Di Balik Warna-Warni Tarawih: Sejarah Mukena di Nusantara

Baru-baru ini, potret salat tarawih di Indonesia menjadi sorotan di media sosial melalui unggahan akun @muslim. Barisan jamaah muslimah yang mengenakan mukena dengan warna yang beragam membuat suasana salat tampak lebih hiduh. Peristiwa itu amat berbeda dengan potret Tarawih di negara-negara Timur Tengah yang cenderung terdominasi warna gelap dan pakaian sederhana. Tidak sedikit warganet menganggap…

Baca Lengkapnya

Standar Ganda di Balik Aroma Dapur

Di bawah pancaran lampu sorot sebuah restoran mewah bertaraf internasional, dapur restoran itu tampak seperti sebuah teater pertunjukan yang megah. Seorang pria mengenakan seragam putih bersih dan topi tinggi yang kaku. Dengan ketelitian layaknya seorang dokter bedah, ia menata setetes saus di atas piring porselen. Setiap gerakannya memancing decak kagum para tamu. Di ruang dapur…

Baca Lengkapnya

Mahasiswa Islam: Pilar Moral dan Intelektual di Era Modern

Mahasiswa adalah generasi penerus bangsa yang memiliki tanggung jawab besar dalam membangun masa depan umat dan negara. Dalam konteks keislaman, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dan moral berlandaskan ajaran Islam. Di era modern yang tertandai kemajuan teknologi, globalisasi, dan krisis moral yang semakin kompleks. Peran kaum terpelajar…

Baca Lengkapnya

Perempuan Muda di Persimpangan Mimpi dan Tuntutan Sosial

Di perguruan tinggi, bangku perkuliahan saat ini tidak lagi sepi dari kehadiran perempuan. Jika kita melihat ke dalam kelas, jumlah mahasiswi bahkan sering kali memadati barisan kursi depan. Mereka adalah generasi yang tumbuh dengan narasi bahwa “perempuan bebas menjadi apa saja”. Namun, jika kita mau duduk sejenak untuk mendengarkan keluh kesah mereka di koridor kampus,…

Baca Lengkapnya
Sumber Gambar: Detik.com

Membaca Ulang Sejarah Cendekiawan Sulawesi Selatan

Retna Kencana Colliq Pujie Arung Pancana Toa Matinroe ri Tucae atau yang karib dengan sebutan Colliq Pujie merupakan salah satu dari banyak pahlawan perempuan Nusantara belum banyak terketahui. Kala itu, Colliq Pujie merupakan tokoh perempuan yang sangat berpengaruh dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia di Sulawesi Selatan. Ia terkenal sebagai seseorang yang menentang Belanda. Meski begitu, keaktifannya…

Baca Lengkapnya

Demam Hallyu di Bangku Kuliah: antara Inspirasi dan Distraksi

Sejak terkenalkan ke dunia internasional pada awal Milenium, gelombang budaya Korea, yang karib dengan sebutan Hallyu, telah mencapai puncaknya. Secara khusus, K-Pop kini telah bertransformasi menjadi fenomena global yang mengalami perkembangan sangat pesat. Serta menjadi bagian tak terpisahkan dari lanskap budaya kontemporer. K-Pop tidak hanya terminati berbagai kalangan di seluruh dunia, tetapi di dalam negeri sendiri….

Baca Lengkapnya
Identitas Hijab

Menentang Stereotipe Perempuan Berhijab

Muslimah yang berhijab dalam pandangan khalayak umum, apalagi di era modern dengan teknologi dan media sosial, dapat juga menjadi tolak ukur orang menilai kepribadiannya. Sebagaimana dalam konteks sosial cara mereka berkomunikasi dan menjaga pandangan sebagai umat Islam yang seharusnya tetap menjaga marwah seorang perempuan. Di era modern ini, di mana teknologi dan media sosial seperti…

Baca Lengkapnya

Nawal El Saadawi: Penulis Feminis dan Pejuang HAM

“Ketika Anda cerdas dan cantik, Anda menghadapi banyak masalah. Jika Anda cantik dan bodoh maka itu mudah.” Itulah kata-kata yang cukup menohok dari Nawal El Saadawi, mengajak kita semua khususnya Perempuan untuk sadar dalam memaksimalkan potensi dan akal budi kita agar menjadi Perempuan yang tidak mudah tertindas dan  harus memiliki kapastitas. Ia adalah Nawal El…

