Dalam dunia perkuliahan, sering kita temui sekelompok pertemanan mahasiswa (sirkel atau geng). Sirkel biasanya terdiri dari beberapa orang yang memiliki kesamaan minat, hobi, jurusan, atau tujuan tertentu. Mereka saling mendukung, berbagi pengalaman, dan menjalani aktivitas bersama selama masa kuliah. Hal itu sangat memberikan dampak di kehidupan.
Di lingkungan kampus, sirkel perkawanan memegang peranan yang penting karena dapat memengaruhi kehidupan sosial, emosional, dan akademik mahasiswa. Namun, memilih sirkel persahabatan yang baik dan sehat itu juga penting, karena lingkaran pertemanan yang tidak sehat dapat berdampak buruk bagi mahasiswa itu sendiri. Sebaliknya, jika lingkaran perkawanan positif dapat berdampak baik bagi mahasiswa. Apalagi di lingkungan kampus, sirkel perkariban sering terbicarakan di berbagai media sosial. Namun, tidak jarang mahasiswa mengalami kesulitan dalam memilih lingkaran perkongsian yang tepat.
Banyak dari mereka sering berada dalam lingkaran pertemanan negatif, terkenal sebagai “lingkaran beracun”. Lingkaran beracun merupakan lingkaran persahabatan yang tidak sehat dan dapat memberikan dampak buruk bagi para anggotanya, terutama dari segi psikologis. Namun, kehadiran sirkel di kampus cukup menarik perhatian lingkungan perkuliahan. Apalagi, lingkungan perkariban yang sehat dapat saling mendukung satu sama lain, mengingatkan dan membantu satu sama lain di saat sedang kesusahan.
Faedah Sirkel Perkawanan
Manfaat dari sirkel pertemanan mendapat dukungan emosional dan mental, dalam dunia perkuliahan yang penuh dengan tugas, ujian, dan tekanan mental. Lingkungan perkawanan dapat memberikan dukungan emosional dan mental yang sangat terbutuhkan di sirkel persahabatan itu sendiri. Sirkel dalam perkongsian sering menjadi wadah untuk saling curhat, berbagi pengalaman, dan saling mendukung dalam mengatasi tantangan akademik atau keseharian. Di situasi sulit ini, ada baiknya memiliki teman yang dapat dipercaya untuk mengurangi stress dan menjaga keseimbangan mental.
Sirkel pertemanan juga dapat menciptakan kolaborasi dan berbagi pengetahuan, seperti saling bertukar pikiran, saling membantu memahami materi perkuliahan, dan mengerjakan tugas bersama. Dengan adanya kolaborasi dan berbagi pengetahuan ini dapat memperdalam pengetahuan satu sama lain dan dapat meningkatkan pemahaman terhadap isi perkuliahan. Hal ini dapat meningkatkan hasil belajar dan kinerja akademik antara satu sama lain. Apalagi, pengaruh dalam lingkungan perkawanan juga membantu berbagi informasi yang membangun bagi diri seseorang dan lingkungan pertemanannya.
Memiliki seseorang yang saling mendukung akan memudahkan seseorang dalam mengatasi kesulitan dan memecahkan masalah. Dalam hal jaringan dan peluang karir, sirkel pertemanan juga membantu seseorang berjejaring dan memperluas peluang karier di masa depan. Di dalam dunia kerja, jaringan yang kuat dapat menjadi alat yang berharga ketika mencari peluang kerja atau magang. Sirkel persahabatan yang beragam memungkinkan seseorang menghubungi orang-orang dari latar belakang berbeda dan bidang pekerjaan berbeda. Hal ini dapat menjadi ladang membuka peluang jaringan dan memperluas peluang karir masa depan.
Pertumbuhan pribadi dan kepercayaan diri, dengan berinteraksi dengan teman-teman di lingkaran pertemanan, seseorang dapat mengembangkan keterampilan sosial, komunikasi, dan kepemimpinan. Lingkaran perkariban menyediakan tempat untuk belajar bagaimana kita bisa dapat berkomunikasi dengan baik, bekerja sama dalam tim, dan menyelesailkan konflik. Melalui pergaulan yang positif, seseorang mendapatkan rasa percaya diri dalam berhubungan dengan orang lain dan mampu menghadapi tantangan di luar perkuliahan.
Dukungan dan Motivasi
Peningkatan kebahagiaan, sirkel pertemanan dapat meningkatkan kebahagiaan dengan memberikan dukungan dan motivasi kepada anggotanya. Dalam lingkungan yang positif, anggota perkawanan dapat mendukung dan mengingatkan satu sama lain, membantu mereka mengatasi masalah, dan meningkatkan keberhasilan akademik. Dalam lingkaran persahabatan yang baik, saling menginspirasi dan mendukung untuk mencapai tujuan akademik merek tingkatkan kepribadian, sirkel perkongsian yang positif membantu meningkatkan kepribadian dengan menanamkan nilai-nilai seperti saling menghormati, kompromi, dan batasan yang jelas. Dengan cara ini, sirkel perkariban lebih siap menghadapi tantangan hidup.
Meskipun dampak positif juga ada di sirkel pertemanan, tapi sirkel pertemanan juga bisa menimbulkan dampak negatif. Dalam lingkungan pertemanan yang tidak sehat, lingkaran pertemanan tersebut dapat menjadi lingkungan pertemanan yang tidak simpatik seingga dapat menggoda pengaruh seseorang untuk mengembangkan kebiasaan buruk. Seperti, seseorang yang terjebak dalam sirkel negatif yang mempunyai kebiasaan malas mengerjakan tugas atau menggunakan jasa task joykey (joki tugas). Kemudian, sering berhubungan dengan orang tersebut/semua anggota sirkel pertemanan tersebut bisa berpengaruh ke diri kita dan bisa mempunyai kebiasaan malas mengerjakan tugas atau ikut-ikutan menggunakan jasa task joykey.
Memilih sirkel pertemanan, sangat penting untuk mempertimbangkan apakah lingkaran tersebut bisa membawa sesuatu yang positif bagi diri kita. Dengan demikian, kita dapat memilih pertemanan yang baik, kita dapat meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan karakter, dan dapat menciptakan lingkungan pertemanan yang mendukung. Sebaliknya, memilih sirkel pertemanan yang negatif dapat berdampak negatif dan bisa menghambat pertumbuhan di dalam diri kita. Karena sirkel pertemanan berpengaruh besar dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, dalam hal positif dapat membantu meningkatkan kebahagiaan, meningkatkan karakter, menciptakan sirkel pertemanan yang mendukung, serta mengingatkan dan membantu dalam berbuat kebaikan.
Sirkel pertemanan yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan mental, kehidupan sosial, dan akademik seorang mahasiswa. Namun, perlu diperhatikan untuk selalu berhati-hati dalam memilih circle pertemanan. Karena kita sendiri tidak tau seseorang tersebut apakah selalu baik kepada kita, apalagi jika suatu saat ada masalah bisa menjadi musuh bagi diri kita sendiri. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih circle dalam pertemanan yang sesuai dengan tujuan dan nilai-nilai kita.[]

