Pendidikan Perempuan dalam Tantangan Teknologi

“Untuk apa sekolah tinggi-tinggi, kalau pada akhirnya tetap memasak di dapur?”. Begitulah kira-kira ucapan yang barang kali sudah muncul sejak era RA. Kartini (1879-1904). Bahkan (mungkin) oleh sebagian masyarakat terpertahankan hingga kini. Barang kali, jika Kartini masih hidup ia merasa sedih karena perjuangan progresif dan idenya tentang pendidikan perempuan belum bisa menjangkau berbagai aspek lapisan…

Baca Lengkapnya

Cantik itu Pilihan, Bukan Kewajiban

Sumber Gambar: pixabay.com Ke-cantik-an sering teranggap sebagai cara pandang seseorang, terutama bagi perempuan. Media dan budaya populer sering kali menyebarkan pandangan bahwa seseorang hanya akan diterima dan dihargai jika sesuai standar cantik tertentu. Padahal, kenyataannya kecantikan bukanlah sesuatu yang wajib termiliki, melainkan pilihan yang sepenuhnya berada di tangan individu. Kecantikan bukanlah sesuatu yang tetap dan…

Baca Lengkapnya

Bahasa Pakaian Perempuan

Dalam kehidupan sehari-hari, komunikasi tidak selalu hadir dalam bentuk kata-kata. Ada bahasa yang lebih halus, lebih spontan, dan sering kali lebih jujur: bahasa visual. Salah satu bentuk bahasa visual yang paling kuat adalah pakaian. Bagi banyak perempuan, pakaian bukan sekadar penutup tubuh, melainkan media untuk berbicara tentang siapa mereka, apa yang mereka yakini, dan bagaimana…

Baca Lengkapnya
Liburan

Liburan Guru di Rumah Saja: Sebuah Refleksi

Liburan sekolah adalah momen, yang bukan saja murid, tetapi guru pun turut menantinya berbulan-bulan setelah menjalankan tugas mengajar yang padat. Terlebih menjelang akhir semester lewat upacara pembagian rapor, waktu liburan itu seperti sudah amat dekat. Rasanya liburan menjadi self reward yang oleh banyak guru idamkan. Namun, tidak semua guru memilih untuk pergi berlibur ke tempat wisata. Bagi…

Baca Lengkapnya

Kesetaraan Pendidikan Perempuan

Sumber Gambar: depositphotos.com Hak perempuan untuk menuntut ilmu adalah bagian yang sangat penting dalam Islam. Pendidikan bukan hanya hak, tetapi juga kewajiban bagi setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Islam datang sebagai agama yang membawa cahaya ilmu, menghapus kebodohan, dan menempatkan pendidikan sebagai aspek utama dalam kehidupan manusia. Namun, masih ada sebagian masyarakat yang menganggap…

Baca Lengkapnya

Memaknai Awal Tahun: Jalan Sunyi Mahasantri Tashfiyatul Qulub menuju Produktivitas dan Perbaikan Diri

Awal tahun sering kali terpahami sebatas pergantian angka dalam kalender. Orang merayakannya dengan hiruk-pikuk resolusi, pesta, dan harapan-harapan yang terkadang berakhir sebagai wacana kosong. Namun bagi seorang mahasantri Tashfiyatul Qulub, awal tahun seharusnya termaknai lebih dalam: sebagai momentum muhasabah, penjernihan niat, dan peneguhan langkah menuju Allah Swt. Mahasantri tidak hidup dalam ruang hampa. Ia adalah…

Baca Lengkapnya
Siti Walidah

Siti Walidah: Perempuan Visioner, Menerobos Batas Zaman 

Sumber Gambar: mediahusbandry.com Ketika kita berbicara tentang tokoh perempuan dalam sejarah Islam di Indonesia, nama Siti Walidah atau yang lebih karib dengan nama Nyai Ahmad Dahlan, seharusnya menjadi salah satu yang paling teringat dan terhormati. Ia bukan hanya seorang istri pendiri Muhammadiyah, tetapi seorang pemimpin pemikiran, pelopor pendidikan, dan pejuang hak perempuan di masa ketika…

Baca Lengkapnya
Sumber foto dari Kupipedia Bu Nyai Sinta Nuriyah

Nyai Sinta Nuriyah: Aktivis, Ulama, dan Pejuang Hak Perempuan

Tidak dapat terpungkiri jika kemandirian perempuan seringkali mengharuskan tampil sebagai perempuan dan bangga dengan identitasnya. Kemandiriannya tidak boleh lebur menjadikannya sebagai laki-laki, dan tidak juga menjadikan mereka harus mengalah dengan mengorbankan kepentingan. Sebagai perempuan yang memiliki hak dan kewajiban sama dengan laki-laki, secara umum bukti tentang perempuan dalam masyarakat muslim kurun awal mengisyaratkan bahwa secara…

Baca Lengkapnya

Perempuan Muslim di Era Modern

Sumber Gambar: arahnusa.id Perempuan muslim di era modern menghadapi tantangan besar dalam menyeimbangkan peran domestik dan profesional. Islam telah memberikan hak-hak perempuan dengan jelas, termasuk kebebasan berkarya dan berkontribusi di masyarakat, selama tetap dalam batasan syariat. Namun, dalam praktiknya, mereka sering kali terhadapkan pada ekspektasi sosial yang berat, baik di lingkungan keluarga maupun dunia kerja….

Baca Lengkapnya
Pelecehan

Transportasi Publik dan Ironi Pelecehan

Pewartaan kekerasan dan pelecehan seksual dari berbagai media mengundang keprihatinan yang mendalam. Salah satunya kasus di ranah transportasi umum atau publik. Tindakan amoral itu sudah banyak terjadi di mana-mana, di kantor, supermarket, tempat wisata, mal, dan angkutan umum. Ironisnya korban penodaan seksual itu tidak hanya perempuan normal, akan tetapi juga perempuan penyandang cacat. Padahal, transportasi…

Baca Lengkapnya