Berempati setelah Perempuan menjadi Korban? 

Akhir-akhir ini, media sosial gempar dengan informasi terkini mengenai kecelakaan kereta yang melibatkan gerbong perempuan. Mayoritas korban dari kecelakaan tersebut berasal dari gerbong perempuan yang menjadi titik benturan paling kuat. Tragedi kereta tersebut menimbulkan empati di media sosial. Banyak publik yang membagikan kisah-kisah korban sehingga menyentuh titik terdalam empati. Kisah seorang ibu yang menyisihkan ASIP…

Baca Lengkapnya

Perempuan Indonesia di Tengah Jebakan Feminitas dan Patriarki

Indonesia sering bangga menyebut diri sebagai negara ramah pada kesetaraan gender. Statistik Indeks Ketimpangan Gender 2024 turun menjadi 0,421, capaian terbaik beberapa tahun terakhir—yang seakan tampak menjanjikan. Namun, fakta di lapangan berbicara lain. Komnas Perempuan mencatat lebih dari 445 ribu kasus kekerasan sepanjang 2024, meningkat dari tahun sebelumnya. Dan hingga Juli 2025, laporan kekerasan terhadap…

Baca Lengkapnya

Perempuan, Ayah, dan Label Fatherless

Warganet ramai memperbincangkan istilah fatherless generasi saat ini kerap menggunakan istilah tersebut untuk menjelaskan berbagai persoalan yang anak perempuan alami. Ketika seorang perempuan memiliki rasa percaya diri yang rendah, sulit membangun hubungan, atau menunjukkan perilaku tertentu, tidak sedikit orang yang langsung mengaitkannya dengan ketiadaan figur ayah dalam hidupnya. Label ini seolah menjadi jawaban paling mudah…

Baca Lengkapnya

Kehilangan Ibu: Perjalanan Dewasa Seorang Anak Bungsu Perempuan

Seorang gadis berusia 20 tahun menempati posisi anak bungsu dalam keluarganya. Ia menekuni pendidikan di perguruan tinggi dan menjalani hari-hari sebagai mahasiswi seperti kebanyakan orang seusianya. Kehidupannya berjalan tenang dan penuh kasih sayang hingga kabar duka itu datang menyapa. Ibu meninggal dunia dan meninggalkan luka mendalam bagi seluruh keluarga. Kakak-kakaknya sudah membina rumah tangga masing-masing…

Baca Lengkapnya

Nastar Core: Implikasi Objektifikasi Perempuan

Bukan hal baru sebenarnya, menjelang lebaran dari tahun ke tahun selalu identik dengan makanan khas, yakni nastar. Nastar merupakan kue kering yang berisi selai nanas dan terbaluri karamel beserta parutan keju. Selain itu semakin ke sini bentuk nastar variatif seperti dengan warna-warni, menyerupai bebek, dan variasi lainnya.  Hal ini bukan merupakan perilaku fear of missing out (fomo)…

Baca Lengkapnya

Haid Panjang dan Solusi Kesehatan Lebih Baik

Sumber Gambar: Dokumen Pribadi Menstruasi merupakan bagian alami dari kehidupan seorang perempuan. Namun, ketika durasinya lebih lama dari biasanya, hal ini dapat menjadi sumber kekhawatiran. Umumnya, haid berlangsung antara 3-7 hari. Namun, ada beberapa perempuan yang mengalami perdarahan lebih lama, biasa disebut haid panjang atau menorrhagia. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga…

Baca Lengkapnya

It’s Okay Not to Be Okay: Keberanian Merasa dan Tidak Baik-Baik Saja

“It’s okay to not be okay. It’s okay to cry. You’re not weak for feeling.” Ucapan Moon-young kepada Gang-tae ini bukan hanya sekadar kalimat penghibur, melainkan sapaan lembut bagi jiwa yang terlalu lama menahan air mata. Kalimat sederhana yang menjadi benang merah dari drama It’s Okay Not to Be Okay. Kalimat terdengar seperti pengakuan bahwa tak…

