal standar kecantikan. Cantik hanya bagi mereka yang berkulit putih, glowing, bentuk tubuh ideal, wajah simetris dan proposional, hidung mancung, dan rahang tegas. Kiranya begitu standar dunia membatasi sebuah keindahan sejati. Dampaknya, banyak perempuan…

Baca Lengkapnya

Saat Candaan Mengkhianati Perjuangan Keadilan

Media sosial seringkali menjadi panggung bagi perilaku yang kontradiktif. Di satu sisi, kita melihat gerakan masif yang menuntut ruang aman bagi perempuan. Namun di sisi lain, kita menyaksikan pemandangan ganjil di kolom komentar aplikasi TikTok. Ketika ada kreator konten laki-laki yang mempunyai visual menarik mengunggah video, tak jarang kolom komentarnya penuh oleh perempuan yang melontarkan…

Baca Lengkapnya

Malala Yousafzai: Pena dan Suara Pejuang Pendidikan

“Aku tak ingin dianggap sebagai ‘anak perempuan yang ditembak oleh Taliban’, tapi ‘anak perempuan yang berjuang untuk pendidikan.’” –Malala Yousafzai Pendidikan menjadi satu kebutuhan pokok bagi setiap orang. Tujuannya bermuara pada keterbukaan pelbagai cakrawala pengetahuan. Lewat jendela itu, seseorang dapat membuat perubahan-perubahan. Walhasil, spektrum pendidikan mampu mendorong seseorang berkembang ke arah lebih baik. Oleh karena…

Baca Lengkapnya

Maria Ulfah Santoso: Menteri Perempuan Pertama

Satu lagi tokoh pahlawan perempuan Indonesia yang terlupakan, dia adalah Maria Ulfah Santoso. Maria adalah perempuan pertama Indonesia yang mendapatkan gelar sarjana hukum. Ia juga memiliki pengaruh penting pada saat terjadinya perjanjian Linggarjati. Selain itu, ada banyak kontribusi positif yang di antaranya Maria Ulfah menjadi Menteri Perempuan pertama Indonesia sekaligus perempuan Indonesia pertama yang menjadi…

Baca Lengkapnya
Perempuan di Panggung Politik

Potensi Perempuan di Panggung Politik

Sumber Gambar: kompasiana.com Mengapa keterwakilan perempuan dalam politik sangat rendah, padahal sudah tersediakan kuota sebanyak 30%? Tentu hal ini perlu menjadi perhatian. Kontribusi perempuan dalam politik sangat penting terutama dalam menyuarakan hak-hak perempuan di Indonesia. Perempuan sering teranggap memiliki kepekaan emosional yang tinggi, sehingga bisa menciptakan kebijakan-kebijakan yang lebih humanistik. Meskipun kebijakan tentang kesetaraan gender…

Baca Lengkapnya

Dari Rahim Perempuan, Masa Depan Bangsa Terlahirkan

Perempuan adalah anugerah yang Tuhan berikan kepada dunia. Di balik kelembutannya, tersimpan kekuatan luar biasa yang tidak hanya mampu menghidupi, tetapi juga membentuk arah sebuah peradaban. Ungkapan “Dari rahim perempuan, masa depan bangsa dilahirkan” bukan hanya kiasan indah semata. Melainkan kenyataan mendalam yang mengandung nilai biologis, sosial, kultural, dan spiritual. Melalui perempuan, kehidupan berjalan, karakter…

Baca Lengkapnya
Ekspo Kampus Peringatan Hari Santri

‘Pesantren Expo Se-Solo Raya’ UIN RM Said Surakarta Dibuka, Ratusan Santri Ikut Hadir

Nisa.co.id – Pesantren Expo Se-Solo Raya oleh UIN Raden Mas Said Surakarta dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional 2023 dibuka oleh Wakil Rektor I, Prof. Imam Ma’ruf pada Kamis (19/10) di Gedung Graha  UIN RM Said. Pembukaan agenda ini terikuti ratusan santri dari beberapa ponpes di seluruh penjuru wilayah Solo Raya. “Semoga ini menjadi event…

Baca Lengkapnya

Nurhayati Subakat dan Humanisme Pengusaha

Sumber Gambar: detik.com Di balik kesuksesan Wardah, merek kosmetik terbesar di Indonesia, ada sosok perempuan yang bukan hanya pengusaha, tetapi juga pemimpin bervisi kemanusiaan. Nurhayati Subakat, pendiri Paragon Corp, tidak sekadar membangun bisnis untuk meraih keuntungan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai yang membuat perusahaannya memiliki dampak sosial yang luas. Dunia bisnis sering kali hanya berorientasi pada…

Baca Lengkapnya
aisyah

Bulan Ramadan: Menengok Kisah Wafatnya Aisyah Sang Ummul Mukminin

Sebagian umat Islam memandang bahwa Ramadan merupakan bulan penuh kemuliaan dan kesedihan. Sebab pada bulan suci ini, sosok yang paling terdekat-cintai nabi, wafat. Beliau adalah istri baginda, Sayyidah Aisyah binti Abu Bakar. Beliau mendapat sohoran sebagai sosok perempuan cerdas yang menjadi tempat para umat menanyakan segala hal setelah wafatnya nabi Muhammad saw. Dalam sebuah hadis,…

Baca Lengkapnya