Ibu: Surga yang Saya Nantikan
Perempuan teduh itu, ibu saya. Jiwa dan raga saya bersamanya selalu, di mana pun dan kapan pun akan saya nantikan doa dan ridanya. Selama sembilan bulan mengandung, beliau membawa saya ke mana pun pergi. Mempertaruhkan nyawa untuk membawa sayake dunia. Setelah lahir dia merawat buah hatinya hingga mendidiknya menjadi anak yang harus mengerti keadaan. Manakala…

