Eksistensi Ketimpangan Perempuan dalam Film

Dalam hidangan pelbagai karya, kita mengenal istilah alih wahana. Begitupun dalam karya sastra. Alih wahana saban tahun terus menjadi sorotan lalu lintas perbincangan. Karya sastra kerap menjadi objek alih wahana menjadi sebuah film (terlayar lebarkan). Bertema cinta, ironi, komedi, hingga ketimpangan. Banyak novel, puisi, cerpen dlsb telah teralih wahanakan menjadi tontonan. Karya sastra mengubah wujudnya…

Baca Lengkapnya
Sumber Gambar: Detik.com

Membaca Ulang Sejarah Cendekiawan Sulawesi Selatan

Retna Kencana Colliq Pujie Arung Pancana Toa Matinroe ri Tucae atau yang karib dengan sebutan Colliq Pujie merupakan salah satu dari banyak pahlawan perempuan Nusantara belum banyak terketahui. Kala itu, Colliq Pujie merupakan tokoh perempuan yang sangat berpengaruh dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia di Sulawesi Selatan. Ia terkenal sebagai seseorang yang menentang Belanda. Meski begitu, keaktifannya…

Baca Lengkapnya

Papa Dali: Teladan Kesalingan Rumah Tangga

Papa Dali saat ini tengah menjadi topik perbincangan di berbagai media sosial. Kepergian Ayah satu anak itu sangat mengejutkan warganet Indonesia. Yitta Dali Wassink berpulang secara tiba-tiba pada 18 Juli 2024 akibat kecelakaan tunggal. Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi keluarganya, tanpa terkecuali warganet. Melalui berbagai platform, warganet mengungkap turut berduka dan begitu kehilangan sosok Papa Dali. Warganet mengenal…

Baca Lengkapnya

Hari Kebaya Nasional: Identitas, Keteguhan, dan Kesatuan

Hari Kebaya Nasional mendapat peringatan pada 24 Juli. Tahun ini, 2024 menjadi tahun pertama peringatan HKN. Sejarah peringatan tersebut tidak terlepas dari Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 19 Tahun 2023 Tentang Hari Kebaya Nasional. Peresmian dan penandatanganan Keppres pada tanggal 4 Agustus 2023 lalu. Memperingati kebaya bukan hanya sebagai pakaian, tetapi bagian mahakarya warisan…

Baca Lengkapnya

Memaknai Iduladha, Merawat Lingkungan

Hari-hari berkabung daging bernama Iduladha mungkin perlahan memudar di ingatan masyarakat Indonesia. Hari itu serta tiga hari setelahnya (tasyrik), euforia umat Islam kembali teringatkan oleh upacara penyembelihan, membersihkan jeroan, hingga memasak hidangan. Daging-daging mulanya berasal dari tubuh sapi atau kambing lalu berujung menjadi sebuah hidangan lezat. Setelah daging terpotong, daging bakal dibagikan menggunakan sebuah wadah….

Baca Lengkapnya

Martha Tilaar: Inspirator Industri Kosmetik Indonesia

Jika Anda pengguna sekaligus pecinta produk kosmetik yang ada di tanah air pasti tak asing dengan Martha Tilaar. Ia salah satu pengusaha sukses perempuan Indonesia di bidang industri kecantikan. Nama tak asing di telinga khalayak sebab terabadikan dalam sebuah merek produk yakni Sari Ayu Martha Tilaar. Sosok Martha bagai legenda, merintis perjalanan panjang dunia industri kosmetik…

Baca Lengkapnya

Opu Daeng Risadju: Sang Renta Ksatria Politik

“…Usia boleh tua tapi jiwa harus tetap muda…” Ungkapan benar dan pantas tersemat pada Opu Daeng Risadju. Ia menjadi salah satu pahlawan nasional Indonesia yang turut berjuang di usia yang tak lagi muda. Meski sudah renta, perempuan dari Tanah Luwu itu berani menanggung siksaan Netherlands Indies Civil Administration (NICA) demi mengamalkan amar makruf nahi mungkar. Mulanya Risadju adalah seorang…

Baca Lengkapnya
sumber gambar: https://www.kompas.com/stori/read/2021/06/02/140047479/cut-meutia-kehidupan-perjuangan-dan-akhir-hidup?page=all

Cut Nyak Meutia: Potret Keberanian dan Ketangguhan Wanita Aceh

Cut Meutia merupakan sosok yang menginspirasi banyak perempuan Indonesia melalui keteguhan dan semangat perjuangannya dalam perlawanan terhadap penjajahan Belanda di awal abad ke-20. Cut Meutia yang juga terkenal sebagai Cut Nyak Meutia adalah putri Teuku Ben Wawud, seorang Ulebalang di Perak, Aceh. Ia lahir pada tahun 1870, tiga tahun sebelum pecahnya Perang Aceh. Ia terkenal…

