Anggun Shinta Wati

Alumnus Tadris Bahasa Indonesia UIN Raden Mas Said Surakarta. Sekarang sedang menempuh Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan di Universitas Muhammadiyah Purworejo. Tinggal di Keyongan, Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah. Dapat dijumpai melalui media sosial @anggunshintta.

Kita Berangkat dari Kelas yang Sama, tetapi Tidak dari Kehidupan yang Sama

Ada anggapan yang begitu mudah kita terima tentang pendidikan yakni setiap murid memiliki kesempatan yang sama untuk berhasil. Mereka duduk di ruang kelas yang sama, mempelajari materi yang sama, menerima penjelasan dari guru yang sama, dan mengerjakan soal yang sama. Secara sepintas, keadaan tersebut tampak adil. Semua murid memperoleh hak untuk belajar, sedangkan keberhasilan seolah-olah…

Baca Lengkapnya

Pola Komunikasi Pemerintah dengan Rakyat dalam Demokrasi Modern

Demokrasi pada dasarnya tidak hanya berbicara mengenai pemilihan umum, pergantian kekuasaan, atau keberadaan lembaga-lembaga politik. Di dalam demokrasi terdapat satu hal yang sering luput kita perhatikan yakni bagaimana pemerintah berkomunikasi dengan rakyatnya. Demokrasi yang sehat membutuhkan hubungan yang memungkinkan pemerintah menjelaskan kebijakan, sementara masyarakat memiliki ruang untuk bertanya, mengkritik, menyampaikan aspirasi, dan memperoleh respons yang…

Baca Lengkapnya

Menjadi NU Tanpa Harus Menjadi Ulama: Membaca Ulang Aswaja, Ulama, dan Ittiba’ dalam Pemikiran KH. Hasyim Asy’ari

Ketika KH. Hasyim Asy’ari menyebut bahwa maksud Nahdlatul Ulama (NU) adalah “seseorang yang memiliki gerakan yang sama dengan para ulama dalam ketaatan dan berdakwah, meskipun ia bukanlah seorang alim yang mujtahid, kita pun juga seperti itu,” ada sesuatu yang mudah terlewat dari kalimat itu. Sepintas terdengar seperti pernyataan rendah hati seorang ulama besar. Namun, jika kita…

Baca Lengkapnya