Misoginis: Narasi Seksisme Politisasi Kampanye Pemilu

Kampanye pemilu jadi ajang unjuk diri setiap paslon untuk memperlihatkan pribadinya. Pengemasan bahasa yang menarik, bermodal visi misi dan kegagahannya sebagai garda terdepan dalam memberikan perhatian, bantuan, dan penyalur aspirasi menjadi senjata ampuh pemikat rakyat. Segala bentuk program kerja “seolah-olah” akan terealisasikan pasca terpilihnya salah satu paslon. Padahal belum tentu.  Jelang pemilu, 27 November kian tegang…

Baca Lengkapnya
Mendidik Anak

Mendidik Diri dan Refleksi Masa Depan

Dalam hiruk-pikuk dunia perkuliahan, sering kali mahasiswi tersibukkan oleh tugas, ujian, dan impian karier. Namun, di balik kesibukan itu, ada peran besar yang menanti, menjadi pendidik pertama bagi generasi selanjutnya. Sebelum membentuk keluarga dan mendidik anak, mahasiswi perlu menata diri, memperkaya ilmu, memperhalus akhlak, dan meneguhkan nilai moral. Hal ini karena pendidikan terbaik bagi anak sejatinya…

Baca Lengkapnya
Rahmah El Yunusiah

Rahmah El Yunusiyah: Reformator Pendiri Diniyah Putri

Rahmah El Yunusiah lahir di Negeri Bukit Surungan, Padang Panjang pada 26 Oktober 1900. Ia merupakan anak bungsu dari pasangan Muhammad Yunus al-Khalidiyah bin Imanuddin dan Rafia. Perempuan yang kerap mendapat julukan reformator pendidikan Islam dan pejuang kemerdekaan Indonesia ini berhasil melakukan perubahan di bidang pendidikan keagamaan khususnya perempuan. Ayahnya, Yunus merupakan seorang muslim taat….

Baca Lengkapnya
Jatuh Cinta

Ketika Cinta Jadi Beban: Dampak Pacaran bagi Kesehatan Mental Mahasiswa

Masa kuliah adalah babak baru yang paling seru dalam hidup. Ini bukan hanya mengejar SKS, tugas numpuk, atau ngopi sambil nugas sampai Subuh. Lebih dari itu, kuliah adalah ajang besar bagi mahasiswa untuk mencari jati diri, mengerti dunia, belajar tanggung jawab, dan, tentu saja, jatuh cinta. Banyak sekali mahasiswa yang menjadikan pacaran sebagai bagian dari…

Baca Lengkapnya
Anak Perempuan Pertama

Harapan dan Kenyataan: Perjalanan Anak Perempuan Pertama

Menjadi anak perempuan pertama sering kali tergambarkan sebagai sebuah anugerah sekaligus ujian kehidupan. Sejak kecil, anak perempuan pertama biasanya tumbuh dalam ruang yang penuh harapan, baik dari orang tua maupun lingkungan sekitar. Ia terlihat sebagai calon penopang keluarga, sosok yang terandalkan dalam mengurus adik-adiknya, sekaligus cerminan nilai dan pendidikan yang orang tua tanamkan. Namun kenyataannya,…

Baca Lengkapnya

Sarah Firjani Hanisah: Cahaya Inspirasi Muslimah

Sumber Gambar: Instagram @sarahfirjanii Sarah Firjani Hanisah adalah sosok muslimah yang menunjukkan bahwa keimanan, pengetahuan, dan prestasi dapat berjalan seiring. Ia terkenal sebagai penghapal Al-Qur’an, mahasiswa Ilmu Gizi IPB, serta mahasiswa berprestasi (bapres) 1 IPB 2025. Sarah aktif dalam berbagai kompetisi akademik dan non-akademik, termasuk Clash of Champions (COC) yang sempat ramai beberapa waktu lalu….

