Menjadi Perempuan Jawa di Era Disrupsi

Menjadi perempuan Jawa sering kali berarti belajar diam lebih dulu sebelum belajar bicara. Sejak kecil, mereka tumbuh dengan nasihat yang terdengar sederhana tapi sarat makna: aja kakehan ngomong, sing sareh, wong wedok kuwi kudu ngerti unggah-ungguh. Kalimat-kalimat itu bukan sekadar petuah sopan santun. Melainkan cara budaya membentuk tubuh dan suara perempuan agar tetap tenang, tertata, dan tidak…

Baca Lengkapnya
Mendidik Anak

Mendidik Diri dan Refleksi Masa Depan

Dalam hiruk-pikuk dunia perkuliahan, sering kali mahasiswi tersibukkan oleh tugas, ujian, dan impian karier. Namun, di balik kesibukan itu, ada peran besar yang menanti, menjadi pendidik pertama bagi generasi selanjutnya. Sebelum membentuk keluarga dan mendidik anak, mahasiswi perlu menata diri, memperkaya ilmu, memperhalus akhlak, dan meneguhkan nilai moral. Hal ini karena pendidikan terbaik bagi anak sejatinya…

Baca Lengkapnya