Demonstrasi MBG

Perempuan, Demonstrasi, dan MBG

Pemerintah agaknya lalai terkait dengan pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejak awal program yang teranggap bagus dan terdukung oleh sebagian besar masyarakat Indonesia memang terkesan seperti pengumpulan tugas yang mepet deadline. Artinya, penerapan MBG ini memiliki narasi yang luar biasa namun nihil dalam implementasi.  Mulai dari makanan basi, menu yang terefisiensi, sampai banyaknya kasus keracunan…

Baca Lengkapnya
Scrolling

Mahasiswa Produktif dan Godaan Scrolling

Tak bisa terpungkiri, teknologi semakin hari semakin canggih dan berkembang pesat. Berdasarkan survei terbaru We Are Social 2024, pengguna media sosial di Indonesia menghabiskan rata-rata 3 jam 18 menit perhari untuk scrolling. Angka ini meningkat 15% daripada tahun sebelumnya, dengan mahasiswa sebagai kelompok pengguna tertinggi. Bahkan hampir seluruh kalangan manusia banyak yang menganggap medsos sebagai alat…

Baca Lengkapnya

Ragam Perempuan

Pada perempuan, ribuan pengandaian tersemat.Menuai ragam kata menggubahnya menjadi frasa.Beberapa frasa bahkan sengaja menjadi para Tuan sebagai klausa kaya makna.Beberapa lagi mengemasnya sebagai klausa minim harga.Sebagian menafikan keelokannya,sebagian lagi mengijabkan keanggunan perempuan. Pada perempuan dengan segala musim yang terlampir.Badai tak akan lahir bila angin tak diundang hadir.Kemarau berkepanjangan mesti ditempuh bila kebajikan dibalas dengan angkuh.Lebih…

Baca Lengkapnya

Kesetaraan di Ruang Kelas

Sumber Gambar: unair.ac.id Kesetaraan berasal dari kata “setara” yang berarti sama, seimbang, selevel. Atau bisa juga berarti “Menyamakan sudut pandang yang berbeda”. Contohnya seperti penyetaraan orang-orang kulit hitam dengan kulit putih. Padahal jika melihat dari mata (bentuk fisik) orang-orang kulit hitam dengan kulit putih tidak bisa tersetarakan (tersamakan). Kecuali dengan adanya perubahan dari kulit hitam…

Baca Lengkapnya
Marshanda

Kisah Marshanda Menembus Badai Hidup

Sumber Gambar: Instagram @marshanda99 Dalam dunia hiburan Indonesia, nama Marshanda bukanlah sosok asing. Ia terkenal sebagai aktris, penyanyi, dan motivator yang telah menginspirasi banyak orang melalui perjalanan hidupnya. Sejak kecil, ia telah berkecimpung di dunia hiburan dan mencapai popularitas besar. Namun, di balik gemerlap kariernya, ia mesti menghadapi berbagai ujian berat. Termasuk perjuangannya melawan bipolar…

Baca Lengkapnya

Membuka Stereotipe Baru Perempuan Masa Lampau

Historiografi Perempuan Mataram (2025) berhasil membuka perspektif baru mengenai peran dan posisi perempuan masa lampau. Perempuan yang acap kali mendapat stereotipe negatif. Sri Lestari bersama rekan-rekannya dalam buku ini menawarkan beberapa pandangan baru dari hasil studinya baru-baru ini. Uniknya, para penulis, membuka perspektif tidak hanya dari satu sudut pandang yang kaku. Lestari, dkk. menyuguhkan—selain dari perspektif…

Baca Lengkapnya

Eksistensi Ketimpangan Perempuan dalam Film

Dalam hidangan pelbagai karya, kita mengenal istilah alih wahana. Begitupun dalam karya sastra. Alih wahana saban tahun terus menjadi sorotan lalu lintas perbincangan. Karya sastra kerap menjadi objek alih wahana menjadi sebuah film (terlayar lebarkan). Bertema cinta, ironi, komedi, hingga ketimpangan. Banyak novel, puisi, cerpen dlsb telah teralih wahanakan menjadi tontonan. Karya sastra mengubah wujudnya…

Baca Lengkapnya
Perempuan Kuliah

Saya Melihat Mereka Berjuang: Di Balik Kisah Bangku Kuliah Perempuan

Saya tidak pernah mempertanyakan mengapa saya kuliah. Sejak awal, itu sudah terkesan sebagai bagian dari hidup saya. Sebuah kelanjutan yang wajar setelah lulus sekolah. Namun, ketika saya mulai memperhatikan kisah-kisah orang di sekitar, terutama para mahasiswa perempuan, saya menyadari bahwa perjalanan menuju bangku kuliah tidak pernah sesederhana itu bagi semua orang. Saya melihat mereka datang…

Baca Lengkapnya
Pendidikan Perempuan

Perempuan Bungsu dengan Cita-citanya

Dulu, di saat kehidupan membawa saya ke dalam realita menjadi siswa kelas dua belas, di situlah saya mulai bingung menentukan antara lanjut kuliah atau bekerja. Umumnya, orang-orang memikirkan tentang masa depan sedari mereka naik kelas sebelas. Namun karena begitu santainya, saya baru mulai memikirkan semua itu ketika sudah kelas dua belas. Dengan begitu, pada akhirnya saya…

Baca Lengkapnya