Sosok Ibu

Harapan Ibu: Sebuah Manifestasi Cinta

Harapan adalah benih kehidupan. Ia adalah pendorong yang tak terlihat di balik setiap perjuangan dan mimpi manusia. Namun, tidak ada harapan yang lebih murni, lebih kuat, dan lebih tanpa pamrih selain harapan ibu. Harapan ini bukanlah sekadar keinginan pasif, melainkan sebuah manifestasi cinta abadi yang melampaui batas waktu, merangkum seluruh masa depan anaknya, dan menjadi kompas…

Baca Lengkapnya
Wewangian Wanita

Wanita dan Wewangian

Sejak masa kuno hingga era modern saat ini, wewangian telah menjadi bagian penting dari kehidupan manusia. Dalam perjalanan sejarah yang panjang itu, wanita selalu memiliki hubungan istimewa dengan aroma baik sebagai simbol kecantikan, identitas, maupun ekspresi diri. Wewangian bukan sekadar parfum yang tersemprotkan pada kulit, melainkan medium yang menyatukan seni, budaya, psikologi, dan spiritualitas. Melalui…

Baca Lengkapnya

Enrekang Darurat Korupsi: Suara Aktivis Perempuan, Nurjannah (Jhane)

Enrekang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang terduga melakukan korupsi senilai Rp16,6 milliar. Kasusnya tetap berlanjut untuk mengusut semua pihak yang terlibat. Semoga dapat terusut tuntas dan mendapat ganjarannya. Dana zakat, infak, dan sedekah seharusnya terpakai untuk membantu umat meringankan beban sesuai dengan indikator yang memenuhi syarat untuk mendapatkannya. Pada Kamis malam (27/11/2025), Kejaksaan…

Baca Lengkapnya
Pendidikan Perempuan

Perempuan Bungsu dengan Cita-citanya

Dulu, di saat kehidupan membawa saya ke dalam realita menjadi siswa kelas dua belas, di situlah saya mulai bingung menentukan antara lanjut kuliah atau bekerja. Umumnya, orang-orang memikirkan tentang masa depan sedari mereka naik kelas sebelas. Namun karena begitu santainya, saya baru mulai memikirkan semua itu ketika sudah kelas dua belas. Dengan begitu, pada akhirnya saya…

Baca Lengkapnya

Tatkala Perempuan Memilih Jalannya Sendiri

Di dunia yang serba cepat dan penuh penilaian ini, menjadi perempuan sering kali berarti harus siap menghadapi banyak tuntutan keluarga, masyarakat, bahkan diri sendiri. Orang berharap pada mereka untuk menjadi kuat tapi tetap lemah lembut. Pun mandiri tapi tidak melupakan peran domestiknya, serta berpendidikan tinggi tapi tidak “terlalu berpendapatan”. Paradoks semacam ini membuat banyak kaum…

Baca Lengkapnya
Ruang Aman Perempuan

Ruang Aman Perempuan: antara Harapan, Kenyataan, dan Perlawanan

Pembahasan tentang ruang aman perempuan selalu terasa relevan. Sebab, ia berangkat dari pengalaman hidup sehari-hari yang banyak perempuan alami di berbagai tempat. Istilah ini bukan sekadar jargon aktivisme, melainkan kebutuhan mendasar. Yakni hidup tanpa ketakutan, ancaman, dan tekanan yang merampas kebebasan perempuan menjadi diri sendiri. Namun, di balik harapan besar untuk memilikinya, kenyataan masih jauh dari ideal….

Baca Lengkapnya

Menjaga Kesadaran di Hari Ketujuh: Belajar HIV dan AIDS bersama Gina Afriani

Cirebon – Sudah sepekan, rangkaian 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan menjelma menjadi ruang pertemuan, percakapan, dan keseruan. Di palagan kesadaran itu, Ulya Mukarromah dari Paham Perempuan menjembatani sorotan peserta kepada Gina Afriani. Merangkai pengetahuan dan pengalaman, seolah membentangkan titian bagi siapapun ingin melintasi jurang ketidaktahuan tentang pencegahan AIDS pada Senin, 01 Desember 2025. Pusat…

Baca Lengkapnya
Mental Mahasiswa

Mental Mahasiswa di Persimpangan Zaman

Mahasiswa ialah pelopor muda yang bertindak krusial dalam modernisasi bangsa. Menjadi mahasiswa di era modern ini bukan semata-mata perkara yang gampang. Di sisi lain bayangan sebagai kelompok cendekiawan, banyak mahasiswa yang bahkan melawan tekanan mental. Berbagai rintangan yang mencakup ranah akademis, sosial, serta ekonomi membuat aktivitas dan mental mahasiswa tidak seindah yang terbayangkan. Mahasiswa kini…

Baca Lengkapnya
Fesyen Mahasiswa

Gaya Berpakaian dan Stereotipe Dunia Kampus

Pernahkah kita menebak jurusan seseorang hanya dari cara mereka berpakaian (fesyen)? Mahasiswa berdaster dan berkacamata tebal pasti anak sastra. Yang berkaos hitam polos dengan celana cargo tentulah dari teknik. Sementara mereka yang mengenakan kemeja rapi dan sepatu pantofel? Sudah pasti ekonomi atau hukum. Stereotipe semacam ini bukan hal asing di lingkungan kampus. Bahkan tanpa sadar,…

Baca Lengkapnya