Memaknai Awal Tahun: Jalan Sunyi Mahasantri Tashfiyatul Qulub menuju Produktivitas dan Perbaikan Diri

Awal tahun sering kali terpahami sebatas pergantian angka dalam kalender. Orang merayakannya dengan hiruk-pikuk resolusi, pesta, dan harapan-harapan yang terkadang berakhir sebagai wacana kosong. Namun bagi seorang mahasantri Tashfiyatul Qulub, awal tahun seharusnya termaknai lebih dalam: sebagai momentum muhasabah, penjernihan niat, dan peneguhan langkah menuju Allah Swt. Mahasantri tidak hidup dalam ruang hampa. Ia adalah…

Baca Lengkapnya
Santriwati

Dilema Identitas: Alumni Santriwati dan Arus Pergaulan Kampus

Sejauh ini, apakah para alumni pondok pesantren masih aman dalam menjaga identitasnya di dunia perkuliahan? Baru beberapa bulan setelah menjadi mahasiswa baru, banyak di antara mereka yang mulai merasakan perubahan. Kebiasaan yang dulu begitu mereka jaga; mendengar azan segera berwudu, menjaga salat berjamaah, menutup aurat, hingga membatasi interaksi lawan jenis perlahan mulai bergeser. Ada yang…

Baca Lengkapnya
Mahasantri

Mahasiswa dan Santri: Dua Ruang Belajar, Satu Semangat

Mahasiswa dan santri sering dianggap berasal dari dua dunia yang berbeda. Mahasiswa belajar di perguruan tinggi yang penuh dengan teknologi, teori modern, dan suasana yang dinamis. Sementara itu, santri hidup di lingkungan pesantren yang sederhana, teratur, dan sangat lekat dengan nilai-nilai agama. Santri hidup di pondok pesantren terkenal sebagai manusia yang lebih paham agama oleh…

Baca Lengkapnya
Mahasantri

Mahasantri Penerus Tradisi, Penggerak Revolusi

Fenomena mahasantri, mahasiswa yang tetap tinggal di lingkungan pesantren selama menempuh pendidikan tinggi, merupakan perwujudan unik dari dinamika pendidikan Indonesia. Mereka membawa dua identitas yang sekilas mungkin terlihat berlawanan, tapi ternyata kolaborasi yang unggul untuk masa depan bangsa. Mereka sebagai penerus tradisi berpegang teguh pada nilai-nilai keagamaan klasik. Pun sebagai penggerak revolusi yang tertuntut menguasai…

Baca Lengkapnya