Tiebymin Gang, Yasmin Salsabila, dan Lapangan Kerja

Sumber Gambar: liputan6.com Yasmin Salsabila seorang pengusaha muda dan influencer asal Indonesia memulai bisnis hijab pasa 2020. Nama mereknya ialah Tiebymin, awalnya berfokus pada penyediaan jilbab berkualitas untuk siswi sekolah. Yasmin mulai dari garasi rumahnya dengan menjual hijab berwarna dasar seperti putih, cokelat, dan hitam. Berbagai kalangan meminati produknya. Mulai dari anak-anak hingga dewasa. Alasannya,…

Baca Lengkapnya

Pengaruh Lingkaran Teman terhadap Kesehatan Mental

Sumber Gambar: kampusinovatif.id Masa remaja merupakan fase perkembangan yang kritis, di mana individu mengalami perubahan fisik, emosional, dan sosial yang signifikan. Salah satu faktor yang memainkan peran penting dalam perkembangan remaja adalah lingkungan sosial, khususnya circle (lingkaran) teman sebaya. Bagi remaja perempuan, hubungan dengan teman sebaya seringkali menjadi sumber dukungan emosional, validasi, dan identitas diri….

Baca Lengkapnya

Kekerasan Seksual dan Kegagalan Sistematik Pendidikan

Kekerasan seksual telah lama mencuat menjadi masalah kita bersama. Di banyak ruang, baik publik seperti terminal, stasiun, pasar, bahkan ruang yang semestinya aman yakni sekolah, kasus demi kasus masih saja berulang terjadi. Beberapa kasus terbaru, seorang guru agama melakukan kekerasan seksual terhadap muridnya. Kejadian ini kembali membuat kita kesal, mengingat kasus-kasus semacam ini sebenarnya telah…

Baca Lengkapnya

Pendidikan Perempuan dalam Tantangan Teknologi

“Untuk apa sekolah tinggi-tinggi, kalau pada akhirnya tetap memasak di dapur?”. Begitulah kira-kira ucapan yang barang kali sudah muncul sejak era RA. Kartini (1879-1904). Bahkan (mungkin) oleh sebagian masyarakat terpertahankan hingga kini. Barang kali, jika Kartini masih hidup ia merasa sedih karena perjuangan progresif dan idenya tentang pendidikan perempuan belum bisa menjangkau berbagai aspek lapisan…

Baca Lengkapnya

Memaknai Awal Tahun: Jalan Sunyi Mahasantri Tashfiyatul Qulub menuju Produktivitas dan Perbaikan Diri

Awal tahun sering kali terpahami sebatas pergantian angka dalam kalender. Orang merayakannya dengan hiruk-pikuk resolusi, pesta, dan harapan-harapan yang terkadang berakhir sebagai wacana kosong. Namun bagi seorang mahasantri Tashfiyatul Qulub, awal tahun seharusnya termaknai lebih dalam: sebagai momentum muhasabah, penjernihan niat, dan peneguhan langkah menuju Allah Swt. Mahasantri tidak hidup dalam ruang hampa. Ia adalah…

Baca Lengkapnya
Diri Sendiri

Perempuan dalam Narasi Kesehatan Mental

Sumber Gambar: pixabay.com Kesehatan mental adalah bagian penting dari kehidupan setiap orang, tetapi sering terabaikan atau tersalahpahami, terutama untuk perempuan. Perempuan yang menunjukkan gejala kecemasan atau depresi sering teranggap sebagai “berlebihan” atau “lebay” di kalangan masyarakat, termasuk Indonesia. Persepsi ini membuat kesehatan mental mendapat stigma lebih buruk dan mencegah perempuan mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan….

Baca Lengkapnya

Sayyidah Hajar: Ketangguhan Perempuan yang Terlupakan

Peristiwa Iduladha sering kali terkaitkan dengan kisah Nabi Ibrahim dan putranya, Nabi Ismail. Padahal banyak sosok lain, Sayyidah Hajar, misalnya yang cukup penting dalam peristiwa ini. Iduladha secara khusus berkisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail karena peristiwa pengorbanan mereka menjadi momen penting dalam ajaran Islam. Kisah ini menekankan ketaatan kepada Allah dan menjadi contoh teladan…

Baca Lengkapnya

Logika di Balik Murka: Mencari Keadilan di Tengah Ego

Dalam kehidupan manusia, kemarahan adalah emosi yang sering muncul tanpa peringatan. Ia hadir ketika seseorang merasa disalahpahami, diperlakukan tidak adil, atau ketika harapan tiba-tiba runtuh. Ledakannya terasa spontan, tetapi di baliknya terdapat persoalan yang lebih dalam tentang cara manusia memahami diri dan dunianya. Sejak lama para filsuf memikirkan emosi ini. Bagi kaum Stoa, kemarahan merupakan…

Baca Lengkapnya
Guru Perempuan

Masa Depan Kapur dan Dapur

Maksud masa depan “kapur dan dapur” di sini bahwa peremouan sebagai pendidik memegang kapur atau sering kali kita sebut guru, dan juga sebagai pemegang peralatan dapur, yakni ibu rumah tangga. Kapur dan peralatan dapur bukan sekadar instrumen fungsional, melainkan strategi dedikasi membentuk generasi mendatang melalui pengetahuan, tradisi budaya, dan empati emosional. Kapur tidak hanya tentang…

Baca Lengkapnya