Perawi Hadis Perempuan

Perempuan dalam Pendar Hadis Rasulullah

Sumber Gambar: iqra.id Sejak awal, agama Islam telah memberikan penghargaan dan perlindungan khusus kepada perempuan. Kita dapat menemukan panduan lengkap tentang bagaimana Islam melihat perempuan sebagai bagian penting dari keluarga dan masyarakat melalui berbagi hadis Rasulullah saw. Sayangnya, selama era modernisasi, pemahaman tentang hadis-hadis berkaitan dengan perempuan seringkali terganggu oleh interpretasi sempit yang terpengaruhi budaya…

Baca Lengkapnya

Posisi Islam dan Moralitas Perempuan

Melihat realitas yang ada, pembahasan mengenai tema gender dan perempuan perlu dikulik lebih jauh. Salah satu alasannya ialah karena ketimpangan gender yang semakin tak terarahkan. Persoalan ini dipengaruhi budaya dan perubahan zaman yang semakin ekstrem. Namun, kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan faktor-faktor tersebut, melainkan juga harus melihat karakter manusia generasi saat ini. Pemikiran yang turun…

Baca Lengkapnya
Pelecehan

Transportasi Publik dan Ironi Pelecehan

Pewartaan kekerasan dan pelecehan seksual dari berbagai media mengundang keprihatinan yang mendalam. Salah satunya kasus di ranah transportasi umum atau publik. Tindakan amoral itu sudah banyak terjadi di mana-mana, di kantor, supermarket, tempat wisata, mal, dan angkutan umum. Ironisnya korban penodaan seksual itu tidak hanya perempuan normal, akan tetapi juga perempuan penyandang cacat. Padahal, transportasi…

Baca Lengkapnya
sumber gambar: https://www.kompas.com/stori/read/2021/06/02/140047479/cut-meutia-kehidupan-perjuangan-dan-akhir-hidup?page=all

Cut Nyak Meutia: Potret Keberanian dan Ketangguhan Wanita Aceh

Cut Meutia merupakan sosok yang menginspirasi banyak perempuan Indonesia melalui keteguhan dan semangat perjuangannya dalam perlawanan terhadap penjajahan Belanda di awal abad ke-20. Cut Meutia yang juga terkenal sebagai Cut Nyak Meutia adalah putri Teuku Ben Wawud, seorang Ulebalang di Perak, Aceh. Ia lahir pada tahun 1870, tiga tahun sebelum pecahnya Perang Aceh. Ia terkenal…

Baca Lengkapnya

Cantik Bukan Segalanya, Salihah Pilihan Utama

Sumber Gambar: tebuireng.online Sekarang ini, banyak orang menilai perempuan dari penampilannya. Wajah cantik dan tubuh ideal sering teranggap sebagai ukuran utama dalam menilai seseorang. Tapi dalam Islam, kecantikan fisik bukanlah segalanya. Yang lebih penting adalah hati yang baik, akhlak yang mulia, dan ketakwaan kepada Allah. Dalam memilih pasangan hidup, Rasulullah ﷺ mengajarkan agar kita tidak…

Baca Lengkapnya

Memaknai Awal Tahun: Jalan Sunyi Mahasantri Tashfiyatul Qulub menuju Produktivitas dan Perbaikan Diri

Awal tahun sering kali terpahami sebatas pergantian angka dalam kalender. Orang merayakannya dengan hiruk-pikuk resolusi, pesta, dan harapan-harapan yang terkadang berakhir sebagai wacana kosong. Namun bagi seorang mahasantri Tashfiyatul Qulub, awal tahun seharusnya termaknai lebih dalam: sebagai momentum muhasabah, penjernihan niat, dan peneguhan langkah menuju Allah Swt. Mahasantri tidak hidup dalam ruang hampa. Ia adalah…

Baca Lengkapnya

Rekonstruksi Diri: Membedah Kaitan Trauma Masa Lalu dan Beban Ekspektasi

Pernahkah Anda merasa lelah luar biasa, padahal secara fisik Anda tidak sedang melakukan aktivitas berat? Rasa lelah itu sering bukan berasal dari otot yang bekerja terlalu keras, melainkan dari pikiran yang tak henti mengejar standar kesempurnaan. Dalam buku fenomenal What’s So Wrong About Your Trauma & Expectation (2024) karya Ardhi Mohamad, Esther Lubis mengajak kita menyelami…

Baca Lengkapnya

It’s Okay Not to Be Okay: Keberanian Merasa dan Tidak Baik-Baik Saja

“It’s okay to not be okay. It’s okay to cry. You’re not weak for feeling.” Ucapan Moon-young kepada Gang-tae ini bukan hanya sekadar kalimat penghibur, melainkan sapaan lembut bagi jiwa yang terlalu lama menahan air mata. Kalimat sederhana yang menjadi benang merah dari drama It’s Okay Not to Be Okay. Kalimat terdengar seperti pengakuan bahwa tak…

Baca Lengkapnya