Baca Lengkapnya
sumber gambar: https://womenlead.magdalene.co/2021/03/03/andi-depu-pahlawan-sulawesi/

Andi Depu: Srikandi dari Jazirah Tipalayo Mandar

Nilai manusia bukan bagaimana ia mati, melainkan bagaimana ia hidup. Bukan apa pangkatnya, melainkan apa yang telah dia perbuat dengan tugas yang Tuhan berikan kepada-Nya. Harimau mati akan meninggalkan belang, gajah mati akan meninggalkan gading dan manusia mati dipastikan akan meninggalkan nama yang mengemas akan citranya. Sebagaimana yang sudah banyak terbahas dalam literatur-literatur bahasan gender, masyarakat Indonesia…

Baca Lengkapnya

Pendidikan dan Perlawanan, Dua Pilar Gerakan Raden Ayu Artak

Raden Ayu Artak merupakan salah satu tokoh pejuang perempuan yang belum masyhur dalam rentetan sejarah perjuangan Indonesia. Berasal dari keluarga bangsawan yang lahir pada akhir abad ke-19 di Jawa Tengah, ia tumbuh dalam tradisi Ningrat yang memiliki sejarah panjang dalam politik dan budaya Jawa.  Pendidikan yang ia terima dari keluarga membuatnya menjadi wanita yang cerdas…

Baca Lengkapnya

Keumalahayati: Prajurit Perempuan Aceh

Indonesia adalah negara kepulauan dengan laut yang sangat luas, menjadikannya negara maritim. Kegiatan kemaritiman telah mendukung kehidupan masyarakatnya sejak zaman dulu. Seperti halnya Malaka sebagai jalur perdagangan rempah yang masyur pada berabad-abad silam. Membahas maritim, tak lengkap jika tidak membicarakan angkatan laut yang menjadi basis keamanan negara. Angkatan laut biasanya dipimpin oleh seorang laksamana atau…

Baca Lengkapnya

Potret Kekuatan dan Kemandirian Sultanah Nahrasiyah

Potret kekuatan dan kemandirian perempuan tergambar pada tokoh Malikah Nahrasiyah atau terkenal dengan Ratu Nahrasiyah. Menjadi salah satu tokoh penting dalam sejarah Aceh sebagai seorang sultanah memerintah Kesultanan Aceh Darussalam pada abad ke-17. Lahir dalam keluarga kerajaan yang merupakan putri Tunggal dari Sultan Zainal Abidin bin Ahmad bin Muhammad bin Al-Malik Ash-Shahih. Sejak kecil, Nahrasiyah…

Baca Lengkapnya
Sumber Ilustrasi gambar diambil dari Tirto.id

Maria Walanda Maramis: Pendobrak Adat, Pejuang Kemajuan Perempuan Minahasa

Maria Walanda Maramis memiliki nama asli Maria Josephine Catherine Maramis. Ia adalah seorang Pahlawan Nasional karena usahanya untuk memajukan perempuan Indonesia pada permulaan abad ke-20. Ia lahir pada 1 Desember 1872 dan meninggal pada 22 April 1924. Sejak usia enam tahun, Maria tinggal bersama paman dan bibinya, sebab kedua orang tuanya telah meninggal dunia. Waktu…

Baca Lengkapnya

Membaca (Catatan) Aktivisme Dakwah, Pergolakan Politik, dan Pergerakan Perempuan Tutty Alawiyah

Prof. Dr. Hj. Tutty Alawiyah AS, MA. adalah Menteri Negara Peranan Wanita kini Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabinet Pembangunan VII Presiden Soeharto dan Kabinet Reformasi Pembangunan era Presiden BJ. Habibie. Sepak terjangnya di dunia politik mengantarkan Tutty menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari tahun 1992 hingga 2004. Pergolakannya sebagai aktivis, politisi,…

Baca Lengkapnya

Siti Manggopoh: Perempuan Minang Pemimpin Perang

Dalam buku-buku sejarah yang selama ini kita pelajari, sosok-sosok pahlawan dan tokoh perempuan yang telah berjasa bagi bangsa seringkali luput dari perhatian. Mereka yang berjuang keras, mengorbankan diri, dan memberikan kontribusi besar bagi kemerdekaan dan kemajuan negeri ini. Namun, mereka sering terlupakan dan tergeser oleh narasi-narasi sejarah yang lebih mendominasi. Padahal, jika kita menggali lebih…

Baca Lengkapnya