Baca Lengkapnya

Fesyen Lebaran: Identitas Budaya, Ekspresi Diri

Lebaran menjadi suatu momen yang paling ternanti oleh umat Islam sedunia. Pasalnya, tidak hanya sebagai penanda berakhirnya bulan Ramadan yang penuh berkah, tetapi juga sebagai waktu berkumpul dengan keluarga dan sahabat. Serta ajang untuk memamerkan gaya berbusana. Alhasil bagi sebagian perempuan, fashion di momen ini memegang peran yang lebih dari sekadar penampilan fisik. Ini mencerminkan…

Baca Lengkapnya

Posisi Islam dan Moralitas Perempuan

Melihat realitas yang ada, pembahasan mengenai tema gender dan perempuan perlu dikulik lebih jauh. Salah satu alasannya ialah karena ketimpangan gender yang semakin tak terarahkan. Persoalan ini dipengaruhi budaya dan perubahan zaman yang semakin ekstrem. Namun, kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan faktor-faktor tersebut, melainkan juga harus melihat karakter manusia generasi saat ini. Pemikiran yang turun…

Baca Lengkapnya

Shadira Firdausi: Perjalanan Kreator Konten, Istri, dan Ibu

Sumber Gambar: Instagram @shadirafirdausii Media sosial telah berkembang menjadi alat yang sangat efektif di era digital saat ini untuk menciptakan citra, berbagi inspirasi, dan membangun komunitas yang luas. Media macam TikTok, Instagram, dan YouTube menjadi ladang kreativitas dan peluang bisnis yang luar biasa. Banyak orang berhasil berkat konsistensi dan inovasi mereka dalam membuat konten menarik….

Baca Lengkapnya

Kesetaraan Gender dalam Islam: Satu Jiwa, Dua Fisik

Pernahkah kalian menemukan potongan hadis saat sedang scrolling media sosial yang berbunyi kira-kira: “perempuan kekurangan akal”, “Allah menciptakan perempuan dari tulang rusuk laki-laki yang bengkok”, atau bahkan “kebanyakan penghuni neraka adalah perempuan”. Padahal, kesetaraan gender dalam Islam sangat jelas dari konsep nafs wahidah. Sebagai sesama perempuan, kita sering merasa dada sesak ketika membaca kutipan itu…

Baca Lengkapnya

Dunia Tanpa Perempuan

Sumber Gambar: kompas.com Perempuan memiliki peran yang sangat besar dalam kehidupan, baik dalam keluarga, masyarakat, ekonomi, hingga ilmu pengetahuan. Mereka berkontribusi dalam menjaga keseimbangan sosial, menjadi pemimpin, inovator, serta penggerak perubahan di berbagai bidang. Namun, pernahkah kita membayangkan bagaimana jadinya jika mereka tidak pernah ada? Apakah dunia tetap bisa berjalan seperti sekarang? Tanpa perempuan, kehidupan…

Baca Lengkapnya

Nyanyian Sunyi: Asmara dan Realita

Kehidupan khas pedesaan tertampilkan secara apik oleh Mahfud Ikhwan. Berlatar perkampungan bernama Rumbuk Randu, desa yang ‘konon’ memiliki banyak kisah kelam dari pasangan ganjil Mat Dawuk dan Inayatun. Menjadi sentral pengisahan yang oleh Warto Kemplung ceritakan.  Selain menyoroti pasangan ganjil yang aneh itu, gambaran pedesaan di novel-novel umunya kerap kali terabadikan dengan nuansa tenteram, tenang,…

Baca Lengkapnya

Greta Thunberg: Perempuan Muda Penyangga Iklim

Dewasa ini, pelbagai persoalan mesti mendapat perhatian lebih; lingkungan hidup misalnya. Kita khawatir namun berlagak lumrah menanggapi kondisi lingkungan sekitar. Padahal kondisinya kian memburuk, menyebabkan bencana di mana-mana. Menjadi bukti nyata tak terbantahkan bahwa kerusakan lingkungan dari hari ke hari kian meluas. Sudah sepantasnya lingkungan hidup terangkat sebagai isu global harus terbicarakan. Artinya, tanggung jawab…

Baca Lengkapnya