Masih Soal Dapur

“Perempuan sekolah tinggi ngapain? Ujung-ujungnya juga di dapur.” Kalimat seperti ini mungkin terdengar kuno, tetapi faktanya masih sering muncul dalam percakapan sehari-hari. Ada yang mengucapkannya sebagai candaan, ada pula yang benar-benar meyakininya. Di balik kalimat tersebut, sebagian masyarakat menganggap pendidikan tinggi lebih penting bagi laki-laki, sedangkan perempuan pada akhirnya hanya akan menjalankan peran domestik sebagai…

Baca Lengkapnya

Menggugat Stigma “Ujungnya Cuma ke Dapur”

Hingga hari ini, stigma bahwa perempuan tidak perlu berpendidikan tinggi karena akhirnya akan kembali ke dapur masih terus masyarakat rawat. Pikiran tersebut jelas tidak masuk akal, sebab mengurus rumah tangga dan mendidik anak justru membutuhkan kecerdasan yang matang. Ada kontradiksi besar ketika masyarakat menuntut lahirnya generasi masa depan yang cerdas, namun membatasi ruang belajar bagi…

Baca Lengkapnya