Derajat Sama, Beban tak Pernah Setara

Sejak kecil, banyak perempuan sudah akrab dengan kalimat, “perempuan itu tempatnya di dapur”. Kalimat tersebut terulang-ulang seolah menjadi hukum alam. Ironisnya, ketika perempuan itu tumbuh dewasa, pertanyaan yang datang justru berubah “sudah kerja belum?”. Di sisnilah letak kontradiksi sosial yang sering luput kita sadari. Perempuan mendapat kewajiban masuk dapur, pun tertuntut bekerja. Sementara laki-laki, sejak…

Baca Lengkapnya

Menciptakan Kesetaraan dari Akar

Sumber Gambar: istockphoto.com Feminisme sering kali terpandang sebagai gerakan besar yang berjuang di ruang publik, seperti dunia politik, pendidikan, atau tempat kerja. Namun, nilai-nilai feminisme sebenarnya harus mulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga. Keluarga adalah institusi pertama tempat anak-anak belajar tentang peran gender, hak, dan tanggung jawab. Jika feminisme ingin benar-benar membawa perubahan, maka ia…

Baca Lengkapnya

Kartini: Pejuang Kesetaraan dan Pendidikan Kaum Perempuan

Zaman dahulu, perempuan terpandang sangat hina di mata masyarakat, seperti halnya dalam Revolusi Prancis. Perempuan pada masa itu haknya terampas kaum laki-laki. Sampai pada akhirnya kaum perempuan menunjukan eksistensinya dengan melakukan perlawanan untuk mendapatkan hak dan martabat sebagai seorang perempuan. Bahwa kaum perempuan juga berhak hidup selayaknya kaum laki-laki. Dari sinilah emansipasi harus benar-benar terperjuangkan…

Baca Lengkapnya