Baca Lengkapnya

Menggugat Janji Kebebasan Kartini di Balik Layar Ponsel

Ketika berita mengenai belasan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang melakukan pelecehan verbal massal mencuat, salah satu komentar di media sosial menyahut enteng. “Namanya juga grup laki-laki, pasti isinya bercandaan begitu, kenapa juga mahasiswinya sampai tahu?”. Adegan tersebut awalnya terasa seperti riak kecil di internet, sebelum akhirnya kita menyadari bahwa kasus ini melibatkan banyak korban,…

Baca Lengkapnya

Pandawara Grup: Usaha Menjaga Lingkungan

Seiring berjalannya waktu lingkungan yang kita tinggali ini mengalami banyak kerusakan ataupun pencemaran yang oleh ulah manusia maupun oleh alam sebabkan. Pencemaran lingkungan bisa terbedakan menjadi tiga yaitu pencemaran air, pencemaran udara, dan pencemaran tanah. Pencemaran air di Indonesia sangatlah parah, banyak sumber air yang terkontaminasi polutan seperti sampah plastik, logam berat, pestisida, dan bahan…

Baca Lengkapnya

Pakaian dan Standar Kesopanan

Pada era modern seperti sekarang, perempuan lebih leluasa mengekspresikan dirinya. Namun, di balik kebebasan tersebut, masyarakat masih menggunakan pakaian sebagai tolak ukur untuk menilai kepribadian, moral, bahkan harga diri seorang perempuan. Masyarakat seolah menganggap fenomena ini sebagai kebiasaan yang wajar, padahal hal ini memberikan dampak negatif terhadap kehidupan sosial dan psikologis perempuan. Budaya Menilai Perempuan…

Baca Lengkapnya
Sumber Gambar: Magdalene.co

Kawin Paksa: Dampak terhadap Otonomi dan Kesetaraan Perempuan

Data putusan Mahkamah Agung (MA) selama 2018-2022 menunjukkan terdapat 213 kasus pernikahan bermasalah akibat kawin paksa. Dari jumlah ini, 119 perkara diputus dengan perceraian oleh pengadilan agama (PA). Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mencatat terjadi kenaikan 300 persen atas kawin paksa seiring meningkatnya pernikahan anak. Bahkan pada tahun 2021 sejumlah 22 juta…

Baca Lengkapnya
Standar Kecantikan

Standar Kecantikan di Era Digital

Perkembangan media sosial telah mengubah banyak hal dalam kehidupan manusia, termasuk cara seseorang memandang diri mereka sendiri. Bagi perempuan muda, media sosial tidak hanya menjadi sarana komunikasi dan hiburan, tetapi juga ruang yang membentuk persepsi mengenai kecantikan. Berbagai foto dan video yang menampilkan tubuh ideal, kulit putih, wajah mulus, serta gaya hidup yang tampak sempurna….

Baca Lengkapnya

Bahasa Pakaian Perempuan

Dalam kehidupan sehari-hari, komunikasi tidak selalu hadir dalam bentuk kata-kata. Ada bahasa yang lebih halus, lebih spontan, dan sering kali lebih jujur: bahasa visual. Salah satu bentuk bahasa visual yang paling kuat adalah pakaian. Bagi banyak perempuan, pakaian bukan sekadar penutup tubuh, melainkan media untuk berbicara tentang siapa mereka, apa yang mereka yakini, dan bagaimana…

Baca Lengkapnya

Iduladha: Menepis Anggapan Perempuan Tak Mau “Berkurban”

Idulfitri: perempuan “diistimewakan” dengan tidak mau meminta maaf karena merasa tidak punya salah. Iduladha: perempuan kembali “diistimewakan” dengan tidak mau berkurban. Dua kalimat di atas yang hingga sekarang masih tetap popular di kalangan laki-laki yang kerap menjadikan senjata, jargon, sindiran, dan meme yang penuh ironi bagi perempuan. Seolah perempuan tidak akan melakukan dua hal tersebut,…

Baca Lengkapnya

Perempuan dalam Pelukan Hangat Seblak

Sumber Gambar: ladiestory.id Siapa sangka, sepiring seblak dengan asap mengepul dan warna merah menggoda bisa menjadi saksi bisu kiprah perempuan dalam dunia kuliner Indonesia? Makanan pedas berawal dari jajanan pinggir jalan di Bandung ini, kini telah menjelma menjadi fenomena nasional. Dan, perempuan berada di garis terdepan revolusi kuliner ini. Perempuan dan seblak punya hubungan yang sulit terjelaskan….

Baca Lengkapnya