Asuhmu Tak Lagi Asih

Asuhmu tak lagi asihMenjadikan rumah tak lagi ramahMembawa petaka menjadikannya celakaMembiarkanku terluka dari liku yang kau ciptaIronis, miris. Ketika kutahu napasmu berubah menjadi nafsuMemintaku penuh desah demi basahmu yang penuh gairahAku kalah, memasrah, memendam menahan amarahSedang kau masih meronta,menyuruhku berkali-kali tanpa peduli aku tak bergerak lagi.

Baca Lengkapnya

Siti Hartinah: Penggerak Kongres Wanita Indonesia

Dalam sejarah perjuangan dan gerakan wanita, nama Raden Ayu Hj. Siti Hartinah atau masyhur dengan Ibu Tien Soeharto memang tidak asing lagi. Terlebih ia adalah istri Presiden Indonesia kedua, Jenderal Besar Purnawirawan Soeharto. Tentu bukan hal baru jika nama beliau kerap tersebut sebagai pahlawan nasional Indonesia. Hal tersebut benar kiranya bahwa ibu Tien Soeharto mendapat…

Baca Lengkapnya

Greta Thunberg: Perempuan Muda Penyangga Iklim

Dewasa ini, pelbagai persoalan mesti mendapat perhatian lebih; lingkungan hidup misalnya. Kita khawatir namun berlagak lumrah menanggapi kondisi lingkungan sekitar. Padahal kondisinya kian memburuk, menyebabkan bencana di mana-mana. Menjadi bukti nyata tak terbantahkan bahwa kerusakan lingkungan dari hari ke hari kian meluas. Sudah sepantasnya lingkungan hidup terangkat sebagai isu global harus terbicarakan. Artinya, tanggung jawab…

Baca Lengkapnya

Nur Rofiah: Pegiat Dakwah Keadilan Gender Islam

“Nilai kualitas manusia bukan ditentukan oleh jenis kelamin yang bersifat fisik melainkan olek ketaqwaan yang bersifat intelektual sekaligus spiritual. Nur Rofiah Bil Uzm Demikian pernyataan seorang aktivis dakwah yang menyebarkan perspektif dan pengetahuan tentang keadilan gender Islam, yaitu Nur Rofiah. Beliau adalah pendiri dan penggagas kegiatan ngaji untuk keadilan gender Islam atau “Ngaji KGI”. Kegiatan ini berlangsung sejak pertengahan tahun 2019. Kali…

Baca Lengkapnya
Gambar bersumber dari Tirto.id

Dangdut dan Goyangan: Stigma Budaya Perempuan

Tatkala membahas musik dangdut, kita tak akan lepas dari entakan gendang dan goyangan biduannya. Adakalanya kualitas suara biduanita kalah pamor oleh goyangannya. Tak heran manakala dangdut dan perempuan bersanding akan memunculkan sebuah stigma, yaitu erotisme. Fenomena goyang dangdut memang kerap menyita perhatian publik. Selain ingin mendengar sihir suara penyanyinya, penonton pun menanti pertunjukan goyangannya. Konon,…

Baca Lengkapnya

Malala Yousafzai: Pena dan Suara Pejuang Pendidikan

“Aku tak ingin dianggap sebagai ‘anak perempuan yang ditembak oleh Taliban’, tapi ‘anak perempuan yang berjuang untuk pendidikan.’” –Malala Yousafzai Pendidikan menjadi satu kebutuhan pokok bagi setiap orang. Tujuannya bermuara pada keterbukaan pelbagai cakrawala pengetahuan. Lewat jendela itu, seseorang dapat membuat perubahan-perubahan. Walhasil, spektrum pendidikan mampu mendorong seseorang berkembang ke arah lebih baik. Oleh karena…

Baca Lengkapnya

Najelaa Shihab: Berdaya Keluarga dan Pendidikan

Najelaa Shihab sapaan akrabnya Ela merupakan putri dari Cendikia Muslim Kiai Quraish Shihab juga cucu dari Prof. Abduraahman Shihab Guru Besar Ahli Tafsir Indonesia. Lagi-lagi keluarga besar Quraish Shihab memang tidak lepas dari pemberdayaan dan kemaslahatan umat Bersama. Tidak heran jika putri beliau memilih kiprah di bidang Pendidikan. Najelaa memulai karirnya di bidang pendidikan, mulai…

Baca Lengkapnya
Indira Gandhi

Segenggam Perjuangan Indira Gandhi

“Tujuan hidup adalah untuk percaya, berharap, dan berusaha.” Indira Gandhi, Mungkin nama itu terdengar asing di telinga kita, sebagai masyarakat Indonesia. Berbeda dengan di tanah kelahirannya India, pamor Indira Gandhi menjamur di mana-mana. Namanya terabadikan menjadi yayasan pendidikan, gedung olahraga, universitas, bahkan Bandar udara. Laku sejarahnya mendapat penghargaan tak lain karena Indira adalah perempuan pertama…

Baca Lengkapnya