Kartini: Pejuang Kesetaraan dan Pendidikan Kaum Perempuan

Zaman dahulu, perempuan terpandang sangat hina di mata masyarakat, seperti halnya dalam Revolusi Prancis. Perempuan pada masa itu haknya terampas kaum laki-laki. Sampai pada akhirnya kaum perempuan menunjukan eksistensinya dengan melakukan perlawanan untuk mendapatkan hak dan martabat sebagai seorang perempuan. Bahwa kaum perempuan juga berhak hidup selayaknya kaum laki-laki. Dari sinilah emansipasi harus benar-benar terperjuangkan…

Baca Lengkapnya

Media Sosial dan Kaburnya Kebenaran Pemilu 2024

Media sosial hari ini merupakan suatu hal yang lekat dalam keseharian kita. Bahkan, tanpa kita sadari medsos menjadi kebutuhan dasar yang selalu dibutuhkan dalam mengambil pertimbangkan setiap orang. Maka tak heran, jika banyak dari kita seringkali merujuk medsos untuk mencari solusi masalah sehari-hari. Seperti mencari tahu definisi baru, tips mengerjakan tugas, atau bahkan profil tokoh…

Baca Lengkapnya
Perempuan Karier

Menikah atau Karier, Jalan Pilihan Perempuan Modern

Perempuan modern hari ini terhadapkan pada pilihan yang tidak mudah: menikah atau melanjutkan karier? Dua pilihan ini seringkali teranggap sebagai jalan yang berbeda, dan perempuan harus memilih salah satu. Namun, apakah benar hanya ada dua pilihan ini? Apakah perempuan harus memilih antara kebahagiaan pribadi dan kesuksesan karier? Dalam pandangan saya, perempuan modern harus memiliki prioritas…

Baca Lengkapnya
Perjuangan Perempuan di Keluarga

‎Perjuangan Wanita yang Diremehkan

Perjuangan wanita dalam berbagai aspek kehidupan seringkali teremehkan dan tidak terhargai sebagaimana mestinya. Di balik ketabahan dan kesederhanaan, wanita terus berjuang untuk mencapai tujuan, karier, dan mimpi mereka. Meskipun, sering terhadapkan pada berbagai tantangan dan hambatan yang membayanginya. ‎Di dalam rumah tangga wanita seringkali harus menjalankan peran ganda sebagai ibu dan istri. Memang, ini sudah…

Baca Lengkapnya
Mahasantri

Mahasiswa dan Santri: Dua Ruang Belajar, Satu Semangat

Mahasiswa dan santri sering dianggap berasal dari dua dunia yang berbeda. Mahasiswa belajar di perguruan tinggi yang penuh dengan teknologi, teori modern, dan suasana yang dinamis. Sementara itu, santri hidup di lingkungan pesantren yang sederhana, teratur, dan sangat lekat dengan nilai-nilai agama. Santri hidup di pondok pesantren terkenal sebagai manusia yang lebih paham agama oleh…

Baca Lengkapnya

Ibu Rumah Tangga dan Perempuan Karier: Perlu Dibandingkan?

Sumber Gambar: its.ac.id Diskusi mengenai peran perempuan dalam masyarakat terus berkembang. Terutama berkenaan dengan pilihan antara menjadi ibu rumah tangga atau perempuan karier. Sebagian orang berpendapat bahwa IRT memiliki peran mulia dalam mendidik anak dan mengelola rumah tangga. Sementara yang lain memandang perempuan karier sebagai individu mandiri dan memberikan kontribusi ekonomi. Namun, apakah kedua peran…

Baca Lengkapnya

Menafsir Ulang Megawati: Kepemimpinan, Keberanian, dan Warisan Politik

Megawati Soekarnoputri adalah salah satu tokoh paling kontroversial dan berpengaruh dalam sejarah politik Indonesia. Anak dari Proklamator Indonesia, Bung Karno, tidak hanya mewarisi nama besar ayahnya tetapi juga menghadapi tantangan berat sebagai perempuan yang memimpin di arena politik terdominasi laki-laki. Di tengah derasnya arus patriarki dan ketidakpercayaan terhadap kepemimpinan perempuan, Megawati berani berdiri tegak dan…

Baca Lengkapnya

Kesetaraan Gender dalam Bidang Politik

Kesetaraan gender merupakan isu penting yang mendasari perkembangan masyarakat, khususnya di era modern, baik dalam membangun kultur sosial, politik, maupun ekonomi. Dalam konteks politik, umumnya kesetaraan gender berkutat pada arti hak serta kesempatan yang sama bagi semua individu, laki-laki maupun perempuan. Indonesia berhasil menempati posisi ke-7 di Asia Tenggara sebagai negara yang memiliki keterwakilan perempuan…

Baca Lengkapnya

Kegiatan Selasar Menulis Skenario dalam Rangkaian 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

Cirebon – Kegiatan Selasar Menulis Skenario merupakan bagian dari rangkaian 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan. Kegiatan ini terselenggarakan oleh Ruang Perempuan EPS bekerja sama dengan Paham Perempuan, Mèrtika, dan Gusdurian Cirebon. Berlangsung pada Rabu, 26 November 2025. Acara ini menjadi ruang belajar intensif mengenai proses penulisan skenario, serta wadah bertukar gagasan tentang penciptaan karya…

Baca Lengkapnya
Diri Sendiri

Menjadi Diri Sendiri dalam Pusaran Tren

Di sebuah kampus yang ramai di pusat kota, Yumna melangkah keluar dari kelas dengan santai sambil bersenandung riang seorang diri. Hari itu, ia mengenakan kaos oversized (gombrang) berwarna pastel yang terpadukan dengan celana jin longgar dan sneakers (sepatu kets) putih favoritnya. Di kampusnya, tidak ada aturan ketat soal pakaian saat perkuliahan. Itu sebabnya, Yumna lebih…

Baca Lengkapnya