Baca Lengkapnya

Ibu, Aku, & Anakku

SejenakTerbaring pilu jua lemasMengapa begini?Pikirku kala ituTernyata memang takdir telah membuatnya adaSembari menyadariTerlintas perempuan (ibu) ituMasih terlelap dalam ketakutanMeratapi bagaimana esokTerjalani dengan baik nuansa ketakutan melanda Ah pikirku…Bagaimana bisa?DarahNanahPedihResah Melanda tak karuan rasanyaSedangkan ia (ibu)?Tak tahu harus mengapa?Sedang ia (ibu) sendiri juga tak bisa merasa?Lalu, bagaimana bisa aku ada dan terus tumbuh menua?Tanpa hadirmu, aku…

Baca Lengkapnya

Otoritas Keluarga dan Reproduksi Sistem Patriarki

Sumber Gambar: istockphoto.com Di kehidupan sehari-hari, kita banyak menjalin berbagai relasi baik antarindividu atau kelompok. Relasi yang kerap teranggap sebagai sesuatu alamiah dan tak perlu mempertanyakannya lagi. Sebab, memang sudah selayaknya manusia sebagai makhluk sosial.  Namun, di balik relasi ini terdapat otoritas yang tak banyak orang sadari. Padahal, otoritas merupakan salah satu kunci dalam hubungan relasi….

Baca Lengkapnya

Dewi Harlas: Penggerak Masyarakat Desa

Dewi Harlas adalah sosok inspiratif seorang perempuan tangguh yang berstatus single parent (orang tua tunggal) tetapi mampu mandiri dan berdaya. Setelah bertahun-tahun bekerja di perusahaan, ia memutuskan keluar dan kembali ke desanya, Purworejo, Purbalingga, Jawa Tengah. Saat kembali, ia menemukan banyak potensi yang belum banyak termanfaatkan. Salah satunya adalah keterampilan pengrajin bulu mata dan potensi…

Baca Lengkapnya

Tekanan Sosial Melanjutkan Impian Pendidikan

“Masa depan perempuan itu sudah pasti di dapur. Mau berpendidikan atau tidak ujungnya tetap sama. Jadi, buat apa melanjutkan pendidikan?” begitulah kalimat yang sering masyarakat penganut budaya patriarki lontarkan. Lagi-lagi perempuan berhadapan dengan tekanan sosial yang merendahkan martabatnya. Bukankah pendidikan merupakan hak bagi setiap insan tanpa memandang jenis kelamin?Perempuan juga memiliki cita-cita, keinginan untuk berkembang, serta harapan untuk…

Baca Lengkapnya
Hari Santri Nasional

Santri: Hidup dari Kesederhanaan menuju Keteladanan

Setiap tanggal 22 Oktober, Indonesia memperingati Hari Santri Nasional (HSN). Peringatan HSN merupakan momentum penting mengenang kembali kontribusi kaum sarungan terhadap perjalanan sejarah. Ketika berbicara tentang santri, kebanyakan orang mungkin langsung berpikir bahwa mereka hanya anak pesantren yang memakai sarung sambil belajar kitab kuning. Padahal, pada kenyataannya mereka itu simbol ketekunan dan sebuah perjuangan yang berawal…

Baca Lengkapnya

Mewujudkan Ruang Aman bagi Penyintas HIV/AIDS Melalui Kolaborasi dan Literasi Publik

Surakarta, 22 Juni 2026 – Berkenaan akan berakhirnya pendanaan Global Fund dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS, Yayasan Mitra Alam menggelar diskusi bertajuk “Kemitraan dan Keberlanjutan Program HIV di Kota Surakarta” bertempat di Warteg Bolo Dewe, Senin (22/06). Turut hadir dalam diskusi dari BPVP (Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas), Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan,…

Baca Lengkapnya

Gender dan Kesetaraan dalam Kehidupan Masyarakat Modern

Gender merupakan konsep sosial yang menjelaskan peran, tanggung jawab, hak, serta harapan masyarakat terhadap laki-laki dan perempuan. Ia berbeda dengan jenis kelamin (sex) yang bersifat biologis dan sudah Tuhan tentukan sejak lahir. Pun ia terbentuk oleh konstruksi sosial dengan perkembangan zaman dan kondisi masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep ini memengaruhi berbagai aspek kehidupan, seperti Pendidikan,…

Baca Lengkapnya